Masyarakat Diimbau Tak Mengurus Kartu BPJS Lewat Calo

Metrobatam, Jakarta – DF, mantan ketua RT di daerah Cipucang, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menjadi incaran polisi lantaran memalsukan kartu BPJS Kesehatan warga. Kasus ini diusut BPJS Kesehatan sejak akhir Juli 2016. BPJS mengimbau masyarakat mengurus kartu jaminan kesehatan itu tanpa perantara pihak ketiga.

“Dari awal, kita sudah bergerak secepat mungkin. Laporan ditemukannya kasus kartu palsu di Koja telah kami terima sejak Selasa, 26 Juli 2016. Esok harinya, Rabu, 27 Juli 2016, kami segera mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait,” kata Kepala Grup Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Ikhsan dalam keterangan tertulis, Jumat (5/8).

Pertemuan itu dilakukan di Kelurahan Koja dan dihadiri oleh Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat, Kepala Puskesmas Kecamatan dan Kelurahan Koja, Kepala Kelurahan Koja, ketua RW setempat, DF dan istri salah satu korban DF bernama Isti Komaesih. Dari pertemuan tersebut terungkap DF menarik biaya Rp 80 ribu per orang untuk membantu pengurusan kartu BPJS.

Namun, rantai kartu BPJS palsu ini ketahuan saat Suhanjoyo datang memeriksakan diri di Puskesmas Koja dan datanya tak ditemukan pada aplikasi P-Care. Hal ini menimbulkan kecurigaan pihak puskemas dan menanyakan kepada pasien di mana membuat kartu tersebut.

“Berdasarkan pengakuan korban, pengurusan kartu JKN-KIS miliknya dan keluarganya dilakukan oleh DF, yang pada waktu itu masih menjabat sebagai ketua RT. Biayanya Rp 80.000 per orang,” lanjutnya.

DF sempat mengaku kartu yang dibuatnya melalui Puskesmas Kecamatan Koja. Namun, pihak puskesmas membantah pernyataan tersebut.

Jumat (29/7), DF mendatangi Puskesmas Koja dan mengaku bertanggung jawab atas pembuatan kartu tersebut. Pengakuan ini pun diperkuat dengan pernyataan tertulis DF di atas kertas bermaterai.

Saat ini, seluruh korban penipuan sudah difasilitasi membuat kartu BPJS resmi secara gratis. Masyarakat pun diminta untuk mengurus pendaftaran kartu BPJS tanpa perantara calo.

“Untuk menghindari kejadian serupa terulang, sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan calo atau jasa pihak ketiga lainnya dalam mengurus pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS,” ucapnya.

Untuk mengecek status peserta, apakah sudah terdaftar, datanya valid, dan aktif, dapat dilakukan melalui pusat Informasi Call Center BPJS Kesehatan 1 500 400. Khusus untuk peserta PBPU dan Bukan Pekerja, dapat mengecek melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang dapat diunduh di aplikasi Android Google Play Store.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pimpinan DPR Harap Pawai Anak TK ‘Bersenjata’ Tak Terulang

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta kasus seperti video viral yang menunjukkan anak-anak TK bercadar dan membawa replika senjata tidak...

Liga Spanyol: Madrid Awali Musim dengan Bungkam Getafe

Madrid - Real Madrid meraih tiga poin perdananya di Liga Spanyol 2018/2019. Menghadapi Getafe di pekan pertama, Los Blancos menang 2-0. Bertanding di Stadion Santiago...

Putri Gus Dur Minta Jangan Golput, Pilih Pakai Akal

Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid, berharap kalangan pecinta Gus Dur alias Gusdurian tak jadi golongan...

Hasil Liga Inggris: MU Dipermalukan Brighton 2-3

Brighton - Manchester United dipermalukan oleh Brighton & Hove Albion di lanjutan Liga Inggris 2018/2019. The Red Devils ditaklukkan dengan skor akhir 2-3. Saat melawat...

Mendikbud Minta Polemik Pawai TK Bercadar Dihentikan

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta polemik pelajar bercadar saat menggelar pawai peringataan HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Probolinggi, Jawa...

2 Anggota TNI Tewas Ditembak KKB di Papua

Metrobatam, Jayapura - 2 Anggota TNI tewas dibunuh anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tingginambut, Puncak Jaya, Papua. Kedua anggota TNI tersebut ditemukan tewas...

Menpora Akan Wujudkan Janji Bonus Rp 1,5 M untuk Defia dan Peraih Emas

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengapresiasi Defia Rosmaniar setelah sukses mendapatkan medali emas Asian Games 2018. Bonus sebesar Rp 1,5...

Heboh Rombongan Anak TK Kenakan Cadar Hitam dan Replika Senjata saat Karnaval Kemerdekaan

Metrobatam, Probolinggo - Karnaval TK perayaan kemerdekaan Ke-73 Republik Indonesia di Kota Probolinggo pada Sabtu pagi (18/8), ternyata mendapat perhatian dari para masyarakat Probolinggo...

BMKG Pastikan Gempa Lombok Timur Kali Ini Aktivitas Baru

Metrobatam, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan data terkait kekuatan gempa yang mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam data...

Masyarakat Diminta Tetap Tenang, BNPB: Tidak Ada Peningkatan Status Gunung Anak Krakatau

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tidak ada peningkatan status Gunung...

Sepanjang Hari, Anak Gunung Krakatau Meletus 576 Kali

Metrobatam.com, Lampung - Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, Lampung, tercatat mengeluarkan letusan hingga 576 kali di sepanjang hari, Sabtu (18/8). "Tinggi letusan bervariasi 100 meter...

Atlet Taekwondo Defia Rosmaniar Beri Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018

Metrobatam.com, Jakarta - Cabang olahraga taekwondo menyumbang emas pertama bagi Indonesia pada Asian Games 2018 melalui Defia Rosmaniar yang tampil di nomor poomsae individu putri di...
BAGIKAN