Momen Penemuan Berlian 3.106 Karat, Terbesar Sepanjang Sejarah

15274

Benua – Afrika dikenal dengan harta karun berupa berlian atau permata. Barang tambang dari Benua Hitam tersebut bahkan mendapat julukan Berlian Berdarah, merujuk pada konflik yang sering terjadi demi mendapatkan sebongkah permata kasar, terutama di Sierra Leone.

Pada 25 Januari 1905, Tambang Premier di Pretoria, Afrika Selatan (Afsel), pernah menjadi perbincangan setelah ditemukannya permata berukuran 3.106 karat. Batu permata seberat 0,96 kilogram (kg) itu ditemukan saat inspeksi rutin yang dilakukan oleh pengawas tambang.

Sang pengawas, Frederick Wells, sedang berada di kedalaman 5,6 meter (m) saat melihat sekelebat pantulan cahaya di tembok yang berada di atasnya. Ia kemudian mengambil bongkahan batu itu dan menyerahkannya ke pemilik tambang, Sir Thomas Cullinan. Batu permata terbesar di dunia itu lantas diberi nama ‘Cullinan’.

Melansir dari History, Kamis (25/1), Cullinan kemudian menjual permata itu kepada Pemerintah Provinsi Transvaal. Batu permata itu akhirnya dipersembahkan oleh Pemerintah Provinsi Transvaal kepada Raja Inggris, Edward VII, sebagai hadiah ulang tahun.

Sang raja yang takut permata itu dicuri selama perjalanan dari Afrika ke London, mengatur strategi keamanan. Ia mengirim permata palsu dengan kapal uap yang penuh dengan detektif sebagai taktik pengalihan. Sementara kapal umpan itu berjalan menjauhi Afrika, permata Cullinan dibawa dengan kotak biasa menuju Inggris.

Raja Edward mempercayakan pemotongan batu permata itu kepada Joseph Asscher, Kepala Perusahaan Asscher Diamond, di Belanda. Joseph sempat mempelajari permata itu selama enam bulan sebelum mulai memotongnya.

Pada percobaan pertama, pisau baja yang digunakan untuk memotong berlian itu patah. Untungnya, berlian Cullinan tidak mengalami kerusakan. Pada percobaan kedua, berlian terpotong sesuai dengan perencanaan. Asscher sendiri pingsan karena gugup usai memotong batu permata itu.

Berlian Cullinan kemudian dipotong menjadi sembilan bongkahan batu besar dan 100 bongkahan kecil dengan harga jual jutaan dolar Amerika Serikat (AS). Batu permata terbesar dari potongan tersebut diberi nama ‘Bintang Afrika I’ atau ‘Cullinan I’ dengan ukuran 530 karat. Cullinan I disebut-sebut sebagai batu permata hasil pemotongan terbesar dengan kualitas terbaik di dunia.

Batu kedua terbesar diberi nama ‘Bintang Afrika II’ atau Cullinan II dengan ukuran 317 karat. Kedua batu besar itu, dan juga Cullinan III, sempat dipamerkan di Menara London bersama dengan permata-permata koleksi Inggris lainnya. Cullinan I lantas dipasang di tongkat kerajaan sementara Cullinan II terpasang di mahkota kerajaan Inggris. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN