Mendikbud: Anak Pelaku Kekerasan Harus Dibina

945

Metrobatam.com, Palembang – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Baswedan tak sepakat jika seorang siswa yang menjadi pelaku tindak kekerasan harus dikeluarkan dari sekolahnya. Menurutnya, anak yang menjadi pelaku kekerasan adalah korban.

“Pendidik di sekolah bertanggung jawab terhadap mereka (siswa terlibat tindak kekerasan), itu diatur dalam Permendikbud No. 82 tahun 2015, anak tersebut tidak boleh diberhentikan atau dikeluarkan dari sekolah. Justru harus dibina terus,” ujar Anies Baswedan kepada wartawan di Palembang Sports Conventions Center, Sumatera Selatan, Senin, (16/5).

Anies menggambarkan, seorang siswa yang melakukan tindak kekerasan di sekolah itu juga merupakan korban. Sekolah, kata Anies, justru keliru jika mengeluarkan siswa yang bermasalah tersebut.

“Justru korban itu ada dua, target kekerasan dan pelaku kekerasan, dua- duanya korban. Dua-duanya perlu dibina, jadi kalau dikeluarkan dari sekolah justru kita melepaskan mereka, kita harusnya mendidik,” tutur dia.

Anies menyebut seorang siswa berbeda dengan karyawan yang bisa diputus kontrak begitu saja jika melakukan kesalahan. Dijelaskan Anies, siswa tersebut harusnya mendapatkan perhatian lebih dari sekolah.

“Anak anak yang belajar di sekolah ini anak kita. Anda mungkin kalau punya anak, anaknya nakal lalu Anda katakan kepada anak Anda “kamu bukan anak saya lagi!” Saya rasa enggak mungkin, dia anak kita tetapi harus dibina lebih,” papar Anies.

Anies berujar, sekolah bisa terkena sanksi dari pemerintah jika mengeluarkan siswa yang terlibat kekerasaan dari sekolahnya tanpa bertanggung jawab memberikan si anak pilihan untuk bersekolah di tempat lain. Yang terpenting baginya, sang anak harus tetap bisa bersekolah,

“Mereka melanggar (kalau mengeluarkan anak dari sekolah), bisa kena sanksi. Catatannya, sekolah berhak melakukan tindakan tindakan, tapi menjadi tidak sekolah itu yang enggak boleh. Kalau diputuskan dari pihak sekolah untuk dipertimbangkan masuk ke sekolah lain tidak masalah. Tapi kalau sampai anak ini tidak bersekolah, itu salah. Justru mereka butuh perhatian lebih,” kata Anies.

Terkait dengan siswa korban kekerasan di sekolah, secara khusus mantan rektor Universitas Paramadina ini meminta pihak sekolah untuk memberikan konseling kepada sang anak.

“Jadi bagi yang mengalami trauma itu maka sekolah bersama orang tua mencari orang orang yang bisa menjadi konsultan untuk melakukan terapi dari konsultan atau guru BK, ahli ilmu jiwa yang bisa membantu recovery. Orang tua dan guru jangan menganggap ini biasa,” tutup Anies.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Desa Toapaya Selatan dan Kelurahan Toapaya Asri Raih Juara III Terbaik Tingkat Nasional

Metrobatam.com, Bintan - Desa Toapaya Selatan dan Kelurahan Toapaya Asri Kabupaten Bintan berhasil meraih Juara III Lomba Desa Tingkat Nasional Regional Wilayah 1 Sumatera...

Pensiunan PNS Dapat THR Tahun Depan

Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, gaji pokok untuk pegawai negeri sipil ( PNS) tidak mengalami kenaikan pada tahun 2018. Namun demikian,...

Anak-anak Gaza Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia 2017

Metrobatam.com, Palestina - Genap 72 tahun Indonesia menikmati manisnya kemerdekaan. Genap 72 tahun yang lalu pula ucapan 'Selamat Kemerdekaan' datang dari Mufti Besar Palestina,...

Upacara Peringatan HUT RI ke 72 Polda Kepri

Metrobatam.com, Batam - Dirgahayu Republik Indonesia. Hari ini tepat pada tanggal 17 Agustus 2017 adalah hari  Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke 72 tahun. Seluruh...

Panguyuban Punggowo akan Gelar Silaturahmi Bersama Warga Jawa di Dataran Engku Putri

Metrobatam.com, Batam - Paguyuban Among Wargo Jowo (Punggowo) berencana akan menggelar Halal Bihalal bersama warga Jawa yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (27/8)...

Perusahaan Asal Singapura Investasi Rp50 Miliar di Batam

Metrobatam.com, Batam - PT Fagioli Indonesia Corp, perusahaan asal Singapura berinvestasi sebesar Rp50 miliar di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dengan memanfaatkan...

25 Orang Atlet Olahraga Air Lantamal IV Dilepas Danlantamal IV

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R. Eko Suyatno melepas 25 orang Atlet kontingen Olahraga Air yang terdiri...

Pemkab Bintan Anugerahi Satyalancana Karya Satya Kepada ASN

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan menganugrahi Satyalencana Karya Satya X tahun kepada 281 orang, Satyalencana Karya Satya XX tahun berjumlah 98 orang, dan...

Jokowi Tegaskan Dukung Penguatan KPK

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan, keputusan pemerintah untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi tidak pernah berubah. Jokowi bahkan menegaskan, pemerintahannya akan terus mendukung...

Berhasil Ledakkan Bom Kimia di Istana Negara, Teroris Bandung akan ‘Jihad’ ke Marawi

Metrobatam, Bandung - Densus 88 Antiteror menangkap lima orang terduga teroris di Bandung, Jawa Barat, kemarin. Mereka diduga ingin berangkat ke Marawi, Filipina untuk...

Pejabat Kemendes Saweran Duit Suap ke Auditor BPK, Ini Rinciannya

Metrobatam, Jakarta - Duit suap yang diberikan Irjen Kementerian Desa PDTT Sugito ke auditor BPK Rochmadi Saptogiri disebut jaksa pada KPK berasal dari saweran...

Ayah Menangis Histeris Gendong Anaknya yang Tewas, Warga Malah Cuek Menonton

Metrobatam, Batam - Sangat mengherankan fenomena sosial yang terjadi di sebuah ruas jalan di Kota Batam ini. Belum lama ini beredar sebuah video yang...