Metrobatam, Jakarta – Mantan sekretaris BUMN, Said Didu, mengkritik proyek mobil Esemka yang didengungkan Presiden Joko Widodo itu fiktif alias ‘bohong’. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin mengatakan pernyataan tersebut merupakan isu lama yang didaur ulang untuk menjatuhkan Jokowi.

Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzily mengatakan kubu Prabowo-Sandiaga Uno kebingungan mencari isu yang tajam untuk menyerang Jokowi, sehingga isu yang pernah dipakai saat Pilkada DKI Jakarta dan Pilpres 2014 kembali dimunculkan. Tapi menurutnya, isu tidak mempan lantaran mobil Esemka tidak ada hubungannya dengan pemerintahan Jokowi.

“Pak Jokowi tidak pernah mengatakan itu program saat dia menjadi presiden di pilpres 2014. Isu ini murni buatan dan karangan kubu prabowo yang digunakan untuk menjatuhkan Pak Jokowi. Tapi strategi itu gagal total, rakyat tidak percaya dengan narasi yang manipulatif dari Prabowo. Pak Jokowi beberapa waktu lalu menegaskan, bahwa mobil Esemka adalah industri mandiri (swasta bukan milik pemerintah) dan mobil Esemka bukan merupakan program pemerintah atau janji Jokowi,” ujar Ace, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/1).

Ace menjelaskan mobil Esemka memang sudah melekat dengan Jokowi, sejak menjadi walikota Solo. Jokowi jelasnya, pernah menjadikan mobil Esemka sebagai kendaraan dinas, hal itu untuk memberikan apresiasi sekaligus mendukung hasil kreasi anak bangsa.

“Seorang pemimpin harus mampu memberikan motivasi kepada anak bangsa, yang ingin membuat bangsa Indonesia mandiri di bidang manufaktur. Pak Jokowi serta wakil walikotanya Rudy saat itu memberikan dukungan dengan cara memakai mobil Esemka sebagai mobil dinasnya. Itu sebagai simbol kebanggaan warga Solo. Itu juga sebagai dukungan moral yang sangat penting. Kenapa? Karena industri baru dan lokal jika tidak diberi dukungan dari pemangku kebijakan, pasti akan tergilas atau mendapat gempuran yang berarti dari industri mobil lain yang sudah mapan,” ucapnya.

“Tetapi saat itu sejak di Solo mobil Esemka memang tidak dimiliki pemerintah. Melainkan milik sebuah sekolah yang bekerja sama dengan industri swasta. Pemerintah hanya memberi support dari segi regulasi. Pada September 2012 mobil Esemka akhirnya lulus uji emisi dan gas buang kementerian perhubungan. Pasca itu, mobil Esemka mencari mitra untuk membuat perusahaan,” lanjut Ace.

Hingga saat ini mobil Esemka masih murni dimiliki ole pihak swasta. Ace pun menjelaskan mobil Esemka memang benar adanya, hanya saja saat ini masih dalam proses produksi.

“Pada tahun 2016, akhirnya terbentuk perusahaan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) kerjasama PT Esemka dengan swasta lain. Kemudian PT ACEH membangun pabrik perakitan di Cileungsi Jawa Barat dan Boyolali Jawa Tengah. Hingga saat ini masih dalam proses produksi. PT ACEH yang memproduksi mobil Esemka adalah murni perusahaan swasta dan bukan BUMN apalagi program pemerintah. Tidak ada intrervensi pemerintah di sana,” tuturnya.

Sebelumnya Said Didu mengkritik mobil Esemka buatan yang digaungkan Jokowi hanya karangan belaka atau ‘bohong’. Said mengatakan seperti itu karena sampai saat ini tidak terlihat wujud dari mobil Esemka tersebut. Lalu menurutnya Indonesia juga belum memiliki landasan dasar untuk membuat mobil, seperti logam dan desain. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kala Said Aqil Ungkit Ahmad Dhani Berlindung ke NU Saat Diancam FPI

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani menuliskan jenis-jenis Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah surat. Ketum PBNU Said Aqil Siradj menyebut Dhani tak...

Bareskrim Sita 30 Kg Sabu, Polda Sumut Amankan 55 Kg

Metrobatam, Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan sabu seberat 30 kilogram dari Malaysia dengan modus pengiriman paket lampu downlight. Sementara, Polda Sumatera Utara menyita...

Jokowi soal Jalan 191.000 Km: Tak Percaya, Ukur Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan pembangunan jalan desa telah mencapai 191 ribu kilometer (km) terhitung hingga akhir tahun 2018. Pembangunan...

Pensiunan TNI AL Dibunuh saat Menagih Utang

Metrobatam, Tanjungpinang - Isak tangis mewarnai penyerahan jasad Arnold Tambunan (60), pensiunan TNI Angkatan Laut (AL) yang dibunuh saat menagih utang. Polres Tanjungpinang menyerahkan...

Fokus ke Ibu Ani, SBY Disebut Tak Tanggapi Debat Capres

Metrobatam, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan bahwa Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak bicara banyak mengenai debat...

Kawanan Gajah Masuki Pemukiman Warga Pekanbaru, Petugas Bunyikan Petasan

Metrobatam, Pekanbaru - Kawanan Gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus) kembali memasuki pemukiman di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau. Gajah-gajah tersebut memakan hasil pertanian milik warga. Kepala...

Terungkap! Sejarah Prabowo Kuasai Lahan 120 Ribu Hektare di Aceh

Metrobatam, Aceh - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Syahrial, mengatakan PT Tusam Hutani Lestari diambil alih Prabowo Subianto pada saat Indonesia dalam...

PSSI Akan Gelar KLB, Ini 5 Kandidat Ketum yang Ramai Dibicarakan

Metrobatam, Jakarta - PSSI akan mengadakan Kongres Luar Biasa yang nantinya berujung pada pemilihan ketua umum yang baru. Lalu, siapa saja calon PSSI-1 yang...

Diduga Cinta Segitiga, Siti Aniaya Tetangga hingga Babak Belur

Metrobatam, Kotawaringin - Nahas dialami Nila Wati (43), warga Jalan Trans Kotawaringin Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Nila...

Kritik JK Soal MRT Jakarta: Kita Terlambat Bangun

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) terlambat. Mestinya, kata dia, moda transportasi itu dibangun pada dekade 1990-an. Hal...

4 Pembangkit PLN Pakai 100% Minyak Sawit Tahun Ini

Metrobatam, Jakarta - PT PLN (Persero) akan mengganti sumber energi untuk empat pembangkit listriknya dengan 100% minyak sawit (crude palm oil/CPO). Keempat pembangkit listrik...

10 Hoax Kesehatan yang Sering Beredar di Whatsapp dan Facebook

Metrobatam, Jakarta - Whatsapp dan Facebook sering jadi aplikasi yang digunakan orang-orang untuk bertukar informasi. Di dalamnya sering juga muncul hoax-hoax kesehatan. Bagaimana cara supaya...