Mencoba Kengerian Lubang Jepang di Bukittinggi

    460

    lubang jepang

    Metrobatam.com, Bukit Tinggi –  Hawa sejuk segera menyambut, saat kaki mulai melangkah memasuki Taman Panorama yang terdapat di wilayah Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (8/2/2016). Pemandangan cantik Ngarai Sianok yang tersaji di depan mata, membuat kami berdecak kagum.

    Sejauh mata memandang telihat lembah dengan guratan-guratan terjal batu cadas menjulang mengepung lembah.
    Di balik keindahan Ngarai Sianok yang memukau, terdapat Lubang Jepang atau Gua Jepang yang menjadi saksi bisu kekejaman tentara Jepang pada para pekerja paksa atau Romusha.

    Tepat di mulut Gua, langsung terlihat sebuah tangga mengular ke bawah. Sorot lampu di kanan kiri tangga membimbing saya kala menuruni 132 anak tangga hingga tiba di dasar gua yang memiliki kedalaman mencapai kurang lebih 40 meter dari atas permukaan Taman Panorama.

    Awalnya saya sempat ragu melangkahkan kaki, mengingat Sumatera Barat adalah daerah rawan gempa. Saya takut jika saya masuk gua, lalu tiba-tiba terjadi gempa, maka saya dan lainnya bisa terkubur hidup-hidup. Namun pikiran itu segera sirna, saat seorang pemandu wisata mengatakan bahwa Lubang Jepang ini sangat kuat karena lapisan dinding gua adalah batu cadas yang meskipun rapuh, namun karena tetesan dan rembesan air justru membuatnya semakin kuat. Bahkan saat gempa besar Padang tahun 2009 lalu, goncangan gempa tak mampu meruntuhkannya. Membuatnya bergerak pun tidak.

    Saat tiba di dasar gua, guide yang memandu rombongan menghentikan langkah saya, agar menunggu anggota rombongan yang masih berada di atas. Tanpa saya tanya, pemandu mengatakan, “Jangan sampai masuk gua 20 orang, keluar gua jadi 19 atau bahkan 21 orang Kak.” Saya pun penasaran dan lanjut bertanya.

    Di dalam gua ini, lanjutnya terdapat banyak lubang. Ada 21 lubang/ruangan yang saling terhubung. Ada ruang amunisi, ruang tidur, ruang pengintaian, ruang pelarian, ruang penyiksaan, ruang sidang, ruang rapat, penjara dan dapur. Semuanya terhubung satu dengan yang lain, bak labirin. Jika tidak dikawal bisa tersesat, atau yang paling dihindari adalah anggotanya bertambah. Maksudnya ada (makhluk halus) yang ikut. Mendengar ceritanya saya langsung bergidik dan diam.(Ls)

    sumber liputan6.com

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ibu Hj Deby Apri Sujadi : Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

    Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar masyarakat terutama kaum ibu, benar-benar dapat...

    Wow! Bright PLN Batam Promo Granada dan Pasang Baru Selama PLN Fair

    Metrobatam.com, Batam - PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada  pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama...

    Komisi III DPRD Kepri Dan BALP Pemprov Kepri Studi Banding ke Bandung

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Provinsi Kepri bersama dengan BALP (Biro Administrasi Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Kepri, melaksanakan studi banding ke Pemerintah Kota...

    90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

    Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

    BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

    Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

    Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

    Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

    Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

    Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

    Metrobatam.com, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

    Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

    Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

    Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

    Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...

    Bahas Perppu Ormas Bersama DPR, Mendagri: Ini Soal Kedaulatan Negara

    Metrobatam, Jakarta - Komisi II DPR menggelar rapat lanjutan membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Agenda rapat kali...

    Sipol Dianggap Bermasalah, KPU: Kita Rutin Maintenance

    Metrobatam, Jakarta - Partai Idaman, PKPI dan PBB, berencana akan melaporkan KPU ke Bawaslu, terkait Sipol yang kerap mengalami masalah. Komisioner KPU Pramono Ubaid...
    BAGIKAN