Menanti Langkah Kemenkum HAM Usai Minta Maaf Soal OTT Sukamiskin

Metrobatam, Jakarta – Sel mewah di Lapas Sukamiskin terbongkar. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dijalankan KPK di Lapas Sukamiskin membuka dugaan adanya suap untuk mendapatkan fasilitas sel istimewa. Kementerian Hukum dan HAM meminta maaf.

OTT terhadap Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen, seolah menyingkap dugaan praktik culas di lapas khusus koruptor. OTT yang digelar pada Jumat (20/7) kemarin itu bahkan menemukan sel yang kosong, yakni sel yang seharusnya dihuni Fuad Amin dan narapidana Tubagus Chaeri Wardana. Belakangan dinyatakan pihak Dirjen Lembaga Pemasyarakatn, keduanya sedang berobat.

Dari OTT itu, KPK mengamankan barang bukti suap fasilitas sel mewah dan izin napi di Lapas Sukamiskin yakni uang total RP 279.920.000 dan USD 1.410. Selain itu, ada du mobil Wahid Husen yang diamankan KPK karena diduga terkait suap, yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Pajero Sport Dakkar.

KPK juga menemukan fasilitas terlarang di dalam sel berupa alat pemanas air (water heater) hingga kloset duduk. Ada juga AC yang terpasang di dinding kamar. Televisi layar datar, wastafel, hingga kulkas mini ikut melengkapi sel. Fasilitas itu ada di sel Fahmi Darmawansyah, narapidana korupsi kasus suap satelit monitoring Bakamla.

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) telah menyatakan permintaan maafnya kepada masyarakat dan kepada seluruh Indonesia. Pihak Kemenkum HAM menilai ini sebagai permasalahan serius dan harus menjadi perhatian.

“Kejadian di Sukamiskin kami mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kejadian ini,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (212/7/2018).

Sekalian, Sri Puguh juga meminta maaf kepada Jokowi dan Menkum HAM Yasonna Laoly. Yasonna disebut bakal menangani perkara ini dengan lebih serius dan menyampaikannya kepada Presiden.

Protes keras terdengar dari arah Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menuntut agar Yasonna dicopot saja dari jabatan Menkum HAM. ICW ragu dengan komitmen antikorupsi Yasonna.

“Sebaiknya Jokowi mengganti Pak Yasonna karena memang, jadi justru performance-nya Jokowi menurun akibat tidak diurus dengan baik. Kan ada isu, soal penajara, kedua revisi undang-undang KUHP,” kata Peneliti ICW Emerson Yuntho.

Banyak pihak ingin pengelolaan Lapas di seluruh Indonesia lebih baik dan mencerminkan rasa keadilan. Kemenkum HAM bakal menggelar pembersihak terhadap rasilitas-fasilitas yang tak seseuai dengan standar lapas di seluruh Indonesia, mulai Senin (22/7) ini.

“Bapak Menkum HAM mulai Senin besok akan dilakukan pembersihan terhadap fasilitas yang tidak sesuai dengan standar di seluruh Indonesia,” kata Sri Puguh.

Dikatakannya, para Kepala Lapas dan Kepala Rutan juga diminta untuk menegakkan prosedur operasi standar terkait Lapas dan Rutan. Terbuka kemungkinan, pejabat-pejabat bakal dievaluasi oleh Yasonna.

Apakah langkah Kemenkum HAM bakal efektif menghapus coreng dari Lapas Sukamiskin? Kita nantikan saja. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Peneliti LIPI: Gempa Lombok 6,9 SR Berasal dari Segmen Timur

Metrobatam, Jakarta – Rentetan gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menimbulkan banyak korban jiwa. Pada Minggu 19 Agustus 2019, gempa...

Trump: Solusi Satu Negara Lahirkan PM Israel Bernama Mohammad

Metrobatam, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menyatakan kepada Raja Yordania, Raja Abdullah bahwa solusi satu negara dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina bisa...

Nagih Utang ke Saudara, Penarik Bentor Malah Tewas Ditusuk

Metrobatam, Makassar - Seorang penarik becak motor (bentor) bernama Azis Duma alias Cama (56) di Makassar ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Sinasara Kelurahan...

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Polisi Tangkap Pengedar dan Sita Sabu 5 Kg

Metrobatam, Jambi – Aksi kejar-kejaran antara petugas Ditresnarkoba Polda Jambi dengan pengedar narkoba di Simpang 35, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Jambi,...

Mendikbud: Indonesia Raya Lirik dan Aransemennya Tak Boleh Diubah

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai Lagu Indonesia Raya tak boleh diubah. Menurutnya, pengubahan tak boleh dilakukan baik untuk...

Jokowi Hadiahi Joni Sepeda dan Rumah, Bonus Main ke Dufan dan TMII

Metrobatam, Jakarta - Yohanes Ande Kala alias Joni yang memanjat tiang bendera saat upacara HUT ke-73 RI di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Vaksin MR Bisa Dipakai Meski Haram, MUI: Fleksibilitas Hukum Islam

Metrobatam, Jakarta - MUI mengizinkan penggunaan vaksin imunisasi campak (measles) dan rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII) meski mengandung babi. Izin tersebut...

Dorong Ekspor dan Perekonomian Nasional, OJK Terbitkan Paket Kebijakan

Metrobatam, Jakarta - Demi terus mendorong ekspor dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan paket kebijakan Otoritas Jasa Keuangan Agustus 2018. Ketua Dewan Komisioner...

Tolak Genjatan Senjata, Taliban Sandera 200 Penumpang Bus Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Taliban menolak tawaran gencatan senjata dari pemerintah Afghanistan dan tetap melakukan serangan. Gerilyawan Taliban menyergap tiga bus dengan hampir 200 penumpang...

Asian Games 2018: Kalahkan Hong Kong 3 – 1, Indonesia Juara Grup

Metrobatam, Jakarta - Tim nasional Indonesia U-23 memastikan lolos sebagai juara Grup A sepakbola Asian Games 2018. 'Garuda Muda' menang 3-1 atas Hong Kong...

Anggota DPRD Langkat F-NasDem Jadi Tersangka Kasus Sabu 3 Karung

Metrobatam, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menetapkan anggota Fraksi NasDem DPRD Langkat Ibrahim Hasan bersama enam orang lain sebagai tersangka kepemilikan narkotika. Mereka...

Sri Mulyani Beberkan Alasan Pemerintah Setop Impor 500 Komoditas

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah akan menghentikan impor 500 komoditas. Tujuannya untuk menjaga transaksi berjalan tak makin defisit. Sebelumnya Bank Indonesia (BI) merilis data defisit neraca...
BAGIKAN