Massa Pendemo di Kedubes AS Desak PBB Akui Kemerdekaan Palestina

912

Metrobatam, Jakarta – Massa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) mengecam pengakuan sepihak Presiden Donald Trump bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel. Mereka menuntut Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengakui kemerdekaan Palestina.

“Kami keluarga besar Nahdlatul Ulama menyampaikan sikap mendukung kemerdekaan rakyat dan negara Palestina mendesak agar PBB segera memberikan pengesahan keanggotaan negara Palestina secara resmi,” ujar Ketua Ikatan Pemuda Nahdlatul Ulama (IPNU) Asep Irfan Mujahid saat orasi di depan Kantor Kedubes AS di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (8/12).

“Serta memberikan hak yang setara sebagai rakyat dan negara yang merdeka sebagaimana amanat NU ke-33 di Jombang,” sambung Asep.

Asep menambahkan tindakan Trump tersebut merupakan klaim sepihak negara AS. Dia menyebut sikap Trump itu mengacaukan proses perdamaian antara Israel dan Palestina.

“Mengutuk keras tindakan pengakuan sepihak presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Pernyataan tersebut merupakan suatu tindakan yang akan merusak dan mengacaukan perdamaian dunia,” tegasnya.

Untuk itu, IPNU mendorong pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan hubungan diplomatik dengan AS. Jika tuntutan tak dikabulkan, mereka minta pemerintah mengusir Dubes AS dari Indonesia.

“Mendorong pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali hubungan diplomatik dengan Amerika dan menangguhkan operasionalisasi perusahaan multi nasional asal Amerika Serikat jika presiden Donald Trump tidak mencabut pernyataannya,” paparnya.

“Mengusir Dubes AS jika mengabaikan tuntutan ini,” kata Asep.

Hal senada juga disampaikan massa dari Al-Aqsa Working Group. Mereka juga minta Indonesia mengambil sikap untuk mendukung proses perdamaian di Palestina dan Israel.

“Kita menolak gagasan Donal Trump untuk memindahkan kedubes mereka ke Yerusalem itu artinya mengakui Yerusalem milik Israel. Yerusalem timur itu adalah milik Palestina asli. Kita mencoba untuk menolak dan ini mudah mudahan jadi wakil suara masyarakat Indonesia. Kita tidak tidur, tidak lalai kita mengikuti dan ikut mendukung proses perdamaian,” papar Ketua Umum Aqso Working Group Agus Sudarmaji.

Aksi tersebut juga diikuti oleh Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Mereka juga ikut berorasi bersama para pendemo lainnya.

Sementara itu di lokasi, para personel kepolisian sudah berjaga mengamankan Kedubes AS. Kendaraan anti-huru-hara juga sudah terparkir di lokasi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN