Mantan Teroris : Pelaku Teror Thamrin Amatiran

    168
    Mantan teroris Ali Fauzi Manzi  (Foto Nur Azizah)
    Mantan teroris Ali Fauzi Manzi (Foto Nur Azizah)

    Metrobatam.com, Jakarta – Ali Fauzi Manzi, mantan anggota militer MILF angkatan 94 juga mantan teroris, dia menilai pelaku aksi teror bom yang terjadi di Jalan MH Thamrin, pada 14 Januari 2016, masih tegolong amatir. Hal tersebut diketahuinya berdasarkan dari kualitas bom yang digunakan pelaku teror.

    Adik terpidana kasus terorisme Ali Imron ini memang terkenal dengan keahliannya dalam merakit bom. Sehingga, ia pun dapat membedakan seberapa baik kualitas bom tersebut.

    “Itu mah bom ecek-ecek. Cuma modal Rp 400 ribu. Pelaku teror yang kemarin masih amatir. Mereka gagal,” kata Ali usai mengisi diskusi ‘Membedah Pola Gerakan Radikal di Indonesia’ di Gedung Sasana Widya Sarwono, LIPI, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2016).

    Ali pun tak asing dengan salah seorang terduga pelaku teror Afif alias Sunakin. Pasalnya, Afif yang turut tewas dalam kejadian itu merupakan salah seorang muridnya dalam merakit bom.

    Menurut dia, sikap radikal Afif meningkat selama mendekam di balik jeruji besi. Tak hanya Afif, kata dia, banyak narapidana teroris lain yang semakin radikal selama dipenjara.

    “Karena mereka kembali dengan komunitasnya lagi. Tambah radikal. Seharusnya teroris dibuatkan kamar khusus yang hanya dihuni satu orang,” tutur mantan anggota Al-Qaeda itu.

    Ia pun menyarankan agar adanya penguatan pemahaman agama Islam yang toleran dan pendekatan persuasif untuk mencegah masuknya paham kelompok radikal. Sebab, dirinya berhasil keluar dari gerakan radikal lantaran adanya pendekatan persuasif dari salah satu peneliti di Kementerian Agama.

    “Berkat beliau saya bisa ‘sembuh’. Pendekatan persuasif itu sangat penting. Saya juga ditawarkan untuk melanjutkan sekolah S2,” ungkapnya.

    Terkait sosok Bahru Naim yang disebut sebagai otak teror bom Thmarin, Mantan guru perakit bom di Filipina ini menilai sosok Bahru Naim bukanlah seorang yang istimewa seperti yang digembor-gemborkan polisi.

    Saat ini, Ali mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Lamongan, Jawa Timur. Dirinya juga kerap diundang ke Malaysia untuk mengajar. Tak hanya itu, kini, mantan Komandan Milisi Ambon itu menjadi pendamping mantan dan korban teroris.
    (metrotv)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

    Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

    Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

    Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

    Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

    Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

    Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

    Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

    Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

    Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

    Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

    Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

    Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

    Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

    Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

    Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

    Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

    Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
    BAGIKAN