Minta Pelapor Cabut Laporan, Eggi Sudjana: Saya Tak Mau Ribut

3503

Metrobatam, Jakarta – Pengacara Eggi Sudjana meminta 4 ormas mencabut laporan mereka atas pernyataan Eggi soal Pancasila di gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Eggi mengancam akan melaporkan balik para pelapor jika tidak mencabut laporan.

“Ini jadi untuk ini saya mohon diklarifikasi, target saya minta kalian yang sudah melapor sudahlah saya maafkan. Cabutlah laporannya. Tapi kalau kalian tidak cabut laporannya, saya lapor balik gitu lho. Itu intinya saya nggak mau ribut,” kata Eggi.

Eggi menyampai itu di Bareskrim Polri di Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (10/10). Eggi bersama anggota tim kuasa hukumnya, Rangga Lukita, tiba di Bareskrim sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Eggi, pernyataan yang disampaikannya masih dalam proses persidangan. Eggi meminta tidak ada pihak lain yang memelintir pernyataannya dalam sidang itu.

“Orang yang sedang dalam proses seperti ini urusan peradilan tidak boleh diintervensi, nggak boleh dilaporin kayak begini, karena ini masih hak dari bagian di dalam persidangan. Kenapa, karena waktu di dalam sidang MK kan wartawan nggak bisa nanya. Ceritanya apa waktu sidang itu jelaskan itu namanya right to get in,” kata Eggi.

“Saya menjaga persatuan Indonesia, saya tidak mau ribut untuk hal-hal yang begini. Saya mau bicara kebenaran. Dimohon jangan ada yang dipelintir-pelintir,” sambungnya.

Eggi juga menjelaskan posisinya dalam persidangan tak bisa digugat. Kata Eggi, dirinya dilindungi oleh UU sebagai advokat dan pasal 16 serta putusan MK Nomor 26 Tahun 2013 terkait Pengacara tidak dapat digugat dan dituntut, baik perdata maupun pidana, di dalam atau di luar pengadilan.

“Tidak dapat digugat dituntut, baik perdata maupun pidana, di dalam atau di luar pengadilan itu sangat jelas karena posisi saya sebagai pemohon yang berstatus advokat itu satu yang harus disampaikan,” ujar Eggi.

“Yang kedua, apa yang saya sampaikan mohon jangan gagal paham yang luar biasa, kemudian dipelintir sebagian rupa. Demi Allah, tidak ada satu pun agama yang saya nista,” kata Eggi.

Sebelumnya, ada empat ormas yang keberatan atas pernyataan Eggi. Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia melaporkan Eggi ke Bareskrim. Selain itu, ada Aliansi Advokat Nasionalis melaporkan Eggi ke Polda Metro Jaya serta Perjuangan Umum Rakyat Nusantara, Koordinator Forum Peduli NKRI di Polda Bali, dan Effendi Hutaean di Polda Jabar.

Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia mengubah laporannya ke Bareskrim soal pengacara Eggi Sudjana. Laporan yang awalnya tuduhan ujaran kebencian itu kini diubah menjadi dugaan penistaan agama.

Ketua DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Sures melaporkan Eggi bukan karena kapasitas Eggi dalam sidang Mahkamah Konstitusi sebagai saksi pemohon terkait Perppu Ormas. Sebab, dalam sidang itu, lanjutnya, Eggi tidak menyebut nama agama yang bertentangan dengan Pancasila.

Ucapan yang dipermasalahkan Sures adalah kalimat Eggi dalam sesi wawancara yang disiarkan secara nasional oleh media dan menyebut sejumlah agama. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...

Ketua DPRD: Tak Ada Aturan Wajibkan Paripurna Istimewa untuk Anies

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi segera membuat Paripurna Istimewa untuk...

Wiranto: Usulan Pembentukan Densus Tipikor Bukan soal Politik

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) sama sekali tidak...

Dokumen Rahasia AS Ungkap Upaya Penggulingan Sukarno dan PKI

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat disebut mengetahui rangkaian upaya Angkatan Darat (AD) untuk menghancurkan Partai Komunis negara (PKI) dan menggulingkan Sukarno mulai tahun...

Sri Mulyani Angkat Isu Perpindahan Dana WNI Rp 18,9 T di Forum Dunia

Washington - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat membicarakan persoalan uang 81 Warga Negara Indonesia (WNI) senilai Rp 18,99 triliun yang ditransfer dari Guernsey...

KPU Tutup Pendaftaran, Dokumen 13 Partai Belum Lengkap

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengatakan 13 Partai Politik (Parpol) berstatus belum memenuhi kelengkapan dokumen peserta pemilu 2019 hingga...

Radikalisme Agama Ancam Keberagaman Indonesia

Metrobatam, Pangkal Pinang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mewaspadai penyebaran paham radikal atas...

Sajikan Gadis Belia, Prostitusi di Lhokseumawe Dikelola 2 Wanita

Metrobatam, Lhokseumawe - Kakak beradik di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh ditangkap anggota Satreskrim Polres Lhokseumawe. Keduanya diduga merupakan mucikari yang telah menjual...
BAGIKAN