Miliki Sabu 174,9 Gram, Oknum Anggota Polda Kepri dan EEN Disidang

    1020

    Oknum

    Metrobatam.com, Batam – Terdakwa Rolli alias Roli bin Afrizal merupakan  anggota Polisi Daerah Kepri, diadili bersama teman wanitanya Endang Ernawati Ningsih oleh Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (22/2/2016).

    Kedua terdakwa memiliki dan mengedarka sabu seberat 174,9 gram. Sidang dipimpin Wakil Ketua PN Batam, Wahyu Prasetyo SH dengan agenda mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntu Umum (JPU) Wahyudin Barnand SH.

    Dalam dakwaan JPU, mengatakan bahwa pada Sabtu (22/8/2015) sekitar jam 24.00 WIB, terdakwa Roli sedang mengikuti kegiatan reorientasi di Barak SPN Polda Kepri. Terdakwa Endang menjemput Rolli dari Barak SPN menggunakan mobil Nissan Juke warna Merah Nopol BP 11 NN, menuju Perumahan Mediterania Blok JJ1 No. 9A RT 002 RW 008 Kelurahan Baloi Permai Kecamatan Batam Kota.

    Sesampainya di Perumahan tersebut sekitar jam 01.00 WIB, terdakwa Roli mengambil sabu seberat 174.9 gram dari rumah kosong di samping rumah terdakwa Endang. Kemudian pergi menuju Perumahan Puri Legenda Blok A 10 Nomor 3A Kelurahan Baloi Permai Kecamatan Batam Kota dengan menggunakan mobil yang sama dikemudikan sendiri oleh terdakwa Rolli karena ada seseorang yang akan membeli sabu tersebut.

    “Karena  pembeli mengurungkan niatnya untuk tidak datang menemui, maka terdakwa Roli pulang ke tempat tinggalnya di Perumahan Puri Legenda dengan membawa sabu kembali ,” kata JPU Baranad.

    Terdakwa ditangkap dengan barang bukti berupa empat bungkus plastik  serbuk kristal berat 50,5 gram, 50,8 gram, 48,4 gram, 25,2 gram dengan total 174,9 gram.

    Dalam dakwaan primer perbuatan terdakwa Roli melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dan Subsider melanggar pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU NO.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

    Sementara terdakwa Endang ditemukan 1 Paket seberat 1 ons dari Pay didaerah Nagoya Batam. Kemudian terdakwa Endang  memberikan uang pembelian sabu kepada Pas sebesar Rp55 juta .

    Kemudian sabu tersebut dijual sebanyak 5 gram seharga Rp4 juta, sebanyak 7,5  gram harga Rp6 juta kepada Goldon. Lalu dijual kepada Febi sebanyak dua kali. Pertama 25 gram dengan harga Rp17 juta, kedua sebanyak 25 gram dengan harga yang sama.

    Selanjutnya, menjual kepada Ade sebanyak 25 gram dengan harga Rp17juta dan sisanya sebanyak 12 gram ditemukan polisi di dalam mobil terdakwa Endang pada  Minggu (23/8/2015) sekitar jam 19.30 WIB.

    Sabu yang ditemukan tersebut adalah sabu yang hendak kirim kepada Ade di Natuna oleh terdakwa Endang. Keduanya tidak mengantongi surat izin dari pihak yang berwenang untuk menjual narkotika jenis sabu dan melanggar pasal yang sama. Kata JPU Barnad.

    (nikson simanjuntak & andy)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

    Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

    Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

    Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

    Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

    Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

    Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

    Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

    Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

    PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

    Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

    KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

    Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

    Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

    KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....

    Setnov Bela Fahri Hamzah soal Tudingan Nazaruddin

    Metrobatam, Jakarta - Terdakwa korupsi proyek e-KTP Setya Novanto membela Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin...

    TKI di Taiwan Tewas Misterius, Sempat Tulis Surat Wasiat dan Siaran Live di Facebook

    Metrobatam, Lampung - Seorang TKI pria yang bekerja di Taiwan dilaporkan tewas bunuh diri. Pria berinisial WY asal Lampung Timur itu dikabarkan nekat mengakhiri...
    BAGIKAN