Meski Sudah Ditahan KPK, Imas Tak Mau Mundur dari Bupati Subang

1770

Metrobatam, Jakarta – Bupati Subang, Imas Aryumningsih belum memutuskan mundur dari jabatannya sebagai bupati, setelah ditahan KPK. Ia memilih untuk melihat kepastian hukum terlebih dahulu.

“Belum ada kepastian hukum mau gimana,” katanya di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Kuningan Persada, Kamis (15/2).

Tak hanya itu, Imas juga belum memutuskan apakah akan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar di Subang.

Imas, yang kembali maju dalam Pilkada Bupati berpasangan dengan Kol TNI (Purn) Sutarno, tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Terlebih, ia mengakut tidak menerima uang diduga suap seperti yang disangkakan KPK terhadapnya.

“Saya akan sadar hukum akan jalanini itu, saya akan koperatif, dan paling utama saya kaget heran dan saya tidak merasa terima uang apalagi suap,” katanya.

Dalam kasus ini, KPK telah resmi menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan pemulusan perizinan pembangunan pabrik di wilayah Subang.‎ Empat tersangka tersebut yakni, Bupati Subang, ‎Imas Aryumningsih; Asep Santika selaku Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Subang; Miftahudin selaku pihak swasta; dan Data seorang karyawan swasta.

Diduga, Imas, Data dan Asep Santika menerima uang suap ‎dari dua perusahaan, PT ASP dan PT PBM senilai Rp1,4 Miliar. Pemberian suap diduga dilakukan untuk mendapatkan izin prinsip untuk membuat pabrik atau tempat usaha di Subang.

Uang terebut diberikan oleh seorang pihak swasta yakni, Miftahudin dalam beberapa tahapan. Diduga, komitmen fee di awal antara pemberi dengan perantara adalah Rp4,5 miliar. Sedangkan pemberian fee antara Bupati ke perantara sejumlah Rp1,5 miliar.

Miliki Kekayaan Rp50,9 Miliar

‎Imas diamankan oleh tim satgas KPK bersama dengan sejumlah orang lainnya yang terdiri dari unsur pihak swasta, kurir, ajudan, serta pejabat di Subang. Diduga, mereka sedang melakukan transkasi suap terkait pemberian izin proyek di daerah Subang.

Berdasarkan catatan laporan harta kekayaan‎ pejabat negara (LHKPN) yang dihimpun dari laman acch.kpk.go.id, Bupati Imas memiliki total harta sebesar Rp50,9 miliar. Total kekayaan Imas beruapa benda bergerak dan tidak bergerak.

Imas sendiri memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang totalnya mencapai Rp47.953.240.000. Politikus Golkar itu memiliki 41 bidang tanah‎ dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Subang dan dua berada di Kabupaten Bandung.

Tidak hanya tanah dan bangunan, Imas juga memiliki alat transportai berupa mobil merk Ford Everest dan Mitsubishi Pajero Sport. Total nilai dua mobilnya tersebut yakni Rp740 juta.

Mantan Wakil Bupati Ojang Suhandi ini juga memiliki logam mulia senilai Rp5‎98 juta serta giro atau setara kas sebesar Rp1,6 miliar. Bupati Imas tidak memiliki utang ataupun piutang.

Sebagaimana catatan kekayaan Imas tersebut dilaporkan terakhir 26 September 2016. Saat itu, Imas masih menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Subang menggantikan Ojang Sohandi yang tertangkap tangan oleh KPK. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN