Mendikbud: Tak Ada Lagi Sekolah Favorit-Sekolah Buangan

    Metrobatam, Jayapura – Mengawali tahun ajaran baru 2018/2019, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyumbang 3.000 buku cerita untuk SD Negeri Kotaraja dan SDN Inpres Kotaraja, Kota Jayapura, Papua. Menteri Muhadjir juga menyerahkan uang tunai Rp 20 juta untuk pembangunan ruang baca serta peralatan untuk olahraga di kedua sekolah tersebut.

    Sumbangan itu diserahkan saat Menteri Muhadjir memimpin apel pagi dalam rangka pencanangan hari pertama masuk sekolah di SDN Inpres Kotaraja dan SD Negeri Kotaraja, yang keduanya berada di satu lokasi yang biasa disebut ‘sekolah kembar’.

    Mendikbud Muhadjir menjelaskan soal sistem zonasi sekolah yang masih pro-kontra dalam masyarakat. “Setiap ada program yang baru pasti mendapat pro-kontra, namun sistem zonasi ini merupakan pilihan pemerintah untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan,” katanya di lokasi, Senin (16/7).

    Dalam sistem zonasi akan tercipta sinergi di antara tiga ekosistem pendidikan, yaitu sekolah, lingkungan, dan keluarga.

    “Jika tiga ekosistem ini bersinergi dengan baik, maka anak-anak didik akan terlindungi dari pengaruh-pengaruh negatif, karena ada kerja sama yang baik dari sekolah, masyarakat, dan orang tua,” jelasnya.

    Anak-anak yang rumahnya dekat dengan sekolah diprioritaskan diterima di sekolah tersebut tanpa melihat sekolah itu unggulan, favorit, atau bukan.

    “Sistem zonasi melihat dulu tempat tinggal siswanya baru melihat nilai akademiknya, sehingga nantinya tidak ada lagi sekolah yang menjadi favorit atau eksklusif, semua pendidikan sama di semua sekolah,” jelasnya.

    Sistem zonasi, kata Mujahir, juga mau tidak mau akan menghilangkan sistem pendidikan di Indonesia selama ini yang menerapkan kasta, di mana ada sekolah yang disebut sekolah favorit, unggulan, dan lainnya serta ada sekolah yang kualitasnya dianggap lebih rendah daripada sekolah lain.

    “Ini yang terjadi selama ini, ada sekolah yang disebut sekolah favorit, unggulan, dan semua orang tua ingin anaknya masuk ke situ. Ada sekolah yang dianggap tidak bermutu sehingga menjadi tempat buangan dari anak-anak yang tidak diterima di sekolah favorit,” jelasnya.

    Dengan adanya sistem zonasi, gap-gap itu akan hilang. Semua anak sekolah mendapat pendidikan dengan kualitas yang sama.

    “Saya berpesan agar orang tua mengubah pandangannya terhadap perubahan ini agar nantinya tidak ada lagi pengkotak-kotakan soal sekolah,” imbuhnya. (mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Grand Opening Warung’e Lara dengan Menu Sajian yang Enak

    Metrobatam.com, Batam, Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo, Desa Larangan RT1, RW1, Candi Sidoarjo Jawa Timur, yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018). Tempat...

    Lebih Nyaman dan Aman, Capella Dinamik Nusantara Launching Honda CB150R StreetFire dan CBR250RR

    Metrobatam.com, Batam - PT Capella Dinamik Nusantara kembali Launching Honda CB 150R StreetFire dan CBR 250 RR Minggu, ditempat di Auditorium Mega Mall Batam...

    Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

    Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

    Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

    Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

    Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

    Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

    LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

    Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

    KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

    Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

    Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

    Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

    Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

    Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

    Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

    Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

    Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...
    BAGIKAN