MAKI Beri Waktu 3 Bulan untuk KPK Tetapkan Boediono Tersangka

    Metrobatam, Jakarta – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman memberi tenggat waktu tiga bulan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi bailout Bank Century.

    Dalam putusan tu, hakim memerintahkan KPK untuk segera memproses Boediono dan sejumlah nama lainnya dalam kasus yang merugikan negara Rp6,7 triliun tersebut.

    Boyamin mengatakan demikian saat menyambangi Kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis (12/4). Boyamin tiba bersama istri dan Putri terpidana kasus korupsi Bank Century Budi Mulya, yakni Anne dan Nadia Mulya.

    “Saya ke sini ya menyampaikan surat permintaan untuk dilaksanakan Keputusan itu, saya lampiri putusan praperadilan,” kata Boyamin.

    Surat permintaan kepada KPK itu dilampiri dengan surat putusan praperadilan PN Jaksel nomor 24/Pid.Prap/2018/Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Putusan itu memerintahkan KPK melanjutkan penanganan kasus Century dan segera memproses hukum Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede, dan kawan-kawan dalam kasus mega korupsi tersebut.

    Boyamin meminta agar KPK segera menindaklanjuti putusan tersebut. Dia memberi tenggat waktu sampai tiga bulan ke depan untuk menetapkan tersangka baru terhadap nama-nama yang dimaksud hakim dalam putusannya.

    Jika tidak, Boyamin mengaku akan kembali mengajukan praperadilan dengan tuntutan penggantian kerugian negara pada kasus itu yang dibebankan kepada para pimpinan KPK.

    “Saya pribadi ngasih tenggat waktu maksimal tiga bulan. Kalau belum (ditindaklanjuti), ya nanti mungkin saya mengambil opsi untuk gugat praperadilan lagi dengan ganti rugi,” ujar dia.

    “Jadi kalau ganti ruginya Century Rp8 triliun, ya nanti saya minta potong gajinya pimpinan KPK sebesar 10 persen lah untuk mengganti itu sampai (pimpinan) pensiun,” kata Boyamin.

    Terkait lamanya penuntasan KPK terhadap kasus skandal Bank Century ini, Boyamin menduga ada faktor kepentingan. Padahal, menurut Boyamin, segala bukti sudah cukup untuk menyeret sejumlah nama yang diduga terlibat.

    “Barang buktinya sudah ada. Sudah ada audit BPK, ada saksi, ada dokumen-dokumen plus kemudian ditambah putusan Budi Mulya, itu kan sudah kuat,” ujarnya.

    “Semestinya langsung jalan sehari atau dua hari itu tinggal membuat sprindik dan penetapan tersangka baru bagi yang lainnya itu,” kata Boyamin.

    Klarifikasi Anak Budi Mulya

    Di satu sisi, putri Budi Mulya, Nadia Mulya menambahkan perihal kasus yang menjerat ayahnya. Nadia menyebut, Budi Mulya yang saat itu menjabat sebagai Deputi Bidang Moneter Bank Indonesia bukanlah pengambil keputusan dalam penyelamatan Bank Century. Nadia menyebut, ayahnya hanya sebatas pelaksana atas putusan yang dibuat oleh atasannya.

    “Jadi kalau mau bilang kasus century itu tidak bisa hanya Budi Mulya seorang. Bapak saya tidak terlibat sama sekali dalam proses apapun untuk bailout, tapi kenapa semua hukuman seperti diberikan kepada dia seorang,” kata Nadia.

    Mengenai kasus skandal korupsi Bank Century terakhir kali proses hukum yang dilakukan KPK ketika menetapkan Budi Mulya dan Siti Chalimah Fadjrijah pada 2012 lalu. Budi saat itu menjadi Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa, sedangkan Siti merupakan Deputi Gubernur BI Bidang VI Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah.

    Budi sudah divonis hakim dan tengah menjalani masa hukuman di penjara, sementara Siti meninggal dunia dalam perjalanan proses hukumnya.

    Penyelamatan Bank Century pada 2008 berujung petaka. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Bank Indonesia memutuskan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

    Atas keputusan itu, Bank Century mendapat dana FPJP sebesar Rp689,39 miliar dari BI dan suntikan modal dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebanyak Rp6,7 triliun.

    Saat itu, KSSK diketuai Sri Mulyani Indrawati yang sekaligus Menteri Keuangan, sementara Gubernur BI masih dijabat Boediono. (mb/cnn indonesia)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Dukung Pemerintah, 2019 Golkar Target 6 Kursi di DPRD Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Tanjungpinang, Ade Angga menargetkan 6 kursi suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang. Menurut,...

    Komisi III DPRD Kepri Tinjau Pembangunan Drainase

    Metrobatam.com, Batam - Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau bersama dengan Dinas PUPR melakukan peninjauan lapangan pembangunan dan perbaikan saluran air di Kelurahan Baloi...

    Ketua DPRD Provinsi Kepri Terima Kunjungan KPU Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak menerima kunjungan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau, Senin (16/7). Rombongan KPU...

    Alfin Minta Kader PKS Tanjungpinang Rebut Pimpinan Dewan

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tanjungpinang, Alfin memimpin pendaftaran Caleg Partainya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota...

    Danlantamal IV Beri Pembekalan Peserta Ssda Ppra Vlii Lemhannas RI

    Metrobatam.com - Tanjungpinang 17 Juli 2018,…. Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memberikan pembekalan...

    Danlantamal IV Sambut Kedatangan Wagub Lemhannas RI

    Metrobatam.com - Tanjungpinang 16 Juli 2018, Komandan Pangakalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menyambut kedatangan...

    Satkat Koarmada I Laksanakan Sosialisasi Bela Negara di SMA Negeri 1 Bintan.

    Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada I (Koarmada I) melaksanakan sosialisasi Bela Negara kepada siswa baru Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan tersebut berlangsung di...

    KPU BC Batam Amankan Shabu berat bruto 511 gram

    Metrobatam.com - Batam, Minggu (15/07/2018) penumpang moda transportasi : Lion Air JT 970 (BTH-SUB) membawa 4 bungkus plastik bening yang diduga Methamphetamine dengan berat...

    Bea Cukai Batam Berhasil Amankan Penyelundupan Sabu Seberat Bruto 1.229Gram

    Metrobatam.com - Batam, Bea Cukai Batam bersama petugas Avsec bandara Hangnadim kembali berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dari Batam dihari yang berbeda pada hari minggu...

    Ingat, Ini Hari Terakhir Pendaftaran Bacaleg Pemilu 2019

    Metrobatam, Jakarta - Batas akhir pendaftaran bagi bakal calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota untuk Pemilu 2019 jatuh pada hari ini,...

    Jokowi Akui Mahfud MD dan TGB Masuk Daftar Cawapres

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan nama sejumlah tokoh yang hadir dalam Kuliah Umum Akademi Bela Negara Partai Nasdem masuk dalam kantongnya sebagai...

    Penyelundupan 5 Kg Sabu di Perairan Asahan Sumut Berhasil Digagalkan

    Metrobatam, Jakarta - Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Pangakalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA), Sumatera Utara (Sumut) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba...
    BAGIKAN