MUI: Klarifikasi ke Ahok Soal Penistaan Agama Tidak Perlu, Pasti Ngeles

286

Metrobatam, Jakarta – Saksi ahli Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Hamkah Haq, menyayangkan sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang langsung menuding Ahok melakukan penistaan Agama tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Pihak MUI menyebut tidak perlu melakukan dialog dengan Ahok.

“Kami tidak memerlukan Ahok untuk memberikan konfirmasi karena pasti ngeles,” ujar Wakil Sekjen MUI Najamuddin Ramly, Selasa (8/11).

Polemik kata ‘pakai’ yang yang disebut oleh Hamkah Haq sebagai pangkal masalah kericuhan tafsir Surat Al Maidah 51 juga ditepis oleh pihak MUI. Menurutnya, ada tidaknya penggunaan kata ‘pakai’ dalam rekaman video Ahok itu tidak menghilangkan unsur penistaan yang dilakukan.

“Kata ‘pakai’ tidak mengurangi makna dari penistaan itu,” kata Najamuddin.

Karena itu, lanjut Najamuddin, MUI melalui Kajian Hukum dan Perundang-undangan serta Komisi Pengkajian MUI mengeluarkan fatwa bahwa Ahok telah melakukan penistaan agama. MUI mendukung pelaksaaan gelar perkara secara terbuka untuk kasus Ahok.

“Ada upaya untuk membebaskan Ahok, kami berharap kepolisian berlaku profesional,” ujarnya.

Pada Selasa (11/10), MUI mengeluarkan sikap keagamaan resminya terkait kasus dugaan penistaan agama Ahok. MUI menyatakan Ahok telah menistakan agama. Menurut MUI, menyatakan kandungan surat Al-Maidah ayat 51 yang berisi larangan menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin adalah sebuah kebohongan, hukumnya haram dan termasuk penodaan terhadap Alquran.

Sebelumnya, Hamka Haq menyinggung putusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang langsung ‘memvonis’ Ahok bersalah melakukan penistaan agama. “Menurut saya tidak memenuhi syarat sebagai penistaan agama. Karena tidak langsung mengatakan dibohongi Alquran, tapi ada orang yang berbohong menggunakan Alquran,” ujar Hamka Haq.

MUI menurut anggota DPR dari PDI Perjuangan ini seharusnya lebih dulu mendengarkan keterangan Ahok sebelum membuat sebuah keputusan terkait pelaporan Ahok. Permintaan keterangan dari banyak pihak penting agar keputusan yang diambil obyektif.

“Seharusnya Ahok dipanggil dulu, dimintai (keterangan), jangan sepihak. Tentu saya menyampaikan hal-hal yang saya ketahui. Seperti di ILC saya katakan bahwa ucapan Ahok tidak memenuhi syarat-syarat penistaan agama. Karena pertama tidak langsung dikatakan dibohongi Alquran, tapi banyak kan orang yang memakai Alquran untuk membohongi, Kanjeng Dimas kan, Gatot membohongi teman-temannya,” papar Ketum Baitul Muslimin Indonesia ini.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
BAGIKAN