Pimpinan Redaksi Metrobatam.com Budi Arifin

Metrobatam.com, Batam – Kursi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) memang empuk untuk diduduki. Bukan Cuma karena besarnya gaji. Tapi karena posisinya yang sejajar dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR-RI). Karena itu jabatan wakil daerah ini jadi incaran banyak orang. Terutama bagi mereka yang idealis dan cenderung bersikap kritis. 

Keberadaan DPD memang sangatlah strategis. Disebut strategis karena pembentukan lembaga itu di era reformasi sebagai titik temu dua gagasan besar, yaitu demokratisasi dan integrasi nasional. DPD dibentuk untuk menggantikan keberadaan utusan daerah dan utusan golongan di Majelis Permusyawaran Rakyat (MPR) yang tidak dipilih rakyat.

Anggota DPD dipilih langsung oleh rakyat, sehingga terpenuhilah gagasan demokratisasi. Tidak kalah pentingnya, kehadiran DPD bertujuan mengakomodasi kepentingan daerah demi terjaganya integrasi nasional.  DPD ada solusi atas tuntutan penyelenggaraan otonomi daerah yang jika tidak cermat dikelola.

Karena itulah, anggota DPD berperan sebagai representasi kepentingan rakyat di daerah.

Di Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau Ini, ada 12 Nama beken yang akan bertarung memperebutkan 4 Kursi di Senayan.

Dari kedua belas nama tersebut antara lain Alfin yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai PKS Tanjungpinang, Dharma Setiawan yang menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PAN Tanjungpinang hingga Syahrial yang masih tercatat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Bahkan juga ada nama Syukri Fahrial dan Surya Makmur Nasution yang saat ini masih aktif sebagai Anggota DPRD Kepri.

Yang menarik disimak, ke dua belas calon tersebut, sebagian ada pejabat eksekutif dan legislatife yang masih aktif.  Mereka rela berencana melepas jabatannya – yang sebenarnya juga selalu jadi rebutan publik – untuk mengenjar status anggota DPD.

Sebab, menurut surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 59/2018 tentang Formulir Dukungan untuk menjadi Calon Anggota DPD – RI setikdaknya harus mengatongi 2000 dukungan masyarakat yang memiliki Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E – KTP).

Lalu apa yang dikejar? Pertanyaan inilah yang memang harus dijawab secara jujur berdasarkan hati nurani masing-masing bakal calon. Sebab, yang pasti rakyat pemilik KTP bersedia memberikan dukungan sebagai pemilih, tentu karena berharap ingin hidup lebih baik.

Memang, lewat kursi anggota DPD, calon tersebut. Jika terpilih kelak bisa lebih bersuara lantang agar kepentingan rakyat di Kepri mengenai segala aspek kehidupan, mendapat perhatian pemerintah pusat. Apalagi sekarang ini pertumbuhan ekonomi Kepri masih berada di titik nadir.

Sejatinya, anggota DPD memang menjadi penyambung lidah rakyat di daerah. Rakyat yang telah memparcayakan hak konstitusinya agar selalu diperjuangkan kepentingannya. Jadilah wakil rakyat daerah yang jujur dan selalu amanah. Bukan wakil daerah yang hanya ‘menggendutkan’ perutnya sendiri. Apalagi dengan cara korup.

Penulis : Budi Arifin

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Bahayanya Mendengarkan Musik dengan Volume Tinggi di Klub Malam

Metrobatam.com, (Mb) - Gangguan pendengaran bisa mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan, mulai dari mengganggu proses belajar hingga menjadi beban ekonomi. Karenanya, kesadaran untuk mencegah...

KPU Lingga Rakor Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum

Metrobatam.com, Lingga - KPU Kabupaten Lingga gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum di Aula Penginapan Anugerah Daik Lingga, Jum'at (22/3) kemarin. Dipimpin Ketua KPU...

Kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris Hajar Republik Ceko 5-0

Metrobatam.com, Inggris - Tim nasional Inggris mengawali kiprahnya di Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan 5-0 atas Republik Ceko. Raheem Sterling mencetak hat-trick di laga itu. Dalam pertandingan...

KPK Amankan 4 Orang Terkait OTT Direktur Krakatau Steel

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sebanyak empat orang terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berhubungan dengan salah satu...

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...