Misteri Gunung Daik, Tempat Tinggal Orang Bunian

11994

Metrobatam.com – Menyebut Gunung Daik, kita akan teringat dengan Pantun Melayu yang terkenal yang berbunyi “Pulau Pandan jauh di tengah, Gunung Daik bercabang tiga, Hancur
badan dikandung tanah, Budi baik dikenang juga”. Gunung Daik terletak di pulau Lingga, Kabupaten Lingga, Propinsi Kepulauan Riau, Indonesia, dengan ciri
khasnya yaitu mempunyai 3 cabang dan berketinggian 1.165 mdpl, dan merupakan gunung tertinggi di Kepulauan Riau. Ketiga cabang gunung ini memiliki nama
sendiri-sendiri, cabang gunung yang paling tinggi disebut Gunung Daik, yang menengah dinamakan Gunung Pejantan atau Gunung Pinjam-pinjaman, dan yang paling
rendah dinamakan Gunung Cindai Menangis.

Patahnya Gunung Daik menjadi tiga cabang sampai saat ini masih menjadi misteri. Konon sebelum puncak patah, masyarakat sekitar yang tinggal dikaki gunung yang indah permai itu sering mendengar suara tangisan. Menurut orang-orang faham yang bermukim disekitar pulau itu, suara tangisan yang selalu terdengar pada malam hari itu bersumber dari puncak terindah gunung itu.

Setelah puncak gunung itu patah, suara tangisan itupun tidak pernah terdengar lagi kemudian orang-orang tua dulu menafsirkan bahwa tangisan tersebut menandakan bahwa dirinya akan patah. Dia sedih karena akan berpisah untuk selamanya dengan cabang lain yakni Daik dan Pejantan. Itulah makanya puncak yang sebelumnya hanya bernama Cindai diubah masyarakat setempat menjadi puncak Cindai Menangis. Tidak dapat diketahui pasti waktu terjadinya perisitiwa tersebut.

Misteri lainnya yang sangat melegenda di Gunung Daik adalah banyaknya orang bunian yang menghuni gunung ini. Orang bunian ini dipercaya memiliki kemiripan
dengan sosok manusia, seperti memiliki tangan, kaki, kepala dan anggota tubuh lainnya, namun mereka tidak hidup di dimensi manusia.

Banyak yang percaya jika makhluk yang menempati Puncak Gunung Daik ini merupakan makhuk halus sebangsa jin yang memiliki kekuatan supranatural yang
sangat dahsyat, dan tidak akan pernah dilihat dengan mata biasa. Orang bunian hanya akan menampakkan wujudnya kepada orang-orang yang ia inginkan. Orang bunian pun punya kehidupan mereka masing-masing seperti kehidupan manusia yaitu beranak pinak dan juga memiliki sistem pemerintahan mereka tersendiri.

Konon dahulu kala orang bunian yang tinggal di gunung Daik sering berbaur dengan masyarakat kampung sekitar, terutama pada saat ada pesta perkawinan. Bahkan
kalau berhajat dalam pesta perkawinan tersebut banyak masyarakat yang meminjam berbagai peralatan mulai dari perhiasan emas dan perak sampai peralatan masak
dan pelaminan, tentu saja melalui ritual tertentu. Namun karena ada sebagian masyarakat yang tidak mengembalikan sebagian barang yang dipinjam tersebut telah
membuat murka orang bunian dan sejak itu hubungan baik antara orang bunian dengan masyarakat mulai renggang. Wallahu’alam.

Masyarakat setempat mempercayai, puncak Gunung Daik dihuni oleh mahkluk halus bernama bunian. Sedangkan para nelayan yang berada di sekitar gunung itu
meyakini bahwa arwah nenek moyang mereka, yakni Datuk Kemuning dan istrinya, bersemayam di gunung tersebut.

Benar tidaknya tentang cerita orang bunian di Gunung Daik ini masih menjadi legenda dan cerita rakyat setempat. Karena keunikan yang dipunyai oleh gunung ini telah banyak mengundang minat para pendaki gunung dan wisatawan untuk melihat secara dekat Gunung Daik ini,  baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Menakutkan, namun memesona. Begitulah kira-kira kesan pelancong ketika mengunjungi Gunung Daik.

Sumber : (ferawaty/bakhtiarsyarif/pm)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Digugat Anak Kandungnya Rp.1,6 Miliar, Nenek Cicih: Saya Maafkan Mereka

Metrobatam, Bandung - Kebesaran hati ditunjukkan Cicih (78). Meski digugat empat orang anaknya, nenek Cicih masih tulus memaafkan mereka. "Saya sudah memaafkan mereka. Kasih sayang...

Ditanya Kondisi NT, Ini Jawaban Orangtua Penyerang Kiai di Lamongan

Metrobatam, Lamongan - Kiai Hakam Mubarok, korban penyerangan Pengasuh Ponpes Karangasem Lamongan, sempat bertemu orangtua NT. Dalam pertemuan itu Kiai Hakam sempat menanyakan kondisi...

Polisi Ringkus 5 Pelaku Begal Sadis Terhadap Wartawan di Batam

Metrobatam.com, Batam - Setelah sempat buron, 5 dari 7 pelaku begal sadis terhadap Handes Silaban wartawan Media Lentera Indonesia di Batam akhirnya berhasil dibekuk...

Komisi III DPRD Kepri Bersama Dinas Perkim Tinjau Lokasi untuk Pembangunan Infrastruktur di Mako...

Metrobatam.com, Batam - Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman ( Perkim ) Kepri bersama Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Selasa...

Anggota DPRD Kepri dan Anggota DPRD Batam Hadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan

Metrobatam.com, Batam - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau dilaksanakan di Kantor lurah Rempang Cate, Rabu,...

Bank BTN Siap Membantu Sertifikat Perum Air Mas

Metrobatam.com, Batam - Warga perumahan Air Mas Mandar Paradise, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau  Lakukan aksi demo di Bank BTN untuk minta keterangan sertifikat rumah mereka,...

Sebarkan Isu akan Ada Pembantaian Ulama oleh PKI, Guru SMA di Banten Ditangkap Polisi

Metrobatam, Banten - Polisi menangkap guru SMA bernama Yayi Haidar Aqua, pemilik akun Facebook Ragil Prayoga Hartajo. Yayi diduga menyebarkan hoax soal adanya pasukan...

Ratusan Advokat Bela Firman Wijaya Lawan SBY

Metrobatam, Jakarta - Sekitar 400 orang advokat secara sukarela membentuk 'Tim Advokasi Untuk Kehormatan Profesi' membela pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya untuk menghadapi proses...

KPK Sebut Upaya Nazaruddin Seharusnya Didukung

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut upaya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengungkap nama-nama yang diduga terlibat kasus korupsi seharusnya...

Sambil Santap Nasi Jambal, Mega-Jokowi Bertemu di Batu Tulis Semalam

Metrobatam, Bogor - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo di Istana Batu Tulis Bogor, semalam. Pertemuan hampir dua...

Wiranto Tegaskan Aparatur Negara Harus Netral dalam Pilkada

Metrobatam, Jakarta, - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengingatkan bahwa aparatur negara, baik sipil maupun TNI dan Polri, serta penyelenggara...

Seorang Polisi Meninggal saat Apel Kedatangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Anggota Sub Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Brigadir Kepala Dwi Sumarno meninggal dunia saat melakukan apel pengamanan rencana kedatangan...
BAGIKAN