Mencoba Kengerian Lubang Jepang di Bukittinggi

    462

    lubang jepang

    Metrobatam.com, Bukit Tinggi –  Hawa sejuk segera menyambut, saat kaki mulai melangkah memasuki Taman Panorama yang terdapat di wilayah Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (8/2/2016). Pemandangan cantik Ngarai Sianok yang tersaji di depan mata, membuat kami berdecak kagum.

    Sejauh mata memandang telihat lembah dengan guratan-guratan terjal batu cadas menjulang mengepung lembah.
    Di balik keindahan Ngarai Sianok yang memukau, terdapat Lubang Jepang atau Gua Jepang yang menjadi saksi bisu kekejaman tentara Jepang pada para pekerja paksa atau Romusha.

    Tepat di mulut Gua, langsung terlihat sebuah tangga mengular ke bawah. Sorot lampu di kanan kiri tangga membimbing saya kala menuruni 132 anak tangga hingga tiba di dasar gua yang memiliki kedalaman mencapai kurang lebih 40 meter dari atas permukaan Taman Panorama.

    Awalnya saya sempat ragu melangkahkan kaki, mengingat Sumatera Barat adalah daerah rawan gempa. Saya takut jika saya masuk gua, lalu tiba-tiba terjadi gempa, maka saya dan lainnya bisa terkubur hidup-hidup. Namun pikiran itu segera sirna, saat seorang pemandu wisata mengatakan bahwa Lubang Jepang ini sangat kuat karena lapisan dinding gua adalah batu cadas yang meskipun rapuh, namun karena tetesan dan rembesan air justru membuatnya semakin kuat. Bahkan saat gempa besar Padang tahun 2009 lalu, goncangan gempa tak mampu meruntuhkannya. Membuatnya bergerak pun tidak.

    Saat tiba di dasar gua, guide yang memandu rombongan menghentikan langkah saya, agar menunggu anggota rombongan yang masih berada di atas. Tanpa saya tanya, pemandu mengatakan, “Jangan sampai masuk gua 20 orang, keluar gua jadi 19 atau bahkan 21 orang Kak.” Saya pun penasaran dan lanjut bertanya.

    Di dalam gua ini, lanjutnya terdapat banyak lubang. Ada 21 lubang/ruangan yang saling terhubung. Ada ruang amunisi, ruang tidur, ruang pengintaian, ruang pelarian, ruang penyiksaan, ruang sidang, ruang rapat, penjara dan dapur. Semuanya terhubung satu dengan yang lain, bak labirin. Jika tidak dikawal bisa tersesat, atau yang paling dihindari adalah anggotanya bertambah. Maksudnya ada (makhluk halus) yang ikut. Mendengar ceritanya saya langsung bergidik dan diam.(Ls)

    sumber liputan6.com

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

    Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

    Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

    Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

    Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

    Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

    Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

    Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

    Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

    Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

    Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

    Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

    Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

    Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

    Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

    Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

    Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

    Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
    BAGIKAN