Mantri di RSUD Karimun Ditangkap Usai Pesta Sabu

2050

Metrobatam.com, Karimun – Peredaran narkotika tidak hanya melibatkan masyarakat umum, barang haram itu ternyata mulai menyentuh tenaga kesehatan. Buktinya, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun menangkap salah seorang mantri kesehatan inisial EZ yang bertugas di RSUD Karimun. Ia kedapatan menyimpan dua paket sabu-sabu di rumahnya, Kolong Atas, Kelurahan Seilakam Barat, Selasa (5/4) siang.

“Saat digerebek di rumahnya, kami menemukan dua paket sabu-sabu ukuran kecil. Sehari-harinya, pelaku mengaku bertugas di RSUD Karimun. Saat ditangkap pelaku tak dapat berkutik karena barang bukti ditemukan di kamarnya,” ungkap Kasat Resnakorba Polres Karimun AKP Hendriyanto, Rabu (6/4) siang.

Hendriyanto menyebut, saat digerek pelaku sedang bersama dua orang temannya. Diduga, mereka usai melakukan pesta narkoba. Sebab, di rumah pelaku juga ditemukan alat hisap berupa bong. Saat itu juga ketiganya langsung digiring ke Mapolres Karimun untuk pengembangan.

“Kami baru menetapkan satu orang tersangka atas nama EZ, sementara temannya masih dalam pemeriksaan. Status keduanya masih sebagai saksi. Kami akan melakukan tes urine bagi keduanya. Jika dalam perkembangan penyelidikan keduanya terbukti sebagai pengedar, maka bisa jadi statusnya menjadi tersangka,” jelas Hendriyanto.

Kapolres Karimun AKBP I Made Suka Wijaya saat ditemui di ruang serbaguna Kantor Bupati Karimun, membenarkan adanya penangkapan pelaku narkoba yang melibatkan petugas medis di Karimun. Hanya saja, Kapolres belum mau menjelaskan identitas pelaku dan berapa barang bukti yang berhasil disita.

“Benar, ada penangkapan yang dilakukan anggota kami, pada Selasa siang. Tapi, belum bisa saya sampaikan sekarang. Nanti kasusnya akan kami ekspos secara. Informasinya, ada beberapa orang tersangka yang berhasil ditangkap, namun barang buktinya cuma sedikit. Nantilah kami rilis secara resmi,” tuturnya.

Tertangkapnya mantri kesehatan yang bertugas di RSUD Karimun karena kedapatan menyimpan sabu-sabu itu menjadi pembicaraan hangat warga Karimun. Warga tak menyangka kalau selama ini mantri yang juga membuka praktek di Kolong itu memakai narkoba. Apalagi, saat penggerebekan di rumahnya dilakukan pada siang hari yang disaksikan masyarakat banyak.

“Kami melihat banyak polisi di rumah Pak Mantri itu, kami fikir ada apa? Awalnya kami kira ada sekelompok orang yang hendak memberikan sumbangan ke masjid yang tengah dibangun. Karena, lokasi rumahnya tak jauh dari masjid. Apalagi, kami dengar mereka mencari-cari Pak RT juga, rupanya ada penangkapan pelaku narkoba,” ungkap salah seorang warga Karimun.

Sumber Haluan Kepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...