Management PT Cladtek dan Serikat Pekerja Kata Sepakat Didepan Komisi IV DPRD Batam

1447
Anggota Komisi IV DPRD Batam saat memberikan pemaparan hasil pertemuan dengan pihak perusahaan kepada ratusan karyawan PT. Cladtek Bi-Metal Manufacturing ( Foto : Dinamikakepri)

Metrobatam.com, Batam – Ratusan karyawan PT Cladtek dari Departemen Produksi, khusunya bagian Welding Overlay kembali masuk kerja. Hal tersebut setelah pihak management PT Cladtek dan Serikat Pekerja (SP) menemukan kata sepakat, Selasa (3/4) di ruang pertemuan PT Cladtek, Batuampar.

Pertemuan dan kata sepakat tersebut tercapai di depan rombongan Komisi IV DPRD Batam yang dihadiri langsung Sekretaris Komisi IV Udin P Sihaloho, Wakil Ketua Komisi IV Yunus Spi dan anggota Komisi IV Bobi Alexander Siregar, serta perwakilan Disnaker Batam Tukiman, managemen PT Cladtek dan Legalnya Fanny Iod serta Ketua SPSI Kepri Syaiful Badri Sofyan, Ketua DPC SPSI Tengku Afka dan Ketua PUK PT Cladtek Surya Sastra.

Sebagaimana diketahui bersama, yakni pada Senin (2/4) ratusan karyawan permanen PT Gladtek yang berlokasi di Batuampar tersebut tertahan di luar pagar perusahaan. Mereka tidak diperbolehkan masuk kerja sebelum menandatangani surat perjanjian yang disodorkan oleh managemen perusahaan. Pada Selasa (3/4) pagi karyawan mendatangi DPRD Batam untuk RDP yang disusul dengan kunjungan Komisi IV ke lokasi perusahaan.

Usai perundingan, Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho dihadapan ratusan pekerja PT Cladtek mengatakan bahwa sesuai hasil kesepakatan antara managemen dengan serikat pekerja disepakati mulai hari ini atau paling lambat besok, Rabu (4/4) seluruh pekerja yang sebelumnya tidak boleh masuk, kembali masuk dan bekerja seperi biasa.

“Sesuai kesepakan kita, ratusan pekerja yang sebelumnya tidak boleh masuk, kini boleh masuk kembali,” tegas Udin.

Dijelaskan Politisi PDIP ini, bahwa sebelumnya terjadi miskomunikasi antara managemen dengan pihak serikat. Dimana perjanjian yang dimaksudkan oleh serikat hanyalah sebuah pemberitahuan semata. Begitu juga di pihak managemen, karena menurut mereka pemberitahuan tersebut harus ditandatangani.

“Hanya miskomunikasi, dan sudah kita dapatkan kata sepakat,” ungkapnya.

Ketua SPSI Kepri, Syaiful Badri Sofyan mengaku menyambut baik hasil pertemuan tersebut, namun demikian ia mengingatkan semua pihak agar mengikuti aturan main sebagaimana disammpaikan oleh Disnaker di pertemuan.

“Kita sepakati apa yang sudah disepakati bersama, sembari poin-poin pemberitahuan tersebut kita bahas lebih lanjut untuk menjadi poin PKB,” ungkapnya.

Begitu juga ditambahkan oleh Tengku Afka Asri selaku Ketua DPC SPSI, bahwa keberadaan serikat harusnya dirangkul dan diajak untuk berunding bilamana terjadi persoalan. Karenanya, ia menyambut baik terjadinya perundingan tersebut.

“Inilah yang kita harapkan, ketika terjadi persoalan kita dudukkan bersama untuk mencari solusi,” tambahnya.

Sementara itu, Fanny Iood Siregar selaku Legal PT Cladtek mengatakan bahwa berbagai perubahan yang terjadi dan dilakukan oleh managemen sebagai upaya untuk meningkatkan produksi perusahaan. Karenanya ia berupaya agar perubahan tersebut sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan.

“Ini semata-mata untuk peningkatan produksi perusahaan, dan saya sudah ingatkan agar setiap perubahan sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di negara Indoenesia,” terangnya.

Setelah seluruh hasil pertemuan disampaikan, rombongan Komisi IV DPRD Batam bersama Disnaker Batam meninggalkan lokasi, begitu keberadaan ratusan pekerja mulai beraktivitas kembali, begitu juga yang masuk di ship malam.

 

(sumber : Haluankepri)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...

Helikopter Jatuh di Morowali, 1 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Sebuah helikopter jatuh di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah. Satu orang tewas dalam insiden itu, tetapi...
BAGIKAN