Marketing Kalibata City Sediakan Jasa Prostitusi di 5 Tower

Metrobatam, Jakarta – Praktik prostitusi yang berlangsung di Apartemen Kalibata City, Jakarta, disebut difasilitasi oleh dua orang agen penjualan atau marketing apartemen tersebut. Modusnya, menyediakan setidaknya 17 kamar di lima tower apartemen.

Kedua agen marketing Apartemen Kalibata tersebut adalah SBR alias Obay dan TM alias Oncom. Satu orang lagi yang terlibat dalam praktik prostitusi tersebut adalah RMV. Perannya sebagai mucikari atau yang menawarkan jasa tersebut.

“Mereka adalah agen marketing properti yang secara fakta kami kumpulkan,” ujar Wadir Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/8).

Setidaknya, terdapat lima tower apartemen yang dijadikan sarang prostitusi. Sebanyak 17 unit kamar pun disiapkan untuk melangsungkan praktek tersebut.

Karena perannya sebagai agen properti itulah SBR dan TM bisa menyediakan kamar itu. Sehari-harinya, mereka menyewakan kamar dengan harga Rp300 ribu.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, karena bisa dibayangkan dari 18 tower ada lima tower yang digunakan. Di antaranya yang sudah terbukti 17 unit apartemen,” ucap Ade.

Secara keseluruhan, ia mengatakan penangkapan dilakukan terhadap 32 orang. Rinciannya,15 orang merupakan PSK dan 17 orang merupakan pelanggan. Semua pramuria tersebut dipekerjakan oleh tiga tersangka di atas. Lima oorang di antaranya masih berusia 16-18 tahun.

Selain melibatkan anak-anak sebagai penyedia jasa, mereka pun menerima dua pelanggan yang masih anak-anak untuk mendapatkan jasa dari PSK itu.

“Ini lebih memprihatinkan karena melibatkan PSK anak-anak dan juga pelanggan anak-anak,” tuturnya.

Ketiga tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

Terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pihaknya bakal menindak tegas pengelola Kalibata City.

“Kita kerja sama dengan kepolisian tindak tegas siapa yang ikut masuk ke peredaran narkoba dan prostitusi,” ucap Sandi di Jakarta Pusat, Rabu (8/8).

Pemprov DKI, lanjutnya, sudah melarang prostitusi dan narkoba di Jakarta lewat Pergub Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Sandi meminta pengelola serius melarang prostitusi anak dan peredaran narkoba.

“Pemilik apartemen hati-hati dalam menyewakan apartemen tempatnya dan pastikan bahwa tidak ada narkoba dan prostitusi di lingkungan tempat mereka berkegiatan,” ucapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur di apartemen Kalibata City, 2 Agustus.

Modus yang dijalankan sindikat ini adalah dengan menjajakan remaja putri lewat aplikasi pesan singkat Beetalk. Mereka dijajakan dengan tarif berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dragon Boat Race Tanjungpinang 2018, Diikuti 45 Tim dari 4 Negara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 45 tim yang berasal dari 4 negara mengikuti event Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2018 yang kembali digelar oleh Pemerintah...

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...
SHARE