Nama Soerya Respationo Mencuat di Bursa Cawagub Kepri

1486
Soerya Respationo

Metrobatam.com, Batam – Soerya Respationo dikabarkan ikut mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub) Kepulauan Riau (Kepri). Untuk memuluskan keinginannya, Soerya telah melakukan lobi terhadap lawan politiknya untuk mendampingi Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Soerya pun menjadi salah satu calon kuat calon wakil gubernur. Selain Soerya, ada dua nama lain bakal calon kuat yakni mantan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja dan Kepala Dispenda Kepri Isdianto.

Soerya telah melakukan pertemuan dengan petinggi partai lawan politiknya, seperti PPP, Gerindra dan PKB. Beberapa diantaranya setuju mengusung Soerya sebagai wakil gubernur. ” Kami ada ditelpon dari Jakarta (Ketua Umum PKB). Isinya menanyakan soal beliau (Soerya),” ujar Sirajuddin Nur, Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dihubungi, Sabtu (3/9).

Sejauh ini, kata Sirajuddin, PKB belum memberikan sinyal terkait dukungan terhadap mantan wakil gubernur Kepri itu. Sinyal pembahasan secara intensif mengenai hal tersebut, juga belum digelar. ”Belum ada pembahasan di internal partai,” kata dia.

Sirajuddin pun sudah mendengar kabar Soerya yang ikut mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur. Namun, sejauh ini, kata dia, belum ada nama-nama bakal calon wakil gubernur masuk ke DPRD Kepri.

“Kabarnya ada tiga calon kuat, Selain Soerya Respationo ada Mustofa Wijaya dan Isdianto. Tapi nama-namanya belum masuk,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepri ini.

Majunya Soerya  bertarung menjadi wakil gubernur bukanlah tanpa alasan. Mendagri kembali memberi batas waktu 45 hari kedepan sehingga lobi politik tingkat atas berpeluang dilakukannya. ” Lobi-lobi politik tingkat pusat sudah dilakukan Pak Soerya bahkan salah satu partai telah dipastikan memberikan dukungan,” kata Pejabat Kepri yang enggan namanya disebutkan, Minggu (4/9).

Masuknya nama Soeryo sebagai calon bahkan dikabarkan salah seorang calon bakal mundur karena gubernur hanya menerima dua calon, kalau tiga calon diajukan partai pengusung maka akan dikembalikan.

“Hanya dua calon diterima gubernur baru bisa diajukan terhadap DPRD Kepri,” kata dia.

“Soeryo kalau menjadi kandidat berpotensi menang karena PDIP punya 28 kursi di DPRD Kepri, namun syaratnya Soeryo harus melepas jabatan ketua partai,” ujar sumber. Kabar mengenai Soerya Respationo melakukan pertemuan dengan petinggi partai rival politiknya dibenarkan pihak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri.

Soerya menjalin komunikasi intens dengan sejumlah partai untuk duduk mendampingi Gubernur Kepri Nurdin Basirun. “Ya benar beliau (Soerya Respationo) sudah ketemu Ketua Umum dan Sekjen DPP PPP untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi,” ujar Ketua DPW PPP Kepri Sarafuddin Aluan, Minggu (4/9).

Namun, Sarafuddin tidak menjelaskan isi pertemuan mantan gubernur Kepri itu dengan petinggi PPP. “Saya pikir wajar saja dalam politik membangun komunikasi sesama petinggi partai,” kata Sarafuddin.

 

Mb/Haluankepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...

Golkar Bakal Cabut Dukungan Bagi Kader yang Terlibat Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Golkar menggelar rapat konsultasi dengan seluruh pengurus Golkar, termasuk mereka yang menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah....

Sebut KPU Ketakutan PBB Jadi Partai Radikal, Yusril akan Pidanakan Komisioner

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra menduga Komisi Pemilihan Umum (KPU) takut untuk meloloskan partainya ke Pemilu 2019...

KPK Tahan Bupati Kebumen

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad usai diperiksa selaku tersangka suap. Yahya diduga menerima jatah dari...

Abu Vulkanik Sinabung Meluas ke Aceh, Warga Diimbau Waspada

Metrobatam, Lhokseumawe - Semburan abu vulkanik berasal dari letusan Gunung Sinabung, Sumut, terus meluas ke sejumlah daerah di Aceh. Abu vulkanik meluas ke Aceh...
BAGIKAN