Marak Peredaran Obat PCC, BPOM: Jangan Beli Obat Selain di Apotek

8756
Ilustrasi Pil PCC

Metrobatam.com, Jakarta – Kabag Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko menyatakan pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) perlu dilakukan pengawasan oleh BPOM dan Polri dalam peredaran di masyarakat. Obat PCC tidak masuk dalam jenis narkotika karena Kemenkes pernah mencabut peredarannya. 

“Nah ternyata dalam praktiknya itu lebih banyak disalahgunakan makanya Kemenkes tahun 2013 sudah mencabut peredaran obat di maksud. Tidak boleh diproduksi lebih banyak disalahgunakan atau daripada efek manfaatnya. Produksinya pun pasti ilegal karena izin sudah dicabut,” kata Kombes Sulistiandriatmoko saat berbincang awak media, Jumat (15/9/2017).

Sebab itu, lanjut Sulistiandriatmoko menyatakan peredaran obat PCC merupakan tanggung jawab BPOM dan Polri. Sebab, BNN hanya tunduk dengan undang-undang narkotika.

“Kalau misalnya ada terjadi penyalahgunaan seperti di Kendari dan Banjarmasin yang harus offensif merahasia dan melakukan pengawasan ya BPOM dan Polri dan dalam hal ini BNN tak memiliki kewenangan hal itu. BNN hanya tunduk UU narkotika sementara PCC dia murni obat tidak tunduk UU narkotika,” ujar Sulistiandriatmoko.

Sementera itu dihubungi terpisah, Direktur Bidang Pengawasan Distribusi Obat BPOM Hans G Kakerissa mengaku akan mencegah korban banyak di masyarakat akibat peredaran obat PCC tersebut. Pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat agar mendapatkan obat di sarana pelayanan.

“Cara kami edukasi masyarakat dan masayarakat jangan mendapatkan obat dari tempat tidak mendapatkan obat sesuai peraturan pemerintah masyarakat boleh mendapatkan obat dari sarana pelayananan seperti apotek, rumah sakit, Puskemas, dan klinik. Dengan cara itu masyarakat bisa terhindar penyalahgunaan obat dan obat ilegal seperti PCC,” ujar Hans.

Atas peredaran itu, Hans menyatakan pihaknya akan melakukan aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan penyalahgunaan obat sudah masif di masyarakat.

“BPOM selalu melakukan pengawasan ketat dan kerja sama dinas terkait dan polisi jalur ilegal agar tidak sampai ke masyarakat. Tapi satu hal perlu dicatat 4 Oktober akan melakukan aksi nasional pemberantasan obat kita canangkan nasional agar komponen bangsa bisa mencegah penyalahgunaan obat. Penyalahgunan obat sudah masif di masyarakat oleh sebab itu aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat bagaimana aksi pencegahan dan penindakan pelaku kejahatan di bidang obat,” kata Hans.

Menurut Hans, obat PCC tersebut masuk kategori obat keras, namun Kemenkes mengkategorikan obat PCC sebagai obat ilegal.

“PCC itu paracetamol caffein carisoprodol itu tidak masuk narkotika, dia masuk kategori obat keras. PCC itu bukan obat itu, PCC produk ilegal. Produk ilegal jadi masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus PCC, bahan berbahaya, produk ilegal bahan berbahaya, masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus pcc,” ucap Hans.

Polisi sebelumnya menyatakan pil PCC bisa berdampak halusinasi hingga gangguan saraf otak. Namun dalam kasus di Kendari, Sulawesi Tenggara, ada yang langsung mengonsumsi 5 butir sekaligus.

“(Dosis yang dikonsumsi) bukan hanya satu butir, tapi 1 sampai 5 butir, kemudian berdampak kepada halusinasi sampai kepada gangguan saraf otak,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Detikcom

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...

Pengamat: Habib Rizieq Tak Bernyali Seperti Buya Hamka

Metrobatam, Jakarta - Langkah Habib Rizieq Shihab kabur ke Arab Saudi untuk menghindari pemeriksaan polisi sejak April 2017 merupakan sikap tak terpuji dan melawan...

Bareskrim Tangkap 18 Orang Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Dittipidsiber Bareskrim) menangkap sebanyak 18 orang terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan penyebaran berita...

Liga Champions: Sevilla-MU Berakhir Imbang Tanpa Gol

Sevilla - Tidak ada pemenang dalam pertandingan Sevilla melawan Manchester United. Kedua tim bermain imbang tanpa gol alias 0-0. Melakoni laga leg I babak 16...

Sempat Tertinggal, Madrid Kalahkan Leganes 3-1

Leganes - Real Madrid naik ke peringkat ketiga di klasemen sementara La Liga. Los Blancos menang 3-1 atas Leganes meski sempat ketinggalan lebih dulu. Pertandingan...

Ketua MK Arief Hidayat Kembali Dilaporkan ke Dewan Etik

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat kembali dilaporkan ke dewan etik. Kali ini Arief dilaporkan Majelis Anti Korupsi (MAK) terkait dugaan...
BAGIKAN