Masyarakat Diimbau Tak Mengurus Kartu BPJS Lewat Calo

307

Metrobatam, Jakarta – DF, mantan ketua RT di daerah Cipucang, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menjadi incaran polisi lantaran memalsukan kartu BPJS Kesehatan warga. Kasus ini diusut BPJS Kesehatan sejak akhir Juli 2016. BPJS mengimbau masyarakat mengurus kartu jaminan kesehatan itu tanpa perantara pihak ketiga.

“Dari awal, kita sudah bergerak secepat mungkin. Laporan ditemukannya kasus kartu palsu di Koja telah kami terima sejak Selasa, 26 Juli 2016. Esok harinya, Rabu, 27 Juli 2016, kami segera mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait,” kata Kepala Grup Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Ikhsan dalam keterangan tertulis, Jumat (5/8).

Pertemuan itu dilakukan di Kelurahan Koja dan dihadiri oleh Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat, Kepala Puskesmas Kecamatan dan Kelurahan Koja, Kepala Kelurahan Koja, ketua RW setempat, DF dan istri salah satu korban DF bernama Isti Komaesih. Dari pertemuan tersebut terungkap DF menarik biaya Rp 80 ribu per orang untuk membantu pengurusan kartu BPJS.

Namun, rantai kartu BPJS palsu ini ketahuan saat Suhanjoyo datang memeriksakan diri di Puskesmas Koja dan datanya tak ditemukan pada aplikasi P-Care. Hal ini menimbulkan kecurigaan pihak puskemas dan menanyakan kepada pasien di mana membuat kartu tersebut.

“Berdasarkan pengakuan korban, pengurusan kartu JKN-KIS miliknya dan keluarganya dilakukan oleh DF, yang pada waktu itu masih menjabat sebagai ketua RT. Biayanya Rp 80.000 per orang,” lanjutnya.

DF sempat mengaku kartu yang dibuatnya melalui Puskesmas Kecamatan Koja. Namun, pihak puskesmas membantah pernyataan tersebut.

Jumat (29/7), DF mendatangi Puskesmas Koja dan mengaku bertanggung jawab atas pembuatan kartu tersebut. Pengakuan ini pun diperkuat dengan pernyataan tertulis DF di atas kertas bermaterai.

Saat ini, seluruh korban penipuan sudah difasilitasi membuat kartu BPJS resmi secara gratis. Masyarakat pun diminta untuk mengurus pendaftaran kartu BPJS tanpa perantara calo.

“Untuk menghindari kejadian serupa terulang, sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan calo atau jasa pihak ketiga lainnya dalam mengurus pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS,” ucapnya.

Untuk mengecek status peserta, apakah sudah terdaftar, datanya valid, dan aktif, dapat dilakukan melalui pusat Informasi Call Center BPJS Kesehatan 1 500 400. Khusus untuk peserta PBPU dan Bukan Pekerja, dapat mengecek melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang dapat diunduh di aplikasi Android Google Play Store.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Punya Andil Muluskan Suap APBD, KPK Tetapkan Wali Kota Mojokerto Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Mojokerto Masud Yunus diduga punya andil menyetujui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mojokerto Wiwiet Febryanto memberikan sejumlah...

Kebut Penyidikan, Istri hingga Anak Setya Novanto di Radar KPK

Metrobatam, Jakarta - Satu per satu orang terdekat Setya Novanto dipanggil penyidik KPK. Mulai dari kolega hingga istri dan anak Novanto dimintai keterangan. KPK tengah...

Kasus Gratifikasi Bupati Kukar, KPK Sita 1 Unit Apartemen Senilai Rp3,6 Miliar

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit Apartemen mewah senilai Rp3,6 miliar dalam kasus suap dan gratifikasi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar),...

Ratusan Bentor Hingga Raja Mandailing Ramaikan Acara Adat Pernikahan Bobby-Kahiyang

Metrobatam, Medan - Ratusan becak motor atau biasa disebut bentor akan mewarnai acara adat pernikahan Bobby - Kahiyang yang akan berlangsung hari ini. Keberadaan...

Polisi Larutkan Sabu 1,3 Kilogram Asal Malaysia ke Dalam Air

Metrobatam, Nunukan - Kepolisian Resor Nunukan, Kalimantan Utara memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 1,3 kilo gram selundupan dari Malaysia. Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi menyatakan,...

Agung: Ketua DPR Pengganti Novanto Jangan yang Punya Problem

Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono bicara soal isu pergantian Ketua DPR pasca ditahannya Setya Novanto. Agung punya 1 kriteria utama,...

Dampingi Khofifah, Emil Dardak Resmi Dipecat PDIP

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader karena maju mendampingi Menteri Khofifah Indar Parawansa...

Perwira Polisi di Riau Kedapatan Bawa Bong Sabu

Metrobatam, Pekanbaru - Perwira di Polda Riau diamankan dalam kasus narkoba. Hasil tes urine, ternyata perwira itu negatif. Tetapi, dalam tasnya ada Bong alias...

Kelompok Abu Sayyaf Terdeteksi di Perbatasan RI-Malaysia

Metrobatam, Jakarta - Kelompok militan Abu Sayyaf yang dibombardir pemerintah Filipina bulan lalu terdeteksi sedang berada di wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Malaysia. "Keberadaannya itu...

Napi Kendalikan Penyelundupan 600 Ribu Ekstasi dari Belanda

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 600 ribu butir ekstasi dari Belanda ke Jakarta. Penyelundupan ekstasi diduga dikendalikan dua...

Erick Thohir Jamin Penyelenggaraan Asian Games 2018 Membanggakan

Metrobatam, Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) mencari formula matang untuk menggeber Asian Games 2018. Erick Thohir menjamin perhelatan bakal membanggakan. Selain menyiapkan dari...

Dalang Genosida Bosnia Divonis Seumur Hidup

Metrobatam, Jakarta - Pengadilan kejahatan perang PBB menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup bagi Ratko Mladic akibat dinilai terbukti melakukan genosida terhadap 8.000 pria dan...
BAGIKAN