Marak Peredaran Obat PCC, BPOM: Jangan Beli Obat Selain di Apotek

8748
Ilustrasi Pil PCC

Metrobatam.com, Jakarta – Kabag Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko menyatakan pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) perlu dilakukan pengawasan oleh BPOM dan Polri dalam peredaran di masyarakat. Obat PCC tidak masuk dalam jenis narkotika karena Kemenkes pernah mencabut peredarannya. 

“Nah ternyata dalam praktiknya itu lebih banyak disalahgunakan makanya Kemenkes tahun 2013 sudah mencabut peredaran obat di maksud. Tidak boleh diproduksi lebih banyak disalahgunakan atau daripada efek manfaatnya. Produksinya pun pasti ilegal karena izin sudah dicabut,” kata Kombes Sulistiandriatmoko saat berbincang awak media, Jumat (15/9/2017).

Sebab itu, lanjut Sulistiandriatmoko menyatakan peredaran obat PCC merupakan tanggung jawab BPOM dan Polri. Sebab, BNN hanya tunduk dengan undang-undang narkotika.

“Kalau misalnya ada terjadi penyalahgunaan seperti di Kendari dan Banjarmasin yang harus offensif merahasia dan melakukan pengawasan ya BPOM dan Polri dan dalam hal ini BNN tak memiliki kewenangan hal itu. BNN hanya tunduk UU narkotika sementara PCC dia murni obat tidak tunduk UU narkotika,” ujar Sulistiandriatmoko.

Sementera itu dihubungi terpisah, Direktur Bidang Pengawasan Distribusi Obat BPOM Hans G Kakerissa mengaku akan mencegah korban banyak di masyarakat akibat peredaran obat PCC tersebut. Pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat agar mendapatkan obat di sarana pelayanan.

“Cara kami edukasi masyarakat dan masayarakat jangan mendapatkan obat dari tempat tidak mendapatkan obat sesuai peraturan pemerintah masyarakat boleh mendapatkan obat dari sarana pelayananan seperti apotek, rumah sakit, Puskemas, dan klinik. Dengan cara itu masyarakat bisa terhindar penyalahgunaan obat dan obat ilegal seperti PCC,” ujar Hans.

Atas peredaran itu, Hans menyatakan pihaknya akan melakukan aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan penyalahgunaan obat sudah masif di masyarakat.

“BPOM selalu melakukan pengawasan ketat dan kerja sama dinas terkait dan polisi jalur ilegal agar tidak sampai ke masyarakat. Tapi satu hal perlu dicatat 4 Oktober akan melakukan aksi nasional pemberantasan obat kita canangkan nasional agar komponen bangsa bisa mencegah penyalahgunaan obat. Penyalahgunan obat sudah masif di masyarakat oleh sebab itu aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat bagaimana aksi pencegahan dan penindakan pelaku kejahatan di bidang obat,” kata Hans.

Menurut Hans, obat PCC tersebut masuk kategori obat keras, namun Kemenkes mengkategorikan obat PCC sebagai obat ilegal.

“PCC itu paracetamol caffein carisoprodol itu tidak masuk narkotika, dia masuk kategori obat keras. PCC itu bukan obat itu, PCC produk ilegal. Produk ilegal jadi masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus PCC, bahan berbahaya, produk ilegal bahan berbahaya, masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus pcc,” ucap Hans.

Polisi sebelumnya menyatakan pil PCC bisa berdampak halusinasi hingga gangguan saraf otak. Namun dalam kasus di Kendari, Sulawesi Tenggara, ada yang langsung mengonsumsi 5 butir sekaligus.

“(Dosis yang dikonsumsi) bukan hanya satu butir, tapi 1 sampai 5 butir, kemudian berdampak kepada halusinasi sampai kepada gangguan saraf otak,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Detikcom

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

“Cetar” Akhir Tahun Bersama bright PLN Batam

Metrobatam.com, Batam - Melanjutkan pelaksanaan PLN Fair yang digelar pada  Oktober, bright PLN Batam kembali memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Batam. Program bright PLN...

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...

Turnamen Badminton Tering Raya Terus Dipenuhi Penonton

Metrobatam.com, Batam - Pelaksanaan Open Turnamen Badminton Tering Raya terus dipenuhi penonton. Memasuki pertandingan hari ke-tiga, antusias penonton makin ramai saja. "Dari jadwal pertandingan yang...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...
BAGIKAN