Miliki Senpi dan Ratusan Amunisi, Mau Kabur, Remaja 18 Tahun Ditembak Polisi

2444
tersangka BH (18) yang didapati memiliki dua senjata api rakitan dengan ratusan amunisi.

Metrobatam.com, Pekanbaru – Kepolisian Sektor Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau melakukan penembakan terhadap seorang remaja 18 tahun yang didapati memiliki dua senjata api rakitan dengan ratusan amunisi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa malam menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/10) malam. Saat itu polisi melakukan pengepungan dan tersangka berusaha melarikan diri sambil berusaha mengeluarkan benda yang diduga senpi dari dalam tasnya.

“Tim memerintahkan tersangka BH (18) berhenti dan memberikan peringatan dengan cara melakukan penembakan ke atas sebanyak satu kali, tetapi tersangka tetap tidak menghiraukan tembakan tersebut. Karena diduga akan membahayakan, personel melakukan penembakan ke arah kaki tersangka dan mengenai paha,” ujar kabid humas.

Tersangka tetap melarikan diri dan sempat bergumul dengan polisi hingga akhirnya diamankan. Kemudian dilakukan penggeledahan, pada tas tersangka ditemukan senpi rakitan yang terbungkus plastik warna hitam beserta amunisi.

Senpi rakitan itu warna hitam dan bergagang plastik warna coklat mirip jenis Revolver. Pistol itu dengan lobang silinder sebanyak enam buah dan di dalam silinder ditemukan satu amunisi jenis “cartridge” dari kuningan.

Lalu pada tas sandang juga berisikan sembilan butir cartridge yang diujungnya tertempel peluru jenis senapan angin. Ada juga satu batang besi bulat padat sepanjang 15 centimeter.

Tidak berhenti sampai di situ, selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah tersangka di Kilometer 84 Kampung Kandis. Di sana ditemukan lagi satu pucuk benda mirip senjata api yang terbuat dari plastik warna hitam.

Akhirnya ditemukanlah ratusan amunusi diantaranya 52 butir amunisi seperti yang ditemukan di tas. Setelah itu ditemukan juga 104 butir amunisi Cartridge kuningan merek Super Fix PL 22 yang berisi mesiu.

Selanjutnya ada juga satu kotak peluru senapan angin yang terbuat dari timah. Dan terakhir 200 butir peluru senapan angin yang terbuat dari timah.

“Tersangka mengatakan bahwa senpi rakitan tersebut diperoleh dari almarhum ayah kandungnya yang sudah meninggal satu tahun yang lalu. Kepolisian melakukan penyelidikan asal senpi rakitan dan pemeriksaan barang bukti senpi ke Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan,” ujar Guntur.

 

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Antisipasi Gejala DBD, Bupati Bintan Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan Bersih

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, disaat...

Terkait Praperadilan Setnov, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawas MA Terhadap Hakim Cepi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) terhadap hakim Cepi Iskandar, yang menangani praperadilan Ketua...

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Haryani Kecewa

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum menuntut politikus Hanura Miryam S Haryani delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidier enam bulan kurungan. Miryam...

Kebakaran Hutan Landa 4 Kecamatan di Aceh Barat

Metrobatam, Aceh Barat - Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat, Aceh, terus menyebar. Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang mengalami kebakaran terparah,...

Setelah 20 Tahun, Penyelundupan Miras dari Malaysia dan Singapura ke Batam Akhirnya Terungkap

Metrobatam, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya mengatakan KWK, F, dan S telah menyelundupkan...

Pimpinan KPK Rembukan Nasib Aris Budiman dan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggodok hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK soal dugaan pelanggaran etik Direktur Penyidikan...

Berikan Arahan, Hari Ini Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati dan wali kota di...

Kisah Polisi Fiji yang Jabat Posisi Penting Berkat Pendidikan Kepolisian di Indonesia

Metrobatam, Bandung - Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak hanya sukses mencetak pimpinan lembaga kepolisian dalam negeri, namun juga berhasil...

AS Beri Lampu Hijau, Panglima TNI Tunggu Instruksi Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih belum memutuskan untuk kembali berangkat ke Amerika Serikat setelah insiden penolakan sesaat sebelum bertolak, Sabtu...

Ini Rapor Kualitas Transportasi RI di Tingkat Dunia, Memuaskan?

Metrobatam, Jakarta - Sustainable Mobility for All (SuM4All) sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiasi Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis publikasi 'Global...

Laporkan KPU ke Bawaslu, Rhoma Singgung Partainya Tommy dan PSI

Metrobatam, Jakarta - Ketum Partai Idaman Rhoma Irama melaporkan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gara-gara pendaftaran partainya sebagai peserta Pemilu 2019 ditolak. Rhoma...

Kagetkan Warga, 3 Tornado Waterspout Muncul di Kepulauan Seribu

Metrobatam, Jakarta - Kemunculan angin tornado waterspout mengagetkan warga Kepulauan Seribu. Hal ini dialami oleh warga Pulau Tidung, Hilmansyah, yang tengah menuju Pulau Kelapa. "Tadi...
BAGIKAN