Miris! Masalah Biaya, Pasutri Ini Bawa Jenazah Anaknya dari RS Naik Sepeda Motor

861
Foto: Ratu Ayu Astri Desiani/Radar Bai

Metrobatam.com, Bali – Keterbatasan dana membuat pasangan suami istri petani bambu miskin dari Karangasem, Wayan Sujana, 45, dan Wayan Sari, 40,nekat membawa pulang jenazah sang anak usai operasi bikin lubang anus di RSUP Sanglah dengan naik sepeda motor.

Bayi mungil itu dibawa melintasi tiga kabupaten/kota selama kurang lebih tiga jam sebelum tiba di rumahnya di Banjar Yeh Kori, Desa Jungutan, Babandem, Karangasem, Sabtu (2/7) sore lalu.

Sayangnya tak satupun pejabat RSUP Sanglah yang berhasil dikonfirmasi.  Kabag Humas RS Sanglah dr Kadek Nariyantha mengaku saat ini dirinya belum bisa memberikan komentar.

“Maaf bapak saya barusan berpulang (meninggal) tadi siang. Jadi saya belum bisa memberikan komentar,” ucapnya.

Pernyataan justru datang dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr  Ketut Suarjaya. Menurutnya, pihak RS Sanglah

Seharusnya tidak tutup mata pada permasalahan biaya yang dialami oleh pasutri Wayan Sujana dan Wayan Sari.

Meski  Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) tidak menanggung untuk menyewa jasa ambulans, serta tidak ada istilah ambulans gratis di setiap rumah sakit,dr Suarjaya menegaskan jika rumah sakit terbesar di daerah Bali-Nusra itu seharusnya membuka hati untuk memberikan kebijakan pada pasien yang kurang mampu.

“Saya tidak tahu kejadiannya seperti apa. Mungkin karena yang meninggal bayi, barangkali lebih mudah dan lebih praktis di bawa pulang naik motor.

Tetapi yang jelas, kalau memang pasien itu miskin, rumah sakit semestinya harus mengatensi. Tetapi yang menjadi permasalahan, apakah kejadian ini sudah diketahui oleh manajemen rumah sakit sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, jika saja kejadian ini dikomunikasikan oleh Sujana dan Sari, pihak Dinkes dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

sesungguhnya memiliki ambulans gratis, yang siap untuk membantu masyarakat dalam kondisi apa pun.

Dr Suarjaya mengatakan, berdasar pedoman JKBM, alat-alat medis seperti selang, pen, dan alat-alat medis lainnya memang tidak dijamin.

Karena itu, biaya alat-alat medis menjadi tanggung jawab Sujana dan Sari. “Kalau operasi anus itu menggunakan alat, nah alat itu lah yang tidak di jamin oleh JKBM.

Yang dijamin itu hanya biaya perawatan, rawat inap, dan biaya jasa operasi saja,” jelas dr Ketua Suarjaya.
Terkait langkah yang dilakukan oleh RS Sanglah dengan memberikan surat pernyataan hutang kepada pasutri itu, dr Surajaya mengatakan langkah pihak RS Sanglah sudah benar.

Sebab, RS Sanglah pun harus mempertanggung jawab kan keuangannya. Tapi, jika Sujana dan Sari memiliki surat pernyataan tidak mampu dari tempat tinggalnya, maka RS Sanglah harus memiliki kebijakan berupa pengurangan atau bahkan penghapusan hutang.

Dengan catatan, pihak rumah sakit harus menurunkan tim untuk melihat apakah benar Sujana dan Sari berasal dari kalangan yang kurang mampu.

“Kalau soal uang, RS tetap akuntabel. Tidak menahan dia (Sujana dan Sari). Namun memberikan surat pernyataan hutang,” paparnya.

Kabar terbaru, kata dr Suarjaya, wakil gubernur Bali Ketut Sudikerta akan melunasi hutang-hutang pasutri malang tersebut. “Informasinya demikian,” katanya.

(Mb/Radarbali)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini 9 Poin Rumusan Revisi Permenhub Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Taksi Online

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Indonesia telah membuat rumusan rancangan Peraturan Menteri mengenai taksi online yang tertuang dalam Revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun...

MTF Gelar MTF Autofiesta 2017 di Batam dengan Target Pembiayaan Rp10 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan pembiayaan terkemuka, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menghadirkan pameran otomotif bergengsi di kota Batam yaitu MTF Autofiesta 2017. Acara ini...

Ini Minta Menko Darmin Kepada Kepala BP Batam yang Baru Beserta Jajarannya

Metrobatam.com, Jakarta - Pesona Batam sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) telah memudar. Hal itu dikatakan Menko Perekonomian Darmin Nasution, saat melantik pengurus...

Ditjen Imigrasi Berikan Penyuluhan Izin Tinggal Bagi TKA, Masyarakat Kawin Campur dan Pelajar Asing...

Metrobatam.com, Batam - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Ditjen Imigrasi dan Imigrasi Batam melakukan Penyuluhan Izin Tinggal Keimigrasian bagi Tenaga...

Dewan Kawasan PBPB Melantik Pengurus BP Batam yang Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Menindaklanjuti rapat koordinasi Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Batam (PBPB) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pada hari...

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...
BAGIKAN