MUI Gandeng KPI untuk Pantau Siaran Acara Ramadan

Metrobatam, Jakarta – Menyambut datangnya bulan Ramadan 1439 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan memantau siaran televisi agar menyajikan siaran yang sehat pada masyarakat Indonesia. MUI juga mengimbau kepada umat islam selama bulan Ramadan agar tidak menghambur-hamburkan uangnya.

“Kita ingin memberitahu kepada teman-teman pers bahwa acara rutin kita di Ramadan ada pemantauan di berbagai media massa terutama televisi. Karena pemantauan itu kita akan gunakan di ASR. Ada acara Anugrah Syiar Ramadan (ASR) itu acara MUI dengan KPI Pusat jadi seluruh tv akan kita pantau,” kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan di Kantor MUI, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

MUI berharap, dengan adanya pemantauan siaran televisi, media televisi dapat memberikan siaran-siaran yang tidak bertentangan dengan agama Islam selama bulan Ramadan maupun setelah bulan Ramadan. Dalam pemantauannya, tim pemantau MUI akan memberikan file video program televisi yang melanggar kepada KPI.

MUI juga membuka layanan aduan masyarakat jika masyarakat melihat program televisi yang tidak sesuai dengan ajaran islam disiarkan di bulan Ramdhan. Aduan itu bisa dikirimkan secara email ke aduan@mui.or.id dan mui.pusat51@gmail.com.

Amirsyah mengatakan, selama kurun waktu tiga tahun terakhir sudah ada sebagian media televisi yang berkomunikasi dengan MUI terkait program siaran di bulan Ramdan yang akan ditayangkannya. MUI juga mengapresiasi para stasiun televisi yang telah menyiapkan siaran di bulan Ramadan yang tidak mengandung unsur pornografi, pornoaksi, bermuatan ramalan, kekerasan, dan tidak sesuai dengan al akhlaq, al karimah.

“Selama Ramadan juga gitu dan setelah Ramadan juga tetap menyelenggarakan hiburan yang menghibur, tidak membodohi publik dan memberikan hiburan yang sehat pada umat,” kata Amirsyah.

Hal lain juga diingatkan MUI kepada umat islam menjelang Ramadan. MUI mengimbau kepada umat islam agar tidak boros menghambur-hamburkan uangnya di bulan Ramadan. MUI menyerukan agar umat islam menyumbangkan sebagian uangnya kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

“Ada satu kecenderungan yang kurang bagus, kebiasaan untuk berboros-boros memindahkan kegiatan makan yang siang jadi malam bahkan ada kecendurngan lebih boros dari luar bulan Ramadan. Biasanya konsumsi taruh 100 ribu, saat masuk Ramadan melebihi 100 ribu itu kecenderungan boros,” kata Amirsyah.

“MUI mengimbau supaya banyak bersedekah bahwa bulan Ramadan itu orang yang banyak bersedekah supaya nantinya ada ampunan Allah karena Ramadan memang secara khusus orang puasa dijelaskan Allah puasa itu untuk Allah bukan yang lain itu ada makna khusus di bulan puasa,” ungkapnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dragon Boat Race Tanjungpinang 2018, Diikuti 45 Tim dari 4 Negara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 45 tim yang berasal dari 4 negara mengikuti event Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2018 yang kembali digelar oleh Pemerintah...

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...
SHARE