Marinir Gadungan Ditangkap, Ternyata Sering Minta Jatah

1550
Foto : Ahmad Fitriyanto, Marinir gadungan yang suka memeras

Metrobatam.com, Batam – Ahmad Fitriyanto (33) alias Yanto, seorang Satpam (Security) yang bekerja disebuah perusahaan di Batam Centre, terpaksa berurusan dengan TNI, dan harus diamankan oleh anggota Marinir X Satria Bhumi Yudha (SBY) 10, saat kepergok menjalankan aksi pemerasan terhadap warga Pulau Setokok Kecamatan Galang.

Parahnya lagi, pria berpenampilan cepak serta berbadan tegap itu juga mengaku sebagai komandan marinir berpangkat Kapten yang berdinas di Batalyon Intai Amphibi Marinir 07 Belawan, Medan. Sehingga, sejak empat (4) bulan belakangan, Kapten Yanto gadungan tersebut, berhasil melakukan tindakan kriminal yang digagasnya itu, dengan bantuan Enji, mantan istrinya. Termasuk minta jatah narkoba jenis sabu ke kelompok mafia di Kampung Aceh, Simpang Dam, Mukakuning.

Komandan Batalyon Infanteri Marinir 10 SBY, Letkol Inf Mar. Anjas Wicaksono Putro MT, Opsla mengatakan, modus tersangka dalam melakukan aksi kriminalnya itu, tergolong nekat. Pasalnya, Ahmad Fitriyanto ini mengaku sebagai seorang anggota marinir yang sedang bertugas di Batam, dengan berpangkat Kapten.

“Dalam menjalankan aksi kriminalnya, Ahmad Fitriyanto ini mengaku sebagai seorang anggota marinir yang berpangkat Kapten. Sehingga, Kapten gadungan ini leluasa menakut-nakuti warga dengan melakukan penggelapan terhadap kendaraan rental,” ungkap Letkol Anjas, Selasa (24/5), siang.

Diterangkan Letkol Anjas, untuk mengungkap aksi tersangka Ahmad Fitriyanto itu, pihaknya melakukan penjebakan dengan seorang korban tabrakan dengan tersangka, Sabtu (21/5) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB di salah satu pasar.

“Kita melakukan sebuah pertemuan dengan tersangka disebuah pasar, untuk meminta pertanggungjawaban terhadap korban Suyatno, yang di tabrak oleh salah seorang komandan marinir yang berpangkat Kapten. Nah, ketika pertemuan itulah Kapten gadungan (Ahmad Fitriyanto) ini, kita tangkap. Kemudian kita amankan ke Makoyon Mar untuk dilakukan
pemeriksaan awal, sebelum diserahkan ke polisi,” terang Letkol Anjas.

Anjas menjelaskan, bahkan saat ditanyai tim intel, Ahmad Fitriyanto ini masih tetap mengaku sebagai seorang prajurit marinir yang berpangkat Kapten, berdinas di Batalyon Intai Amphibi Marinir 07 Belawan, Medan.

“Namun, ketika kita minta kartu identitasnya, ia tidak dapat memberikan identitas dengan alasan KTA-nya ketinggalan di rumah. Setelah ditanya lebih lanjut, akhirnya Ahmad Fitriyanto mengaku dia itu hanya seorang Satpam yang bekerja disebuah perusahaan di daerah Batam Centre,” papar Danyon Marinir ini.

Kemudian, tim intel marinir juga diperoleh keterangan bahwa Ahmad Fitriyanto ini sering meminta jatah ke tempat hiburan malam, dengan mengatasnamakan perwira marinir dan diperoleh pula keterangan ia telah dua kali melakukan penggelapan mobil rentalan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaaan dari pihak Intel Yonif Mar 10 SBY, Ahmad Fitriyanto ini sering meminta jatah narkoba jenis sabu kepada pengedar sabu yang berada di Simpang Kabil dan di Kampung Aceh.
Keterangan ini dikuatkan pula dengan hasil test urine tersangka yang positif,” ungkapnya.

Saat ini, imbuh Danyonif Marinir, Ahmad Fitriyanto dititipkan di ruang tahanan Batalyon 10 SBY, sebelum diserahkan ke Polresta Barelang, guna pengembangan selanjutnya.

Terkait hasil pengungkapan itu, Anjas mengimbau kepada masyarakat Batam untuk tidak mudah ditipu serta dikelabui oleh seseorang itu yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI, Polri, maupun sebagai aparatur pemerintah lainnya.

“Jika ada seseorang yang mengaku anggota marinir, serta melakukan aksi kejahatan apapun itu bentuknya. Kami minta masyarakat itu untuk dapat segera melaporkannya ke Mako Marinir ini. Pasti, itu akan kami tindaklanjuti sebagaimana ketentuan hukum di internal TNI AL Marinir, maupun tindakan hukum dari pihak penegak hukum lainnya,” tukasnya. (iwan)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Digugat Anak Kandungnya Rp.1,6 Miliar, Nenek Cicih: Saya Maafkan Mereka

Metrobatam, Bandung - Kebesaran hati ditunjukkan Cicih (78). Meski digugat empat orang anaknya, nenek Cicih masih tulus memaafkan mereka. "Saya sudah memaafkan mereka. Kasih sayang...

Ditanya Kondisi NT, Ini Jawaban Orangtua Penyerang Kiai di Lamongan

Metrobatam, Lamongan - Kiai Hakam Mubarok, korban penyerangan Pengasuh Ponpes Karangasem Lamongan, sempat bertemu orangtua NT. Dalam pertemuan itu Kiai Hakam sempat menanyakan kondisi...

Polisi Ringkus 5 Pelaku Begal Sadis Terhadap Wartawan di Batam

Metrobatam.com, Batam - Setelah sempat buron, 5 dari 7 pelaku begal sadis terhadap Handes Silaban wartawan Media Lentera Indonesia di Batam akhirnya berhasil dibekuk...

Komisi III DPRD Kepri Bersama Dinas Perkim Tinjau Lokasi untuk Pembangunan Infrastruktur di Mako...

Metrobatam.com, Batam - Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman ( Perkim ) Kepri bersama Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Selasa...

Anggota DPRD Kepri dan Anggota DPRD Batam Hadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan

Metrobatam.com, Batam - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau dilaksanakan di Kantor lurah Rempang Cate, Rabu,...

Bank BTN Siap Membantu Sertifikat Perum Air Mas

Metrobatam.com, Batam - Warga perumahan Air Mas Mandar Paradise, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau  Lakukan aksi demo di Bank BTN untuk minta keterangan sertifikat rumah mereka,...

Sebarkan Isu akan Ada Pembantaian Ulama oleh PKI, Guru SMA di Banten Ditangkap Polisi

Metrobatam, Banten - Polisi menangkap guru SMA bernama Yayi Haidar Aqua, pemilik akun Facebook Ragil Prayoga Hartajo. Yayi diduga menyebarkan hoax soal adanya pasukan...

Ratusan Advokat Bela Firman Wijaya Lawan SBY

Metrobatam, Jakarta - Sekitar 400 orang advokat secara sukarela membentuk 'Tim Advokasi Untuk Kehormatan Profesi' membela pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya untuk menghadapi proses...

KPK Sebut Upaya Nazaruddin Seharusnya Didukung

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut upaya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengungkap nama-nama yang diduga terlibat kasus korupsi seharusnya...

Sambil Santap Nasi Jambal, Mega-Jokowi Bertemu di Batu Tulis Semalam

Metrobatam, Bogor - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo di Istana Batu Tulis Bogor, semalam. Pertemuan hampir dua...

Wiranto Tegaskan Aparatur Negara Harus Netral dalam Pilkada

Metrobatam, Jakarta, - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengingatkan bahwa aparatur negara, baik sipil maupun TNI dan Polri, serta penyelenggara...

Seorang Polisi Meninggal saat Apel Kedatangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Anggota Sub Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Brigadir Kepala Dwi Sumarno meninggal dunia saat melakukan apel pengamanan rencana kedatangan...
BAGIKAN