Membandingkan Jam Sekolah Anak Indonesia dan Negara Maju

534

Metrobatam.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menggagas pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun swasta menggunakan sistem full day school. Alasannya simpel, agar anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja.

“Dengan sistem full day school ini secara perlahan anak didik akan terbangun karakternya dan tidak menjadi liar di luar sekolah ketika orangtua mereka masih belum pulang dari kerja,” kata Mendikbud Muhadjir seperti dilansir dari Antara, Senin (8/8).

Menurut Muhadjir, kalau anak-anak tetap berada di sekolah, mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas sekolah dan mengaji sampai dijemput orang tuanya usai jam kerja. Kemudian anak-anak bisa pulang bersama-sama orangtua mereka, sehingga ketika berada di rumah, mereka tetap dalam pengawasan, khususnya orangtua.

Untuk mengaji, pihak sekolah bisa memanggil guru ngaji atau ustaz yang sudah diketahui latar belakang dan rekam jejaknya. Tetapi kalau mereka mengaji di luar, dikhawatirkan ada yang mengajarkan hal-hal yang menyimpang dari Islam.

Menyinggung penerapan full day school bagi pendidikan dasar tersebut, mantan Rektor UMM itu mengatakan saat ini masih terus dilakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, mulai di pusat hingga di daerah. Bahkan, dia mengklaim usul tersebut telah mendapatkan dukungan dari pemerintah. Utamanya Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Bapak Wapres setuju. Namun beliau ada saran pilot project (proyek percontohan,red) dulu untuk menjajaki pasar (uji coba),” kata Mendikbud Muhadjir Effendy seusai bertemu Wapres di Jakarta, Senin (8/8). Demikian dilansir dari Antara

Muhadjir menjelaskan bahwa gagasan sekolah sepanjang hari (full day school) sebenarnya sudah dijalankan oleh banyak sekolah, terutama sekolah swasta. Menurut dia, sistem full day school banyak memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menanamkan pendidikan karakter sesuai dengan Nawacita pemerintahan Jokowi-JK.

Bagaimana dengan sekolah di negara-negara maju, apakah mereka juga menerapkan kebijakan yang sama?

Di negara-negara maju di seluruh dunia tak menerapkan sistem, full day school. Jam belajar di tiga negara, baik Amerika Serikat, Jepang maupun Inggris hanya berlangsung selama tujuh jam.

Di Amerika Serikat, sekolah digelar selama sembilan bulan, mulai dari September dan berakhir bulan Mei atau Juni. Masing-masing dibagi menjadi caturwulan atau semester, di mana waktu sekolah disesuaikan dengan musim di negeri itu.

Khusus SD, sekolah biasanya akan dimulai sejak pukul 08.30, dan berakhir antara pukul 15.00 atau 15.30 waktu setempat. Sedangkan sekolah menengah dimulai dari pukul 07.30 dan selesai antara pukul 14.00 atau 14.30 waktu setempat.

Masing-masing jam dibagi dalam enam jam belajar, atau kelas yang berlangsung sebanyak empat kali di mana masing-masing memakan waktu selama 90 menit. Sementara, kegiatan ekstrakurikuler dilakukan setelah jam belajar selesai.

Kebijakan serupa juga dilakukan sekolah dasar di Inggris, di mana jam sekolah dimulai antara pukul 08.45 atau 08.55 dan selesai antara pukul 15.30 atau 15.40. waktu setempat. Sama halnya dengan AS, sekolah dimulai sejak minggu pertama September dan berakhir minggu ketiga bulan Juli.

Sedangkan di Jepang, waktu belajar disesuaikan dengan masing-masing sekolah. Namun, kebanyakan sekolah memulai jam pelajaran sejak pukul 08.00 waktu setempat, dan selesai pukul 15.00. Meski begitu, tak semua siswa langsung pulang ke rumah, biasanya mereka akan menghabiskan waktu dengan berolahraga atau aktivitas di sekolah lainnya.

Mana yang lebih baik?

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Prajurit dan ASN Lantamal IV Terima Sosialisasi P4GN dari BNN Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri bekerjasama dengan Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Diskumal) dan Lantamal IV Tanjungpinang melaksanakan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,...

Polair Polda Kepri Cari Korban Tabrakan Kapal Perang AS USS John S Mc Cain

Metrobatam.com, Batam - Personil Polisi Perairan Polda Kepri dan Polres Bintan turut mencari korban tabrakan antara kapal perang AS USS John S Mc Cain...

Kapal Perang AS Tabrakan Dekat Kepri, 10 Pelaut Hilang

Metrobatam.com, Batam - Sepuluh pelaut hilang setelah sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura, berdekatan dengan Perairan...

Ustadz Abdul Somad Lc MA Sampaikan Tausiyah di Mesjid Baitul Makmur Tanjung Uban

Metrobatam.com, Bintan - Abdul Somad Lc MA yang sering menjadi perbincangan di media sosial tanah air, datang ke Masjid Baitul Makmur Tanjung Uban, Kecamatan...

Bupati Bintan Pimpin Rapat Pembahasan APBD Perubahan 2017

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara,...

Heboh! Pemuda Banjar Nikahi Nenek 75 Tahun, Netizen: Hidup Nenek-Nenek!

Metrobatam, Amuntai - Jika cinta sudah melekat, usia pun tak jadi halangan untuk hidup bersama. Ungkapan itu agaknya tepat dialamatkan pada kisah cinta dua...

Kekeringan, Warga Purworejo Cari Air Hinga 3 Km

Metrobatam, Purworejo - Dampak Kekeringan mulai melanda Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Salah satu daerah yang hingga kini merasakan dampak itu adalah Desa Somorejo di...

Keren! Ada ‘Kampung Jokowi’ di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Metrobatam, Kupang - Warga Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu yang menghuni rumah bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut...

Kasus e-KTP, Setya Novanto cs Cap Miryam Haryani Pengkhianat

Metrobatam, Jakarta - Politikus Hanura Miryam S Haryani disebut tertekan saat mengetahui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus korupsi e-KTP miliknya bocor ke publik....

Ternyata yang Membantai Ibu Dua Anak dan PIL di Mojokerto Suaminya

Metrobatam, Mojokerto - Meski belum resmi bercerai dengan suaminya, Komariah (44), warga Mojokerto sudah berpaling ke pria idaman lain (PIL). Bahkan ibu dua anak...

Hiii Serem.. Di Sumedang Ada Lomba 17-an Mengafani hingga Salatkan Jenazah

Metrobatam, Sumedang - Banyak cara dilakukan warga dalam mempringati HUT kemerdekaan ke-72 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2017 lalu. Salah satunya dengan menggelar...

Kemenag: First Travel Harus Segera Diadili dan Bertanggung Jawab!

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menginginkan agar kasus biro perjalanan haji dan umrah First Travel segera diproses hukum. Kemenag juga menyatakan komitmennya untuk...