Materai Palsu Beredar, Inilah Cara Membedakannya

757

Metrobatam.com, Jakarta – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok baru saja mengungkap peredaran meterai palsu di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Wakil Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok Komisaris Ruly Wijayanto mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan jangan sampai terkecoh.

Ruly membeberkan cara membedakan meterai asli dan palsu dengan hanya melihat bentuk fisiknya. “Dari segi warna sudah jelas. Kalau meterai palsu, biasanya berwarna terang dan lebih cerah dari pada yang asli,” kata Ruly di Markas Komando Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu, 25 Mei 2016.

Selain itu, dari tekstur kertasnya sendiri, untuk meterai palsu cenderung lebih kasar jika dibandingkan dengan yang asli. Kertas meterai asli cenderung lebih tipis. Kemudian, pada meterai asli biasanya ada tanda khusus seperti serat tipis berwarna merah dan biru. Serat tersebut bisa dilihat dengan diterawang.

“Untuk mengungkap kasus peredaran meterai palsu ini, kepolisian sendiri meminta bantuan kepada ahlinya. Dalam hal ini khususnya adalah Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia),” kata Ruly.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Victor Inkiwirang mengingatkan bahwa biasanya modus yang digunakan pengedar meterai palsu adalah dengan menawarkan dan menjualnya di bawah harga resmi. “Masyarakat biasanya dikelabui kalau harga meterai bisa dijual murah karena diambil langsung dari distributor atau agen,” kata Victor.

Terungkapnya kasus peredaran meterai palsu ini berawal dari keresahan masyarakat di sekitar wilayah Tanjung Priok. Mereka menduga ada sekelompok orang yang mengedarkan atau menjual meterai dengan harga lebih rendah dari pasaran. “Peredaran meterai palsu ini sudah menjangkau seluruh Jakarta Utara dan Jakarta Timur,” kata Victor.

Kepolisian menduga ada jaringan besar yang melatarbelakangi peredaran meterai palsu tersebut. Saat ini, kepolisian masih akan menyelidiki lebih lanjut. Kasus diduga berbeda dari penangkapan kasus serupa yang pernah diungkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Polisi menyita setidaknya 1.950 keping meterai palsu dari pengungkapan kasus tersebut dari empat tersangka. Mereka kini dijerat dengan Pasal 257 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 253 KUHP dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang bea materai. Mereka diancam dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara.(MB/Tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Tim 11 Ulama Alumni 212 yang Bertemu Jokowi di Bogor

Metrobatam, Jakarta - Tim 11 Ulama Alumni 212 menjelaskan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (22/4). Anggota Penasihat Persaudaraan Alumni...

Tepis Amien Rais, Buya Syafii: Tak Benar Agama untuk Pemilu

Metrobatam, Magelang - Amien Rais mengatakan pentingnya sebuah pengajian disisipi unsur politik. Namun pendapat itu dimentahkan oleh Buya Syafii Maarif. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak...

Semburan Api Ledakan Sumur Minyak di Aceh hingga 100 Meter

Metrobatam, Banda Aceh – Sumur minyak tradisional di Desa Pasir Puteh, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menyemburkan api setinggi 100 meter....

Bertemu Alumni 212, Jokowi Dinilai sebagai Pemimpin Berjiwa Besar

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu 22 April 2018 bertemu perwakilan ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah...

Paspampres Wanita Kawal Jokowi di Perayaan Ekspor Xpander

Metrobatam, Jakarta - Tidak sendirian, saat menyambangi acara seremoni perdana ekspor Mitsubishi Xpander Presiden Joko Widodo terlihat dikelilingi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) perempuan....

Mahasiswa Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Kekasih

Metrobatam, Ketapang - Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berinisial Al, ditemukan tak bernyawa di losmen milik saudaranya di Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga...

Jauh Kalahkan Gerindra di Litbang Kompas, PDIP Akui Terbantu Jokowi

Metrobatam, Jakarta - PDIP unggul jauh dari Gerindra di survei Litbang Kompas dengan mendapat elektabilitas 33,3 persen. PDIP menyebut angka itu tak terlepas dari...

Tambang Minyak Ilegal di Aceh Meledak, 18 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tambang minyak ilegal di Dusun Kamar Dingin, Gampong (Desa) Pasir Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten...

Eks Ketua Pengadilan Tinggi Manado Akui Terima Suap 110 Ribu Dolar dari Politikus Golkar

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado‎, Sulawesi Utara, Sudiwardono mengakui menerima uang senilai 110 dolar Singapura dari politikus Golkar non-aktif, Aditya...

Liga Champions: Real Madrid Tekuk Bayern Munich 2-1

Munich - Real Madrid membawa pulang kemenangan dari lawatan ke markas Bayern Munich di leg I semifinal Liga Champions. El Real memetik kemenangan 2-1...

Perpres Tenaga Kerja Asing, Moeldoko: Generasi Muda Jangan Jadi Penakut!

Metrobatam, Makassar - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan agar generasi muda jangan jadi penakut bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA). Hal ini...

Dendam Kesumat Harimau Bonita hingga Serang Manusia

Metrobatam, Pekanbaru - Harimau Bonita saat ini telah dimasukkan ke dalam Pusat Rehabilitas Harimau Sumatera setelah menerkam manusia di Inhil, Riau. Lalu, apa yang...
BAGIKAN