Marak Peredaran Obat PCC, BPOM: Jangan Beli Obat Selain di Apotek

8740
Ilustrasi Pil PCC

Metrobatam.com, Jakarta – Kabag Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko menyatakan pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) perlu dilakukan pengawasan oleh BPOM dan Polri dalam peredaran di masyarakat. Obat PCC tidak masuk dalam jenis narkotika karena Kemenkes pernah mencabut peredarannya. 

“Nah ternyata dalam praktiknya itu lebih banyak disalahgunakan makanya Kemenkes tahun 2013 sudah mencabut peredaran obat di maksud. Tidak boleh diproduksi lebih banyak disalahgunakan atau daripada efek manfaatnya. Produksinya pun pasti ilegal karena izin sudah dicabut,” kata Kombes Sulistiandriatmoko saat berbincang awak media, Jumat (15/9/2017).

Sebab itu, lanjut Sulistiandriatmoko menyatakan peredaran obat PCC merupakan tanggung jawab BPOM dan Polri. Sebab, BNN hanya tunduk dengan undang-undang narkotika.

“Kalau misalnya ada terjadi penyalahgunaan seperti di Kendari dan Banjarmasin yang harus offensif merahasia dan melakukan pengawasan ya BPOM dan Polri dan dalam hal ini BNN tak memiliki kewenangan hal itu. BNN hanya tunduk UU narkotika sementara PCC dia murni obat tidak tunduk UU narkotika,” ujar Sulistiandriatmoko.

Sementera itu dihubungi terpisah, Direktur Bidang Pengawasan Distribusi Obat BPOM Hans G Kakerissa mengaku akan mencegah korban banyak di masyarakat akibat peredaran obat PCC tersebut. Pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat agar mendapatkan obat di sarana pelayanan.

“Cara kami edukasi masyarakat dan masayarakat jangan mendapatkan obat dari tempat tidak mendapatkan obat sesuai peraturan pemerintah masyarakat boleh mendapatkan obat dari sarana pelayananan seperti apotek, rumah sakit, Puskemas, dan klinik. Dengan cara itu masyarakat bisa terhindar penyalahgunaan obat dan obat ilegal seperti PCC,” ujar Hans.

Atas peredaran itu, Hans menyatakan pihaknya akan melakukan aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan penyalahgunaan obat sudah masif di masyarakat.

“BPOM selalu melakukan pengawasan ketat dan kerja sama dinas terkait dan polisi jalur ilegal agar tidak sampai ke masyarakat. Tapi satu hal perlu dicatat 4 Oktober akan melakukan aksi nasional pemberantasan obat kita canangkan nasional agar komponen bangsa bisa mencegah penyalahgunaan obat. Penyalahgunan obat sudah masif di masyarakat oleh sebab itu aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat bagaimana aksi pencegahan dan penindakan pelaku kejahatan di bidang obat,” kata Hans.

Menurut Hans, obat PCC tersebut masuk kategori obat keras, namun Kemenkes mengkategorikan obat PCC sebagai obat ilegal.

“PCC itu paracetamol caffein carisoprodol itu tidak masuk narkotika, dia masuk kategori obat keras. PCC itu bukan obat itu, PCC produk ilegal. Produk ilegal jadi masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus PCC, bahan berbahaya, produk ilegal bahan berbahaya, masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus pcc,” ucap Hans.

Polisi sebelumnya menyatakan pil PCC bisa berdampak halusinasi hingga gangguan saraf otak. Namun dalam kasus di Kendari, Sulawesi Tenggara, ada yang langsung mengonsumsi 5 butir sekaligus.

“(Dosis yang dikonsumsi) bukan hanya satu butir, tapi 1 sampai 5 butir, kemudian berdampak kepada halusinasi sampai kepada gangguan saraf otak,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Detikcom

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kawasan Bumi Indah Nagoya Batam akan Dibangun Atap dengan Anggaran 7 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar...

Dugaan Terima Suap Rp1,5 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Cilegon

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan...

Manchester City Hajar Crystal Palace 5-0

Metrobatam.com, Manchester - Manchester City bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris seusai mengalahkan Crystal Palace dengan skor 5-0 pada pertandingan pekan keenam di...

Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bupati Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan agar masyarakat Kabupaten Bintan bisa memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan, dirinya menggagas 3 inovasi...

Polda Kepri Kejar Tersangka Lain Penyelundupan 12 Ton Bahan Pembuat PCC

Metrobatam.com, Bintan - Polda Kepri bersama Polres Bintan masih mengejar pelaku lain atas pengungkapan kasus penyelundupan 12 ton bahan pembuat PCC pada 2 September...

Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...
BAGIKAN