Nahkoda ini Ditangkap TNI AL, Dibebaskan Hakim, Ditangkap Lagi oleh Imigrasi

736

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Nakhoda MV Selin, Choo Chiau Huat (50), warga negara Singapura ditahan Imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau, setelah pengadilan perikanan setempat memvonis bebas, karena tidak terbukti mencuri ikan di perairan Bintan.

Kuasa hukum Choo, Herman, di Tanjungpinang, Rabu, mempertanyakan penahanan terhadap kliennya setelah majelis hakim memvonis tidak bersalah.

“Kami belum terima surat penangkapan dan penahanan, padahal sudah kami minta. Imigrasi akan menjerat Choo dengan UU Keimigrasian,” katanya.

Seharusnya, lanjut dia, setelah majelis hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang memvonis bebas, Choo langsung dideportasi ke Singapura, bukan malah ditahan.

Bila Choo ditahan, seharusnya 13 penumpang MV Selin yang terdiri dari 7 orang berkewarganegaraan Singapura dan 6 orang berkewarganegaraan Malaysia juga ditahan Imigrasi.

“Kan sama-sama warga asing, kalau dianggap melanggar, sama-sama melanggar, tetapi kenapa hanya Choo saja yang ditahan,” katanya.

Herman mengatakan MV Selin merupakan kapal pesiar, yang membawa wisatawan berlayar. Namun perjalanan MV Selin memasuki perairan Bintan.

“Mereka bukan nelayan asing, tetapi wisatawan,” ujarnya.

Majelis hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang baru-baru ini memvonis bebas Choo lantaran tuduhan jaksa tidak dapat dibuktikan. Jaksa hanya membuat dakwaan tunggal terhadap Choo yakni pencurian ikan.

Berdasarkan fakta di persidangan, dalam kapal itu hanya terdapat 9 ekor ikan, dan alat pancing ikan.

Sebelumnya, Komandan Lantamal IV/Tanjungpinang Laksamana Pertama S Irawan menyatakan kecewa terhadap putusan Pengadilan Perikanan Tanjungpinang yang membebaskan Kapal MV Selin.

“Keputusan majelis hakim hari ini mengecewakan kami, bertentangan dengan apa yang diharapkan masyarakat dan apa yang sudah kami lakukan untuk menegakkan hukum di wilayah kedaulatan NKRI,” kata Irawan.

Kapal asing berbobot GT 78 berlayar dari Singapura mencari ikan, dan memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa izin.

Kapal itu ditangkap tim buru cepat Lantamal IV/Tanjungpinang saat berada pada posisi 01 19 026 U-104 34 901 T di utara Bintan perairan Berakit beberapa bulan lalu.

Selain menahan kapal itu, TNI AL juga menangkap tiga WNI yang menjadi anak buah kapal, dan seorang nakhoda berkewarganegaraan Singapura.  Di dalam kapal tersebut juga ditemukan 13 penumpang yaitu 7 orang berkewarganegaraan Singapura dan 6 orang berkewarganegaraan Malaysia.

“Upaya dan kerja keras TNI AL Lantamal IV/Tanjungpinang untuk mengamankan perairan Kepri dari aktivitas ilegal seolah bertepuk sebelah tangan dan sia-sia. Hasil kerja siang malam para prajurit TNI AL  di tengah laut yang berhadapan dengan kondisi alam yang kurang bersahabat akhirnya pupus dan sia-sia,” ujarnya. (mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kawasan Bumi Indah Nagoya Batam akan Dibangun Atap dengan Anggaran 7 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar...

Dugaan Terima Suap Rp1,5 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Cilegon

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan...

Manchester City Hajar Crystal Palace 5-0

Metrobatam.com, Manchester - Manchester City bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris seusai mengalahkan Crystal Palace dengan skor 5-0 pada pertandingan pekan keenam di...

Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bupati Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan agar masyarakat Kabupaten Bintan bisa memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan, dirinya menggagas 3 inovasi...

Polda Kepri Kejar Tersangka Lain Penyelundupan 12 Ton Bahan Pembuat PCC

Metrobatam.com, Bintan - Polda Kepri bersama Polres Bintan masih mengejar pelaku lain atas pengungkapan kasus penyelundupan 12 ton bahan pembuat PCC pada 2 September...

Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...
BAGIKAN