Minyak Tumpah di Teluk Balikpapan Akibat Patahnya Pipa Pertamina

1464

Metrobatam, Jakarta – Polisi telah menemukan penyebab tumpahnya minyak hingga terjadinya kebakaran di perairan Pelabuhan Semayang, Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. Minyak tumpah di perairan karena pipa milik Pertamina yang patah.

“Jadi hasil investigasi selama ini bahwa ada pipa pertamina yang putus, yang ada di kedalaman sekitar 20 meter di dasar laut. Itu yang menyebabkan minyak keluar dan menyebabkan kebakaran,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana saat dihubungi detikcom, Rabu (4/4) malam.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (31/3) lalu ini menyebabkan kapal yang mengangkut batu bara terbakar di bagian buritan. Selain itu kapal nelayan ikut terbakar hingga akhirnya menewaskan 5 orang.

“Total korban 5 orang. Hari pertama (ada) 2 (korban ditemukan). Hari berikutnya ketemu 2 (orang). Dan kemarin ketemu 1 (orang). Semua warga lokal, nelayan,” ujar Ade.

Dia mengatakan ada sebanyak 11 orang saksi yang sudah diperiksa terkait kejadian ini. Saksi-saksi itu berasal dari pihak Pertamina hingga warga sekitar lokasi kebakaran.

“Sampai saat ini ada 11 saksi. Dari Pertamina ada. Kemudian saksi dari KSOP, kemudian 3 motoris speed boat. Ada juga anggota kita yang pertama ke TKP. Kemudian masyarakat lainnya yang ada di sekitar,” ucap Ade.

Kebakaran ini terjadi pada Sabtu (31/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Selain kebakaran, tumpahan minyak menyebabkan laut tercemar dan menyebabkan ikan-ikan mati.

Polisi Cari Sebab Pipa Minyak Patah
Kebakaran di perairan Pelabuhan Semayang, Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, disebabkan minyak tumpah yang bersumber dari patahnya pipa milik Pertamina. Saat ini polisi menyelidiki penyebab patahnya pipa tersebut.

“Jadi penyidikan fokus pada penyebab patahnya pipa tersebut. Karena patahannya itu kan menurut Pertamina, disebabkan adanya tarikan atau dorongan yang sangat ekstrem,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana saat dihubungi detikcom, Rabu (4/4) malam.

Ade mengatakan tarikan atau dorongan itu diduga berasal dari tabrakan dari sebuah objek benda. Tabrakan ini menyebabkan pipa yang berada di kedalaman 20 meter dari dasar laut itu patah.

Padahal pipa minyak Pertamina itu terbuat dari besi baja yang cukup kuat. Setelah diketahui penyebab patahnya pipa tersebut, polisi akan menetapkan pihak yang jadi tersangka.

“Ya, itu (kepastian objek yang menabrak pipa) yang jadi bagian langkah penyidikan selanjutnya. Ketika itu sudah diketahui penyebabnya apa, kemudian kita akan tetapkan siapa-siapa saja tersangkanya,” ujar Ade.

Polisi saat ini belum menentukan tersangka karena harus melakukan penyelidikan secara utuh. Ade mengatakan polisi terus memanggil saksi, melakukan olah TKP, dan mencari bukti-bukti.

“Sekarang kan kita fokus kepada barang bukti yang ada di laut. Labfor juga sudah ambil sampel akan dianalisis. Kita lihat apa hasilnya. Nanti dari situ kan akan berkembang lagi siapa-siapa yang akan dipanggil selanjutnya,” ucapnya.

Ade memastikan pipa minyak yang patah tersebut saat ini alirannya sudah ditutup. Sehingga tak ada lagi minyak yang tumpah ke perairan.

Selain itu, setelah menemukan tersangka yang menyebabkan pipa patah, polisi akan mengembangkan kasus terkait tewasnya lima orang nelayan akibat terjadinya kebakaran di perairan Teluk Balikpapan itu.

“Untuk sementara karena adanya lingkungan tercemar, kemudian meninggal dunia, UU Lingkungan Hidup. Sementara itu. Karena kan saat ini belum ditentukan. Masih ke arah sana (dugaan pencemaran lingkungan),” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran ini terjadi pada Sabtu (31/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Selain kebakaran, tumpahan minyak menyebabkan laut tercemar dan menyebabkan ikan-ikan mati. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wali Kota Tegal Divonis 5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan vonis lima tahun penjara, kepada Wali Kota nonaktif Tegal, Siti Masitha. Dia...

Dikawal 4 Pesawat Tempur, Panglima TNI ke Natuna Tinjau Pangkalan Militer

Metrobatam, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung ke Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau. Saat terbang ke sana, Hadi mendapat pengawalan ekstra ketat. Empat...

PKS Luruskan Hoax Kader Komentar ‘Kartini Pemuas Seks Belanda’

Metrobatam, Jakarta - Komentar seseorang bernama Ahmada Al Fatih yang menghina Kartini dikait-kaitkan dengan PKS. Foto seseorang berjas PKS digabungkan dengan komentar itu. Bagaimana...

Menkumham Setuju Hukuman Cambuk Dilakukan di Area Lapas

Metrobatam, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly setuju eksekusi hukuman cambuk bagi pelanggar syariat di Aceh dila‎ksanakan di...

Dokter RS Premier Ngaku Tak Pernah Beri Rekam Medis Setnov ke Fredrich Yunadi

Metrobatam, Jakarta - Dokter RS Premier Glen S Dunda mengaku, tidak pernah memberi rekam medis terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) kepada pengacara...

Bos First Travel Akui Gaji Rp 1 M dan Beli Restoran di London

Metrobatam, Depok - Hakim menanyai bos First Travel, Andika Surachman soal nilai gajinya yang mencapai Rp 1 miliar tiap bulan. Menurut Andika, gaji sebesar...

Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Dimakamkan secara Militer di Kampung Halamannya

Metrobatam, Medan – Wakapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kompol Andi Chandra, yang tewas setelah kapal yang ditumpanginya bersama 6 pejabat utama Polres Labuhanbatu tenggelam di...

Ketua DPRD Kepri Minta KPID Tangkal Penyebaran Hoax Melalui Siaran

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi provinsi Kepri Jumaga Nadeak, meminta agar Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) setempat berperan aktif menangkal penyebaran hoax melalui...

Ditpolairud Polda Kepri MoU dengan DPC INSA Batam Serta Luncurkan Aplikasi Sipopeye Kepri

Metrobatam.com, Batam - Dirpolairud Polda Kepri meluncurkan aplikasi SIPOPEYE KEPRI dan lakukan Penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU bersama DPC INSA Batam, Jumat (20/4/2018) pagi di...

Tiga Penari Erotis di Batam Hanya Pekerja Lepas

Metrobatam, Batam - Tiga penari erotis di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu, 14 April 2018 lalu diketahui hanya...

‘Sentilan’ SBY dan Polemik Kasus Century

Metrobatam, Jakarta - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, membuat pernyataan mengejutkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @SBYudhoyono, pada Selasa (17/4). SBY menyampaikan...

Asyik Pesta Narkoba, 5 Pelajar Ditangkap di Rumah Kosong

Metrobatam, Pekanbaru - Bukannya mengisi waktu dengan hal positif, sekelompok remaja ini malah melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Para remaja yang semua masih...
BAGIKAN