Menkes Jamin Vaksin Rubella Aman dan Halal

1680

Metrobatam, Jakarta – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek memastikan pemberian vaksin measles rubella (MR) aman bagi anak. Vaksin untuk mencegah penyakit campak Jerman ini menjadi bagian dari program imunisasi nasional yang digalakkan pemerintah.

Nila memastikan keamanan tersebut setelah sebelumnya ada penolakan dari sebagian masyarakat, terutama orang tua murid di sejumlah daerah.

“Saya rasa (amanat) presiden sudah jelas. Imunisasi baru ini kan untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang tidak diinginkan,” kata Nila saat ditemui dalam acara pemberian vaksin MR kepada siswa-siswi SMPN 103 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (2/8).

“Jadi, kalau ada orang tua yang tidak mau memproteksi anaknya, ya sangat disayangkan,”

Rubella yang juga dikenal sebagai campak Jerman ini diketahui menyebabkan ruam ringan di wajah, pembengkakan kelenjar di belakang telinga dan di beberapa kasus terjadi pembengkakan pada sendi kecil.

Bila anak terkena campak ini, bisa sembuh dengan cepat. Namun bila wanita hamil yang belum divaksin rubella terkena penyakit ini, ada peluang menghasilkan anak cacat lahir seperti kebutaan, tuli, cacat jantung, atau kerusakan otak.

Bukan cuma aman untuk anak, Nila juga menjamin vaksin MR yang diimpor langsung dari India itu halal. Ia menjelaskan, vaksin measles ditumbuhkan pada embrio ayam sedangkan vaksin rubella ditanam pada stem sel yang berasal dari manusia. “Jadi tidak ada kata haram disini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Muhammad Subuh menyebut masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan rubella atau campak Jerman ini.

“Padahal, 16 persen dari penderita campak di Indonesia, kasusnya lebih mirip rubella,” kata Subuh. “Sampai saat ini, belum sampai 1% penduduk Indonesia yang mendapatkan imunisasi MR,”

Minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan vaksin standar anak-anak ini membuat pemerintah memasukkan ke dalam program imunisasi nasional yang menyasar anak berusia sembilan bulan hingga 15 tahun, yang dilakukan dalam dua fase.

Fase pertama akan dilakukan di seluruh Pulau Jawa pada Agustus – September 2017 di lingkungan sekolah tingkat PAUD hingga SMP, serta di luar lingkungan sekolah mulai dari posyandu, puskesmas hingga fasilitas kesehatan lain untuk menyasar bayi dan anak yang belum atau tidak bersekolah.

Fase kedua akan dilakukan pada Agustus-September 2018. Pada fase kedua ini, imunisasi MR akan dikampanyekan di luar Pulau Jawa. Dengan begitu, pada 2018 mendatang vaksin MR sudah menyebar secara nasional.

Pemerintah masih terus berupaya menggalakkan vaksin standar pada anak-anak, termasuk rubella.Pemerintah masih terus berupaya menggalakkan vaksin standar pada anak-anak, termasuk rubella.

Kementerian Kesehatan RI telah menyediakan sedikitnya 47,7 juta dosis vaksin MR berserta alat suntik dan logistik pendukung lainnya.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Kepala Dinas Kesehatan Koesmedi Priharto mengungkapkan bahwa program ini akan menyasar sedikitnya 2,4 juta anak, usia 9 bulan hingga 15 tahun, yang tersebar di seluruh Jakarta.

Sebelum ditemukan vaksin, sebanyak 20 juta orang di berbagai belahan dunia diketahui terkena campak dengan kematian dari 2,6 juta kasus.

Namun sejak 2000, lebih dari 1 miliar anak yang berisiko terkena campak mendapat vaksinasi, sehingga kematian akibat campak di seluruh dunia turun hingga 78 persen.

Di Indonesia sendiri, pemberian vaksin MR ini baru dimasukkan dalam program imunisasi nasional pada awal 2017 lalu.

“(Vaksin) ini dari pemerintah, program pemerintah. Jadi diberikan secara gratis,” kata Nila. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aktris Bollywood Sridevi Meninggal Dunia

Metrobatam, Jakarta - Kabar duka datang dari Bollywood. Salah satu aktris veteran Sridevi meninggal dunia di Dubai pada usia 54 tahun. Seperti dilaporkan Trust of...

1000 Anggota DPRD Kota Se Indonesia akan Hadiri Rakernas ADEKSI Ke-3 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Peserta Rakernas Adeksi Ke-III Tahun 2018 merupakan unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota se-Indonesia yang berjumlah lebih kurang 1000 orang. Rakernas...

Disdukcapil Batam Rekam Data KTP-el di Sekolah

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam jemput bola perekaman data KTP-elektronik ke sekolah-sekolah. Tahun ini Disdukcapil menargetkan rekam data KTP-el...

Mahasiswa Singapura Belajar dan Berdiskusi ke BP Batam

Metrobatam.com, Batam - Mahasiswa Yale Nus Collage Singapura yang dipimpin oleh Profesor Jane M Jacobs beserta 19 orang mahasiswa berkunjung ke BP Batam dalam...

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...
BAGIKAN