Mutilasi dan Cor Korban dengan Semen, Riko Hanya Dituntut 15 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta – Sungguh biadab perbuatan Riko Lesmana. Tanpa perikemanusiaan, Riko memutilasi Sopyan Lubis menjadi 13 bagian. Untuk menghilangkan jejak, mayat Sopyan dicor dengan semen. Apa nyana, jaksa hanya menuntut Riko selama 15 tahun penjara.

Riko menghabisi nyawa Sopyan di rumah kontrakan korban di Jl Raya Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi pada 24 Oktober 2016. Pemicunya karena Riko tidak suka dikata-katai oleh Sopyan.

Setelah Sopyan tewas, Riko membawa Sopyan ke kontrakannya di Cipayung. Untuk menghilangkan jejak, Riko memutilasi jenazah Sopyan menjadi 13 bagian.

Sejurus kemudian, 13 potongan itu dimasukan ke lobang di sebelah kontrakan. Langkah terakhir yaitu mengecor lobang itu dengan semen dan berharap mayat itu tidak terendus.

Kakak korban yang curiga dengan hilangnya Sopyan lalu melacak keberadaan adiknya. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengungkap kejahatan biadab itu.

Kasus itu pun bergulir ke Pengadilan Negeri (PN) Bekasi. Sopyan dijerat hanya dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Lalu berapa lamakah tuntutan jaksa?

“15 Tahun penjara,” kata Kasie Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi, Andi Adikawari saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Jalan Veteran, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/4).

Menurut Andi, alasan lamanya tuntutan karena terdakwa terbukti melakukan pembunuhan biasa, sebagaimana diatur Pasal 338 KUHP. “Tidak ditemukan unsur perencanaan,” ujar Andi.

Tuntutan itu telah dilayangkan dua pekan lalu dan Riko telah mengajukan pledoi. Rencananya, vonis akan dibacakan dua pekan lagi. Berapakah hukuman yang akan dijatuhkan kepada Riko?(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Warga Malaysia Diajak Menggalang Dana Menalangi Utang Negara Rp 3.570 T

Metrobatam.com, Kuala Lumpur - Warga Malaysia ramai-ramai diajak untuk menggalang dana menalangi utang negara yang sudah menembus 1 triliun RM (Ringgit Malaysia) atau sekitar...

Terkait KEK, Pengusaha Ngadu ke DPRD Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Nuryanto, SH,MH memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait penyampaian aspirasi dari para pengusaha dan asosiasi Kota Batam melalui Kadin yang...

Bea dan Cukai Batam : Pengawasan Barang di FTZ Lebih Sulit Dibanding KEK

Metrobatam.com, Batam - Pengawasan barang di Free Trade Zone (FTZ) lebih sulit dibandingkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dampak lainnya juga menjadikan Batam tepat untuk...

Tangkal Terorisme, Pengajar Harus Belajar Nilai Kebangsaan

Metrobatam, Jakarta - Akademisi Muslim Azyumardi Azra mengimbau tenaga pengajar di kampus mendapat pelatihan kembali soal kebangsaan. Tuntutan Azyumardi itu terkait dengan temuan sejumlah...

Jelang Final Liga Champions: Zinedine Yazid Zidane vs Juergen Norbert Klopp

Metrobatam, Jakarta - Juergen Klopp senang hanya bertemu Zinedine Zidane setelah dia jadi pelatih. Genius sebagai peraci strategi, jalan karier keduanya memang beda jauh. "Dia...

JK Sebut Daftar Mubalig Dibuat Agar Tak Sembarangan Ceramah

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung langkah Kementerian Agama yang mengeluarkan daftar 200 nama mubalig. Menurut JK, daftar nama itu berguna mengatur...

Ketua KPK Sindir DPR yang Dukung Eks Koruptor Nyaleg

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyindir pihak-pihak yang membolehkan mantan narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2019....

Penyidik Sebut Fredrich Minta Kerjaan: Dia Bilang KPK Kan Banyak OTT

Metrobatam, Jakarta - Fredrich Yunadi disebut pernah meminta agar dibagi kasus pada seorang penyidik senior KPK. Ambarita Damanik. Namun, permintaan Fredrich itu disampaikan sembari...

Soal Ekonomi RI Lampu Kuning, Ini Penjelasan BI

Metrobatam, Jakarta - Beberapa kalangan menyebutkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam lampu kuning. Menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah hingga...

UU Terorisme Beri Kompensasi Korban hingga Peristiwa Bom Bali

Metrobatam, Jakarta - Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme yang baru saja disahkan DPR mengatur tentang pemberian kompensasi bagi korban aksi...

Moeldoko Sebut Perpres Korupsi Tinggal Diteken Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan hasil revisi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi sudah...

Kontroversi Takjil Politik #2019GantiPresiden

Metrobatam, Jakarta - Pembagian takjil gratis berstiker #2019GantiPresiden yang dibagikan Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) menuai kontroversi. Pendukung Joko Widodo (Jokowi) mengkritik pembagian takjil...
BAGIKAN