Menteri Susi Tawarkan 3.000 PNS KKP Pensiun Dini

310

Metrobatam, Jakarta -Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tengah berupaya merampingkan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lewat skema pensiun dini sukarela dengan kompensasi atau golden handshake, pihaknya menargetkan pengurangan 3.000 PNS dalam 3 tahun.

“Rencana dalam 3 tahun akan kami berikan golden handshake untuk 3.000 PNS. Kami rencanakan memberi tawaran golden hand shake sebagai upaya revitasisasi sumber daya manusia di lingkungan KKP,” jelas Susi saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/9).

Sejalan dengan konsep moratorium penerimaan CPNS dengan zero of growth, pihaknya masih tetap menerima formasi PNS baru untuk sekitar 500 orang per tahun.

“Yang masuk baru sebanyak 500 orang. Jadi ada yang keluar, tapi ada yang masuk menggantikan dengan kualitas lebih baik seiring dengan tuntutan globalisasi dan persaingan,” ujar Susi.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengungkapkan tidak ada program pengangkatan untuk tenaga penyuluh perikanan menjadi CPNS sebagai tuntutan di beberapa daerah.

“Sesuai dengan moratorium, kita tidak bisa mengangkat CPNS dari tenaga penyuluh perikanan. Saya kira penyuluh di beberapa daerah juga mereka ini petambak juga, jadi mereka ini pelaku UKM juga ketika tidak sedang bertugas,” kata pemilik maskapai Susi Air ini.

Sekretaris Jenderal KKP, Syarief Widjaja menjelaskan, pihaknya menawarkan pensiun dini sukarela dengan kompensasi berupa modal kerja dan pelatihan berwirausaha.

“Sebagian karyawan dialihkan profesi dari PNS ke wirausaha. Bekal uang pelatihan dan lainnya, siapa yang boleh ikut? Sifatnya sukarela, usianya di atas 50 tahun dengan masa kerja 10 tahun berhak menerima paket sisa waktu sampai pensiun 58 tahun. Masih ada 8 tahun gaji, dia tarik di depan, tunjangan pensiun cukup buat modal kerja,” tutur Syarief.

KKP sendiri, sambungnya, menargetkan ada 800-1.000 PNS yang mendaftar golden handshake tersebut. Saat ini jumlah PNS di kementeriannya mencapai 11 ribu.

“Target 3.000 orang, setahunnya 800-1.000 orang per tahun. Jumlah karyawan sekarang kan 11.000, itu suatu jumlah yang besar, apalagi dengan fokus dan arahan menteri, jumlahnya nggak perlu sebanyak itu,” pungkas Syarief.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Mencekam! Begini Proses Evakuasi 13 Guru yang Disandera KKSB di Papua

Metrobatam, Timika - Pasukan TNI mengevakuasi para guru dari lembah Arwanop setelah disandera oleh kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) di Papua. Para guru sempat...

Tamatnya Pelarian Bos Miras Maut Samsudin Simbolon di Hutan Banyuasin

Metrobatam, Bandung - Petualangan Samsudin Simbolon, big bos minuman keras (miras) maut yang menewaskan 45 orang berakhir. Sepekan setelah ditetapkan buron, Samsudin bertekuk lutut...

Mendagri Sindir Fadli Zon yang Sering Kritik Pemerintah

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyoroti kiprah politik Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Tjahjo...

Jaksa Agung Serahkan Tindak Lanjut Praperadilan Century ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung Prasetyo menanggapi putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta KPK menetapkan eks Gubernur BI dan Boediono sebagai tersangka...

NU Desak PBB Ambil Tindakan Terkait Serangan AS dkk ke Suriah

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis ke Suriah. NU mendesak agar Perserikatan Bangsa-bangsa...

Menjadi Pemodal Uang Palsu, Bareskrim Amankan Seorang Dokter

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap seorang dokter bernisial AP (39). AP diduga menjadi pemodal produksi uang palsu (upal)...

Parah! Guru SD Ini Sering Pertontonkan Video Porno ke Muridnya, Ini Modusnya

Metrobatam, Banyuwangi - Seorang oknum guru SD di Kecamatan Glagah, Banyuwangi diduga melakukan perbuatan amoral. Guru itu sering mempertontonkan video porno kepada murid-murid didiknya. "Awalnya...

Pengusaha Kritik Pemerintah Tambah Libur Lebaran, Komisi IX Sambut Baik

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkritik keputusan pemerintah yang menambah cuti bersama untuk libur Lebaran selama tiga hari. Tambahan libur Lebaran tersebut...

BNN Tanjungpinang akan Tes Urine ASN Pemko Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang merencanakan tes urine bagi bagi Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Tanjungpinang. Menurut Kepala BNN Kota...

Dinas PMD DUKCAPIL Kepri Gelar Bimtek dan Kerjasama dengan OPD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dinas PMD DUKCAPIL Provinsi Kepri menggelar Bimtek Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Bimtek Pemanfaatan Data Dokumen Kependudukan. Dalam kesempatan tersebut juga...

Terkait Tarian Erotis di Batam, Polisi Sebut Akan Ada Tersangka Baru

Metrobatam, Batam - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang memeriksa Angga, anggota club motor yang merupakan panitia penyelenggara tarian erotis di Batam, Kepulauan...

Banjarnegara Diguncang Gempa, 1 Anak Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

Metrobatam, Banjarnegara - Gempa berkekuatan 4,4 SR mengguncang Banjarnegara Rabu siang. Satu anak tewas tertimpa tembok yang ambruk karena guncangan gempa itu. "Ya, ada korban...
BAGIKAN