Mendagri Duga Kerusuhan di Kantornya Bermuara ke Pilgub Papua

1457

Metrobatam, Jakarta – Penyerangan kantor Kementerian Dalam Negeri diduga berhubungan dengan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 Papua.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai kerusuhan akibat sengketa Pilkada 2017 Tolikara itu diindikasikan bermuara ke Pemilihan Gubernur Papua. Tensi politik di Bumi Cenderawasih diprediksi akan tinggi hingga pemilihan kepala daerah yang bakal berlangsung pada 2018 tersebut.

“Apapun, siapapun harus kita lawan, harus terungkap siapa di belakang mereka aktornya. Indikasi sudah kelihatan, muaranya Pilgub Papua,” kata Tjahjo dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/10).

Kerusuhan terjadi di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/10) petang. Kerusuhan itu dipicu sekelompok massa dari Papua yang mengamuk di sana.

Kantor Kemendagri diserang sekelompok orang dari Barisan Merah Putih yang merupakan bagian pendukung salah satu Calon Bupati Tolikara pada Pilkada 2017. Penyerangan dilakukan Rabu (11/10) dan menyebabkan berbagai kerusakan di lingkungan kantor Kemendagri.

Kemarin Mendagri menyatakan peristiwa mengamuknya massa yang mengatasnamakan Barisan Merah Putih itu terjadi karena tak puas dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menunda pelantikan kepala daerah terpilih Kabupaten Tolikara.

“Sudah saya jelaskan, Mendagri tidak bisa membatalkan keputusan hukum MK yang final mengikat. Mendagri tidak bisa mengubah SK yang kalah Pilkada jadi pemenang, tapi mereka tetap berpegang bisa,” ujar Tjahjo mengulang kembali pernyataan tersebut hari ini.

Dalam putusan MK yang dibacakan 31 Juli 2017, hakim konstitusi menetapkan hasil akhir perolehan suara Pilkada 2017 dimenangkan pasangan calon nomor urut 1 Usman G Wanimbo dan Dinus Wanimbo. Pasangan itu memperoleh 116.259 suara.

Sementara dua pasangan lainnya yakni nomor urut 2 Amos Yikwa-Robeka Enembe meraih 13.216 suara, dan nomor urut 3 John Tabo-Barnabas Weya meraih 86.679 suara. Hasil akhir itu didapatkan setelah pemungutan suara ulang di 18 distrik Kabupaten Tolikara.

Kerusuhan yang terjadi di Kemendagri memakan korban luka hingga 10 orang yang semuanya adalah pegawai dan petugas pengamanan dalam Kemendagri. Polisi lalu mengamankan 15 orang terkait kekacauan tersebut. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...

Ketua DPRD: Tak Ada Aturan Wajibkan Paripurna Istimewa untuk Anies

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi segera membuat Paripurna Istimewa untuk...

Wiranto: Usulan Pembentukan Densus Tipikor Bukan soal Politik

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) sama sekali tidak...

Dokumen Rahasia AS Ungkap Upaya Penggulingan Sukarno dan PKI

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat disebut mengetahui rangkaian upaya Angkatan Darat (AD) untuk menghancurkan Partai Komunis negara (PKI) dan menggulingkan Sukarno mulai tahun...

Sri Mulyani Angkat Isu Perpindahan Dana WNI Rp 18,9 T di Forum Dunia

Washington - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat membicarakan persoalan uang 81 Warga Negara Indonesia (WNI) senilai Rp 18,99 triliun yang ditransfer dari Guernsey...

KPU Tutup Pendaftaran, Dokumen 13 Partai Belum Lengkap

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengatakan 13 Partai Politik (Parpol) berstatus belum memenuhi kelengkapan dokumen peserta pemilu 2019 hingga...

Radikalisme Agama Ancam Keberagaman Indonesia

Metrobatam, Pangkal Pinang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mewaspadai penyebaran paham radikal atas...

Sajikan Gadis Belia, Prostitusi di Lhokseumawe Dikelola 2 Wanita

Metrobatam, Lhokseumawe - Kakak beradik di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh ditangkap anggota Satreskrim Polres Lhokseumawe. Keduanya diduga merupakan mucikari yang telah menjual...
BAGIKAN