Metrobatam, Banjar – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar 2019. Beberapa hal akan dibahas di dalamnya.

Katib Syuriyah PBNU Asrorun Ni’am dalam keterangannya, Rabu (27/2/2019), mengatakan dalam acara tersebut akan dibahas isu-isu kontemporer (bahtsul masail waqiiyyah), masalah tematik (bahtsul masail maudluiyyah), hingga masalah perundang-undangan (bahtsul masail qanuniyah).

Isu kontemporer yang dibahas pertama adalah bahaya sampah plastik. Hal ini akan dibahas dari sudut pandang fikih, sanksi pemerintah terhadap industri yang tidak mengelola sampah sesuai Pasal 15 UU 18/2008 tentang pengelolaan sampah, hingga soal tanggung jawab soal pengelolaan sampah.

Isu kontemporer lain ialah soal perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) yang menyebabkan sumur warga kering. Isu ini akan dibahas dari sudut hukum pengambilan air dalam jumlah besar oleh usaha AMDK yang mengakibatkan sumber air masyarakat mengering dan termasuk hukum pemberian izin usaha AMDK.

PBNU juga akan membahas masalah bisnis perkapalan, mulai kedudukan perusahaan kargo, asuransi barang dalam akad ekspor-impor, hingga penyelesaian jika terjadi perompakan barang hilang. Selanjutnya juga dibahas soal hukum berbisnis dengan sistem multi-level marketing (MLM).

Poin isu kontemporer lainnya yang dibahas adalah legalitas syariat oleh pemerintah. Dalam poin ini dibahas soal peran pemerintah terkait aliran kepercayaan dan agama yang ada di Indonesia.

“Apakah pemerintah mempunyai hak untuk menjatuhkan vonis sesat kepada aliran/sekte tertentu? Dalam konteks negara yang plural seperti Indonesia, apakah kewajiban hifdzu al-ddin (menjaga agama) bagi pemerintah hanya tertentu menjaga agama Islam saja ataukah menjaga seluruh agama yang ada di Indonesia?” kata Asrorun.

Sementara itu, dalam pembahasan di masalah-masalah tematik, yang akan dibahas di antaranya soal pandangan Islam terkait bentuk negara-bangsa, status nonmuslim dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, juga soal pandangan Islam tentang produk perundangan yang dihasilkan dalam proses politik modern. Dibahas juga soal konsep Islam Nusantara yang ditinjau dari definisi hingga praktik muslimin Nusantara.

Adapun di komisi masalah perundang-undangan akan dibahas Rancangan Undang-undang (RUU) Monopoli dan Persaingan Usaha hingga telaah soal RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Acara Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU 2019 ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat. Acara dibuka pada Rabu (27/2) siang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kegiatan yang digelar dengan tema Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat ini dihadiri pimpinan syuriyah NU se-Indonesia dan para pengasuh pondok pesantren. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Barcode akan Gantikan Tanda Tangan Pejabat di Kartu Keluarga

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil siapkan peralatan pendukung untuk menerapkan tanda tangan digital berbasis kode batang (Barcode) pada Kartu Keluarga. Kepala...

KPU Kota Batam Temukan 2.028 Lembar Surat Suara Rusak

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam temukan 2.028 lembar surat suara rusak dari hasil pelipatan yang berakhir Senin (18/3) lalu. Komisioner...

Kejari Batam Serahkan Uang Hasil Tindak Pidana Korupsi SMPN 10 ke Wali Murid

Metrobatam.com, Batam - Kejaksaan Negeri Batam menyerahkan uang hasil tindak pidana korupsi yang terjadi di SMP Negeri 10 Kota Batam. Lima terpidana tersebut telah...

Inilah Detik-detik Lion Air Jatuh, Kopilot Teriak ‘Allahu Akbar’

Metrobatam, Jakarta - Pilot pesawat Lion Air JT 610 bernomor PK-LQP dari Jakarta menuju Pangkal Pinang, Bhavye Suneja, hanya terdiam sesaat sebelum pesawat yang...

Eksepsinya Ditolak Hakim, Bahar bin Smith: Saya Terima

Metrobatam, Bandung - Majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan Bahar bin Smith melalui tim kuasa hukumnya. Habib Bahar mengaku menerima seluruh...

Suami Pergoki Istri Selingkuh di Kamar Mandi, Golok Melayang

Metrobatam, Brebes - Seorang suami di Brebes, Jateng, tak bisa menahan emosinya setelah mengetahui istrinya usai melakukan hubungan intim dengan pria lain di kamar...

Pengamat: Gagasan Ma’ruf Lebih Konkret dari Sandi Dalam Debat

Metrobatam, Jakarta - Pengamat politik Emrus Sihombing menyatakan cawapres 01 Ma'ruf Amin mengungguli cawapres 02 Sandiaga Uno dalam debat cawapres Pilpres 2019. Ia menilai...

Ini 5 Fakta Terduga Teroris Wanita Y: Rakit Bom Mobil hingga Bunuh Diri

Metrobatam, Jakarta - Sepak terjang terduga teroris wanita asal Klaten, Jawa Tengah, Y alias Khodijah, terungkap. Y yang ditangkap Densus 88 Antiteror ini diduga...

Pengemis di Bogor Punya Sopir Pribadi, Sehari Raup Rp1,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Herman alias Enur setiap harinya biasa mangkal di simpang lampu merah Yasmin Kota Bogor, Jawa Barat. Tak ada yang menyangka pengemis paruh...

Danau Sentani Meluap Sebabkan Sampah dan Jenazah Hanyut

Metrobatam, Sentani - Tak hanya Banjir bandang yang menyebabkan ribuan warga mengungsi ke tempat aman, meluapnya air Danau Sentani yang naik setinggi 2 meter...

Uni Eropa Denda Google Rp 23 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Uni Eropa menjatuhkan denda USD 1,7 miliar atau di kisaran Rp 23,9 triliun pada raksasa internet Google. Ini adalah ketiga kalinya...

Wulan Andarini Cabut Laporan Setelah Mimi Minta Maaf

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Mimi, Ibu Rumah Tangga (IRT) di Tanjungpinang yang diduga telah mencemarkan nama baik Wulan Andarini salah satu karyawan CK Tanjungpinang melalui...