Ini Alasannya, Menhub Pindahkan Pelabuhan Pelni Sekupang ke Pelabuhan Batu Ampar

1159

Metrobatam.com, Batam – PT Pelni Cabang Batam merencanakan untuk memindahkan pelayanan dari Pelabuhan Beton Sekupang ke Pelabuhan Batuampar mulai Jumat (24/6), sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan Ignatius Johan.

“Kami baru saja rapat, dan diputuskan Selasa (21/6) ini belum bisa, jadi Jumat baru mulai pelaksanaan, Selasa masih di Pelabuhan Beton Sekupang, Jumat baru di Pelabuhan Batuampar, dengan pelayaran Tanjungpriok-Batam-Belawan,” kata Manajer Operasional Pelni Cabang Batam, Dahlan Mustofa di Batam, Senin.

Pemindahan pelabuhan Pelni merupakan instruksi Menteri Perhubungan, karena menilai Pelabuhan Beton Sekupang tidak layak untuk penumpang.

Dahlan menyatakan pemindahan pelabuhan tidak bisa dilakukan mulai awal pekan ini karena banyak hal yang harus dipersiapkan seperti keamanan dan rekayasa lalu lintas penumpang.

Rencananya, pada Jumat (20/6), Pelni akan menggunakan dermaga selatan di Pelabuhan Batuampar. Terminal penumpang rencananya menggunakan ruangan yang dulu dipakai sebagai pelabuhan internasional.

“Kami sudah tinjau dermaganya, memang sekarang masih mendasar,” ucapnya.

Pelni, kata dia, akan kembali membahas berbagai masalah terkait naik-turunnya penumpang bersama Dinas Perhubungan, dan aparat terkait.

“Kami masih mau rapat ulang dengan Dishub, sesuai arahan wali Kota. Ada beberapa aspek, terutama keamanan penupang. masih ada waktu sebelum Jumat,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Humas dan Promosi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam, Purnomo Andi Antono menyatakan Pelabuhan Batuampar belum memiliki ruang tunggu penumpang yang layak, sama seperti Pelabuhan Beton Sekupang.

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam, sebagai pengelola Pelabuhan Batuampar meperkirakan sulit untuk memindahkan terminal Pelni dari Pelabuhan Betom Sekupang ke Pelabuhan Batuampar, seperti keinginan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meminta Pelabuhan Beton Sekupang Kota Batam yang selama ini digunakan untuk pelayaran KM Kelud milik PT Pelni dipindah karena dinilai tidak layak.

“Saya minta Pelabuhan Pelni dipindah ke Batuampar Senin (20/6) ini juga. Kondisinya sangat tidak layak lagi untuk melayani penumpang mudik,” kata Menteri Perhubungan usai meninjau kesiapan pelabuhan tersebut menghadapi musim mudik Lebaran.

Ia mengatakan Pelabuhan Batuampar memiliki dermaga dan fasilitas lain lebih baik dibandingkan dengan Pelabuhan Beton Sekupang yang sebenarnya tidak dirancang untuk kapal Pelni bersandar.

“Pelabuhan Batuampar bagus, terminalnya juga sudah ada. Kalau tidak ada pakai tenda saja juga bisa. Senin ini juga harus pindah,” kata dia.

Pelabuhan Beton Sekupang setiap pekan kecuali menjelang lebaran melayani dua kali pelayaran dengan KM Kelud yaitu Jakarta-Batam-Belawan dan sebaliknya.

 

(Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN