Mantan Teroris : Pelaku Teror Thamrin Amatiran

    139
    Mantan teroris Ali Fauzi Manzi  (Foto Nur Azizah)
    Mantan teroris Ali Fauzi Manzi (Foto Nur Azizah)

    Metrobatam.com, Jakarta – Ali Fauzi Manzi, mantan anggota militer MILF angkatan 94 juga mantan teroris, dia menilai pelaku aksi teror bom yang terjadi di Jalan MH Thamrin, pada 14 Januari 2016, masih tegolong amatir. Hal tersebut diketahuinya berdasarkan dari kualitas bom yang digunakan pelaku teror.

    Adik terpidana kasus terorisme Ali Imron ini memang terkenal dengan keahliannya dalam merakit bom. Sehingga, ia pun dapat membedakan seberapa baik kualitas bom tersebut.

    “Itu mah bom ecek-ecek. Cuma modal Rp 400 ribu. Pelaku teror yang kemarin masih amatir. Mereka gagal,” kata Ali usai mengisi diskusi ‘Membedah Pola Gerakan Radikal di Indonesia’ di Gedung Sasana Widya Sarwono, LIPI, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2016).

    Ali pun tak asing dengan salah seorang terduga pelaku teror Afif alias Sunakin. Pasalnya, Afif yang turut tewas dalam kejadian itu merupakan salah seorang muridnya dalam merakit bom.

    Menurut dia, sikap radikal Afif meningkat selama mendekam di balik jeruji besi. Tak hanya Afif, kata dia, banyak narapidana teroris lain yang semakin radikal selama dipenjara.

    “Karena mereka kembali dengan komunitasnya lagi. Tambah radikal. Seharusnya teroris dibuatkan kamar khusus yang hanya dihuni satu orang,” tutur mantan anggota Al-Qaeda itu.

    Ia pun menyarankan agar adanya penguatan pemahaman agama Islam yang toleran dan pendekatan persuasif untuk mencegah masuknya paham kelompok radikal. Sebab, dirinya berhasil keluar dari gerakan radikal lantaran adanya pendekatan persuasif dari salah satu peneliti di Kementerian Agama.

    “Berkat beliau saya bisa ‘sembuh’. Pendekatan persuasif itu sangat penting. Saya juga ditawarkan untuk melanjutkan sekolah S2,” ungkapnya.

    Terkait sosok Bahru Naim yang disebut sebagai otak teror bom Thmarin, Mantan guru perakit bom di Filipina ini menilai sosok Bahru Naim bukanlah seorang yang istimewa seperti yang digembor-gemborkan polisi.

    Saat ini, Ali mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Lamongan, Jawa Timur. Dirinya juga kerap diundang ke Malaysia untuk mengajar. Tak hanya itu, kini, mantan Komandan Milisi Ambon itu menjadi pendamping mantan dan korban teroris.
    (metrotv)

    BERITA TERKINI

    Pangarmabar Beri Paket Sembako pada Masyarakat Kampung Nelayan di Tanjung Uban

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos, menutup Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar tahun 2017 di...

    PT Zisra Dwi Jaya (Member of Bidar Timur Group) Rekrut Sekitar 1000 Pekerja dari...

    Metrobatam.com, Batam - Pada tanggal (22/05/17) di Hotel Harmoni One Batam Centre, Business dan Development Director PT Zisra Dwi Jaya (Member of Bidar Timur...

    BPJS Kesehatan Kembali Raih WTP

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), secara berturut-turut selama 3 tahun ini kembali...

    83 Prajurit Marinir Yonmarhanlan IV Tanjungpinang Renang Laut Menempuh Jarak 2 Mil Laut

    Metrobatam.com, Tanjungpinang -Sebanyak 83 Orang prajurit Yonharmarlan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan IV Tanjungpinang melaksanakan latihan renang laut mengambil lokasi jembatan Pulau Dompak dan finish...

    Seperti Ini Surat Lengkap Ahok dari Tahanan Mako Brimob

    Metrobatam, Jakarta - Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membacakan surat Ahok yang ditulis tangan dalam konferensi pers, Selasa (23/5). Surat ini dibacakan...

    Inggris: Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande Renggut 22 Nyawa

    Manchester - Korban jiwa akibat ledakan usai konser penyanyi terkenal AS, Ariana Grande di Manchester, Inggris telah bertambah. Kepolisian Inggris menyatakan sebanyak 22 orang...

    PBNU Buat Pusat Komando Tangkal Konten Radikal dan Hoax

    Metrobatam, Jakarta - Ketua PBNU Said Aqil Siroj menyatakan keprihatinannya terhadap konten radikal dan berita bohong yang saat ini dengan mudah tersebar di media...

    Ratu Swedia Harapkan Batik Indonesia Semakin Berkembang

    Metrobatam, Jakarta - Ratu Swedia Silvia memiliki ketertarikan pada hal-hal yang bersifat tradisional di Indonesia. Salah satu ketertarikannya adalah batik yang dinilai sebagai ciri...

    KPK Curigai Integritas Kepala Daerah yang Tak Takut Istri

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang menyebut salah satu tolak ukur integritas kepala daerah adalah rasa takut pada ibu atau...

    Luhut: Tidak Ada Ideologi Lain Selain Pancasila

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berencana membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dianggap tidak sesuai dengan ideologi Pancasila. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan...

    Di Depan Umum, 5 Algojo Cambuk Pasangan Gay

    Metrobatam, Banda Aceh - Pasangan sejenis (gay) yang ditangkap warga di Banda Aceh menjalani hukuman cambuk hari ini. Mereka masing-masing dicambuk 82 kali setelah...

    Di DPR, Kapolri Kembali Bantah Kriminalisasi Rizieq Shihab cs

    Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah tudingan kriminalisasi terhadap pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab dan Sekretaris Jenderal FUI Al-Khaththath. Tito menjelaskan...