Nahkoda ini Ditangkap TNI AL, Dibebaskan Hakim, Ditangkap Lagi oleh Imigrasi

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Nakhoda MV Selin, Choo Chiau Huat (50), warga negara Singapura ditahan Imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau, setelah pengadilan perikanan setempat memvonis bebas, karena tidak terbukti mencuri ikan di perairan Bintan.

Kuasa hukum Choo, Herman, di Tanjungpinang, Rabu, mempertanyakan penahanan terhadap kliennya setelah majelis hakim memvonis tidak bersalah.

“Kami belum terima surat penangkapan dan penahanan, padahal sudah kami minta. Imigrasi akan menjerat Choo dengan UU Keimigrasian,” katanya.

Seharusnya, lanjut dia, setelah majelis hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang memvonis bebas, Choo langsung dideportasi ke Singapura, bukan malah ditahan.

Bila Choo ditahan, seharusnya 13 penumpang MV Selin yang terdiri dari 7 orang berkewarganegaraan Singapura dan 6 orang berkewarganegaraan Malaysia juga ditahan Imigrasi.

“Kan sama-sama warga asing, kalau dianggap melanggar, sama-sama melanggar, tetapi kenapa hanya Choo saja yang ditahan,” katanya.

Herman mengatakan MV Selin merupakan kapal pesiar, yang membawa wisatawan berlayar. Namun perjalanan MV Selin memasuki perairan Bintan.

“Mereka bukan nelayan asing, tetapi wisatawan,” ujarnya.

Majelis hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang baru-baru ini memvonis bebas Choo lantaran tuduhan jaksa tidak dapat dibuktikan. Jaksa hanya membuat dakwaan tunggal terhadap Choo yakni pencurian ikan.

Berdasarkan fakta di persidangan, dalam kapal itu hanya terdapat 9 ekor ikan, dan alat pancing ikan.

Sebelumnya, Komandan Lantamal IV/Tanjungpinang Laksamana Pertama S Irawan menyatakan kecewa terhadap putusan Pengadilan Perikanan Tanjungpinang yang membebaskan Kapal MV Selin.

“Keputusan majelis hakim hari ini mengecewakan kami, bertentangan dengan apa yang diharapkan masyarakat dan apa yang sudah kami lakukan untuk menegakkan hukum di wilayah kedaulatan NKRI,” kata Irawan.

Kapal asing berbobot GT 78 berlayar dari Singapura mencari ikan, dan memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa izin.

Kapal itu ditangkap tim buru cepat Lantamal IV/Tanjungpinang saat berada pada posisi 01 19 026 U-104 34 901 T di utara Bintan perairan Berakit beberapa bulan lalu.

Selain menahan kapal itu, TNI AL juga menangkap tiga WNI yang menjadi anak buah kapal, dan seorang nakhoda berkewarganegaraan Singapura. Di dalam kapal tersebut juga ditemukan 13 penumpang yaitu 7 orang berkewarganegaraan Singapura dan 6 orang berkewarganegaraan Malaysia.

“Upaya dan kerja keras TNI AL Lantamal IV/Tanjungpinang untuk mengamankan perairan Kepri dari aktivitas ilegal seolah bertepuk sebelah tangan dan sia-sia. Hasil kerja siang malam para prajurit TNI AL di tengah laut yang berhadapan dengan kondisi alam yang kurang bersahabat akhirnya pupus dan sia-sia,” ujarnya. (mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kampus Terpapar Radikalisme, PBNU Ingatkan Rektor Pantau Mahasiswa dan Dosen

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebutkan hampir semua perguruan tinggi negeri sudah terpapar paham radikalisme. Fakta itu harus segera disikapi sebelum...

Beredar Luas Video Porno Mirip Anggota DPR Aryo Djojohadikusumo, Ini Kata MKD

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video syur dengan pemeran pria disebut-sebut mirip Anggota DPR Fraksi Gerindra Aryo Djojohadikusumo beredar luas di dunia maya. Apa tanggapan...

Ketua Komisi II DPR Minta e-KTP Rusak di Bogor Segera Dimusnahkan

Metrobatam, Jakarta - Kemendagri memastikan satu dus dan seperempat karung e-KTP yang tercecer di Bogor merupakan e-KTP rusak. Komisi II DPR mendorong agar e-KTP...

KN Belut Laut Bakamla Tangkap Kapal Muatan Kabel Optik Ilegal di Perairan Bintan

Metrobatam, Bintan - KN Belut Laut 4806 Bakamla menangkap kapal bermuatan 5 ton kabel optik diduga hasil jarahan dari bawah laut, di perairan sebelah...

Suriah Deportasi Seorang Mahasiswi yang Diduga Terlibat ISIS

Metrobatam, Jakarta - Seorang mahasiswi IAIN Tulungagung, Jawa Timur, dilaporkan telah dideportasi dari negara Suriah menggunakan pesawat Turkish Airlines TK-056 karena diduga terlibat jaringan...

Soal Gaji Ketua Dewan Pengarah BPIP, PDIP: Megawati Tak Pernah Berpikir Gaji

Metrobatam, Jakarta - Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) digaji Rp 112 juta per bulan. PDIP menegaskan Mega tak...

Ini Nyanyian Juergen Klopp Usai Gagal di Final Liga Champions

Kiev - Juergen Klopp tak berlama-lama larut dalam kekecewaan usai Liverpool gagal di final Liga Champions 2018. Klopp asyik menyanyi sebelum kembali ke markas...

118 TKI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Melalui PLBN Entikong

Metrobatam, Sanggau - Sebanyak 118 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal dideportasi dari Sarawak, Malaysia hari ini. Para TKI laki-laki dan perempuan ini dipulangkan...

JK Kritik Pembagian Takjil Berlabel #2019GantiPresiden

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut pemberian bantuan atau sedekah selama bulan Ramadan seharusnya tak bermuatan politis. Pernyataan JK tersebut menanggapi pembagian...

Salah: Aku Seorang Petarung, Yakin Main di Piala Dunia 2018

Liverpool - Mohamed Salah menegaskan bahwa dirinya adalah seorang petarung. Salah pun yakin bisa pulih dari cedera dan tampil di Piala Dunia 2018. Salah mengalami...

Tantang Amerika Serikat, China Kirim Kapal Perang ke Laut Cina Selatan

BEIJING - Militer China mengumumkan mereka telah mengirim kapal perang untuk menantang dua kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang berlayar di perairan Laut...

Bercanda Ada Bom, Penumpang Lion Air Tujuan Kuala Lumpur Diserahkan ke Polisi

Metrobatam, Tangerang - Penerbangan pesawat Lion Air JT280 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) menuju Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL)...
BAGIKAN