Miris! Masalah Biaya, Pasutri Ini Bawa Jenazah Anaknya dari RS Naik Sepeda Motor

862
Foto: Ratu Ayu Astri Desiani/Radar Bai

Metrobatam.com, Bali – Keterbatasan dana membuat pasangan suami istri petani bambu miskin dari Karangasem, Wayan Sujana, 45, dan Wayan Sari, 40,nekat membawa pulang jenazah sang anak usai operasi bikin lubang anus di RSUP Sanglah dengan naik sepeda motor.

Bayi mungil itu dibawa melintasi tiga kabupaten/kota selama kurang lebih tiga jam sebelum tiba di rumahnya di Banjar Yeh Kori, Desa Jungutan, Babandem, Karangasem, Sabtu (2/7) sore lalu.

Sayangnya tak satupun pejabat RSUP Sanglah yang berhasil dikonfirmasi.  Kabag Humas RS Sanglah dr Kadek Nariyantha mengaku saat ini dirinya belum bisa memberikan komentar.

“Maaf bapak saya barusan berpulang (meninggal) tadi siang. Jadi saya belum bisa memberikan komentar,” ucapnya.

Pernyataan justru datang dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr  Ketut Suarjaya. Menurutnya, pihak RS Sanglah

Seharusnya tidak tutup mata pada permasalahan biaya yang dialami oleh pasutri Wayan Sujana dan Wayan Sari.

Meski  Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) tidak menanggung untuk menyewa jasa ambulans, serta tidak ada istilah ambulans gratis di setiap rumah sakit,dr Suarjaya menegaskan jika rumah sakit terbesar di daerah Bali-Nusra itu seharusnya membuka hati untuk memberikan kebijakan pada pasien yang kurang mampu.

“Saya tidak tahu kejadiannya seperti apa. Mungkin karena yang meninggal bayi, barangkali lebih mudah dan lebih praktis di bawa pulang naik motor.

Tetapi yang jelas, kalau memang pasien itu miskin, rumah sakit semestinya harus mengatensi. Tetapi yang menjadi permasalahan, apakah kejadian ini sudah diketahui oleh manajemen rumah sakit sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, jika saja kejadian ini dikomunikasikan oleh Sujana dan Sari, pihak Dinkes dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

sesungguhnya memiliki ambulans gratis, yang siap untuk membantu masyarakat dalam kondisi apa pun.

Dr Suarjaya mengatakan, berdasar pedoman JKBM, alat-alat medis seperti selang, pen, dan alat-alat medis lainnya memang tidak dijamin.

Karena itu, biaya alat-alat medis menjadi tanggung jawab Sujana dan Sari. “Kalau operasi anus itu menggunakan alat, nah alat itu lah yang tidak di jamin oleh JKBM.

Yang dijamin itu hanya biaya perawatan, rawat inap, dan biaya jasa operasi saja,” jelas dr Ketua Suarjaya.
Terkait langkah yang dilakukan oleh RS Sanglah dengan memberikan surat pernyataan hutang kepada pasutri itu, dr Surajaya mengatakan langkah pihak RS Sanglah sudah benar.

Sebab, RS Sanglah pun harus mempertanggung jawab kan keuangannya. Tapi, jika Sujana dan Sari memiliki surat pernyataan tidak mampu dari tempat tinggalnya, maka RS Sanglah harus memiliki kebijakan berupa pengurangan atau bahkan penghapusan hutang.

Dengan catatan, pihak rumah sakit harus menurunkan tim untuk melihat apakah benar Sujana dan Sari berasal dari kalangan yang kurang mampu.

“Kalau soal uang, RS tetap akuntabel. Tidak menahan dia (Sujana dan Sari). Namun memberikan surat pernyataan hutang,” paparnya.

Kabar terbaru, kata dr Suarjaya, wakil gubernur Bali Ketut Sudikerta akan melunasi hutang-hutang pasutri malang tersebut. “Informasinya demikian,” katanya.

(Mb/Radarbali)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

‘Golkar Gali Kuburan Sendiri Jika Pilih Titiek Soeharto’

Metrobatam, Jakarta - Saat Partai Golkar ingin memperbaiki citra akibat terjeratnya Setya Novanto, sang ketua umum, menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP, Siti Hediyati Hariyadi...

60 Kader Golkar Galang Tanda Tangan Tolak Azis Jadi Ketua DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah anggota Fraksi Golkar menggalang dukungan menolak penunjukan Azis Syamsuddin sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat menggantikan Setya Novanto. Hal itu dilakukan...

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023, Timnas Butuh Pemain Naturalisasi

Metrobatam, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Fictor Gideon Roring, gembira dengan kepastian Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023. Dia melemparkan wacana untuk...

Dipasang Garis Polisi, Istri Terduga Teroris dan Anaknya Mengurung Diri di Dalam Rumah

Metrobatam, Banyuasin - Tempat tinggal terduga teroris, AH di perumahan Griya Elok Permai, Kecamatan Kenten, Banyuasin, dipasang police line atau garis polisi dan dijaga...

Masyarakat Kota Batam Sambut Hangat Kedatangan KRI Bima Suci

Metrobatam.com, Batam - Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci menarik perhatian masyarakat Batam. Kegiatan open ship yang berlangsung Kamis-Sabtu (7-9/12) dipadati warga. Bahkan...

Tahun 2018 Batam akan Gelar 60 Event Pariwisata

Metrobatam.com, Batam - Event merupakan salah satu pilar yang tak kalah penting dalam pengembangan pariwisata. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota...

Masjid Asy Syuhadaa Tering Raya Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Metrobatam.com, Batam - Sebagai ummatnya sudah seharusnya kita senantiasa mencontoh dan mengikuti baginda Rasulullah SAW. Terlebih sebagai insan pilihan, pada Rasulluah memang ada contoh...

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sumsel Bertambah Jadi 5 Orang

Metrobatam, Palembang – Selain menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, yaitu Abdul Qodir alias Yaziz dan M Suriadi, Detasemen Khusus...

Istri Mantan Sekretaris MA Jadi Staf Ahli MenPAN-RB, KPK Tak Dilibatkan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak diminta tanggapannya soal pengangkatan Tin Zuraida sebagai Staf Ahli MenPAN-RB. Padahal, KPK biasanya dilibatkan untuk...

Ditemukan Jutaan Pil Zenith di Sampit, Mabes Polri Turun Tangan

Metrobatam, Sampit - Markas Besar (Mabes) Polri turun tangan membantu pengembangan penyelidikan temuan 3,7 juta butir carnophen atau zenith di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin...

IKLA Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang

Metrobatam.com, Batam - Warga Luak Agam Kota Batam diajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bersikap di kehidupan sehari-hari. Itu karena sikap Rasulullah...

Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun LRT Palembang Siap Digunakan

Metrobatam, Palembang - Progres pembangunan Light Rain Transit (LRT) Palembang telah memcapai 76 persen dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan...
BAGIKAN