Memanas.! Kadisdik Kepri Tolak Cairkan Dana Hibah UMRAH

441
Foto Net : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Yatim Mustafa

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Yatim Mustafa menuding
dana hibah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), peruntukannya selama ini tidak jelas. Untuk itu, dia tidak akan memberi rekomendasi pencairan dana hibah tersebut.

“Saya tegaskan tidak akan menandatangani surat rekomendasi yang diharapkan UMRAH. Saya memiliki alasan yang jelas untuk tidak memberi surat rekomendasi tersebut. Dana tersebut tidak jelas peruntukannya,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Yatim seusai mengikuti penilaian Badan Pemeriksa Keuangan terhadap laporan penggunaan anggaran Pemprov Kepri di Kantor DPRD setempat, Senin (31/5).

Bahkan Yatim siap melepaskan jabatannya kalau dana hibah itu dicairkan. Sementara tanpa surat rekomendasi dari Yatim, dana hibah itu dipastikan tidak dapat dicairkan. “Saya siap lepaskan jabatan jika dana hibah untuk UMRAH dicairkan,” ujarnya.

Yatim kembali menegaskan bahwa dana hibah yang ditunggu-tunggu UMRAH tersebut tidak akan dicairkannya meski gubernur sendiri yang meminta. Dia bersikeras tidak memberi surat rekomendasi untuk pencairan dana hibah, meski pihak UMRAH berupaya agar dana tersebut dicairkan.

Yatim menjelaskan proposal yang dibuat pihak UMRAH juga tidak pernah dikoordinasikan dengan Komisi IV DPRD Kepri dan Forum Dosen UMRAH sehingga layak dipertanyakan peruntukannya.

Menurut dia, dana hibah itu tidak dapat untuk membayar tunjangan dosen atau staf yang berstatus sebagai PNS, karena sudah mendapat gaji dan tunjangan dari pusat.

“Kondisi keuangan daerah yang defisit sehingga sulit membantu operasional UMRAH. Kalau memang pemerintah provinsi ada dana saya tegaskan lebih baik untuk beasiswa bagi mahasiswa daripada mencairkan dana hibah itu,” ujarnya.

Yatim mengatakan sejak UMRAH berdiri (2007) dan kemudian statusnya negeri, Pemerintah Kepri telah menggelontorkan ratusan miliar untuk membantu UMRAH.
“Rp103 miliar untuk pembangunan fisik, Rp50 miliar lebih dalam bentuk uang tunai. Saya rasa UMRAH sudah saatnya mandiri,” katanya. (mb/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN