Minim Guru, Siswa Sekolah di Pesisir Seberas Hanya Sampai Kelas 3 SD

833

Metrobatam.com, Karimun – Dewan Pimpinan Daerah Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menyayangkan Sekolah Dasar Kecil One Teacher School di daerah pesisir Seberas, Desa Penarah yang hanya sampai kelas 3 saja. Hal itu terjadi karena kekurangan guru.

“Sekolah itu sudah berdiri empat tahun, tapi siswa yang naik kelas 4 terpaksa pindak ke sekolah lain karena sekolah itu hanya sampai kelas 3,” kata Ketua DPD LMB Karimun Datuk Panglima Muda Azman Zainal di Tanjung Balai Karimun, Selasa (26/4).

Azman mengatakan SD Kecil One Teacher School dibangun Pemerintah Provinsi Kepri untuk memberantas buta huruf bagi anak-anak di daerah pesisir dan terpencil, termasuk Dusun Seberas yang masuk wilayah Desa Penarah, Kecamatan Belat. Kecamatan Belat merupakan satu dari tiga kecamatan yang baru dimekarkan oleh Pemkab Karimun beberapa tahun lalu.

Sekolah itu memiliki enam ruangan dan satu rumah untuk guru. Namun sekolah tersebut hanya mendidik siswa sampai kelas 3 dengan tiga orang guru yang masih berstatus guru honorer. “Informasi kami peroleh dari wali murid, sekolah itu sudah dikelola Pemkab Karimun, tapi kenapa tidak ada kebijakan agar siswa dapat bersekolah mulai kelas 1 sampai tamat, atau kelas 6,” kata dia.

Selain itu, dia juga mempertanyakan jumlah guru yang hanya tiga orang sehingga belum mencukupi untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. “Kami meminta pemerintah daerah menambah jumlah guru, dan tidak ada lagi siswa yang pindah karena aktivitas belajar mengajarnya hanya sampai kelas 3. Guru harus disebar merata sampai pelosok dan daerah terpencil, dan guru harus siap ditugaskan di mana saja,” ucap Azman.

Sementara itu, Tenaga Tata Usaha SD One Teacher School, Ata ketika dihubungi mengatakan pihaknya pernah mengusulkan kepada pemerintah derah agar kelas di sekolah itu ditambah sampai kelas 6. Namun belum mendapat tanggapan. Salah satunya disebabkan status sekolah tersebut adalah SD kecil yang berinduk ke SDN 013 di Dusun Penarah. “Tiga guru yang mengajar, dua orang adalah guru honor kontrak dan saya merangkap tenaga pengajar. Sedangkan kepala sekolah jarang datang karena lebih sibuk di sekolah induk, SDN 013,” ujarnya.

Ata menjelaskan saat ini jumlah anak yang belajar di sekolah itu sebanyak 20 orang. Siswa kelas 1 sebanyak lima orang, kelas 2 empat orang dan kelas 3 sebanyak enam orang. “Ditambah lima orang yang baru naik kelas 4 dan sudah pindah belajar ke SD induk di Penarah,” ujarnya.

(Sumber:Antara)

Foto: Ilustrasi

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN