Napi Kabur Lewat Lubang, Petugas Heran Tak Ada Sisa Galian

1855

Metrobatam, Jakarta – Petugas Lapas Klas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali tak menemukan sisa galian tanah bekas terowongan yang digali untuk jalan kabur narapidana asing kemarin. Karena itu ada dugaan terowongan digali dari arah luar.

Seharusnya ada sisa tanah 10 meter kubik, kalau misalnya digali dengan panjang 15 meter dan lebar 1 meter,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Tony Nainggolan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Ini adalah kasus pertama napi di LP Kerobokan yang kabur lewat terowongan. Namun meski selama ini belum pernah ada kasus, hal itu tetap diwaspadai.

Pernah satu saaat petugas menemukan gundukan tanah yang dicurigai digali untuk jalan kabur napi. “Gundukan tanah itu lokasinya tak jauh dengan lubang yang kemarin digunakan empat napi asing kabur,” kata Tony.

Saat itu petugas langsung mengecek narapidana namun tidak ada napi yang kabur. “Itu dulu. Setiap ada gundukan tanah tentunya kami curigai,” katanya.

Kemarin, empat narapidana asing yakni, Shaun Edward Davidson (33), warga negara Australia, Dimitar Nikolov (43), warga Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31), warga negara India, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50), warga negara Malaysia dinyatakan kabur dari Lapas.

Mereka dinyatakan kabur pertama kali karena tidak ada di barisan saat apel pagi. Petugas lapas lalu mencari-cari keempat napi tersebut. Upaya petugas berujung nihil.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Hukum dan HAM Bali, Surung Pasaribu mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya untuk mengejar empat narapidana asing yang kabur itu. “Sedang kami upayakan,” kata dia.

Surung juga belum memastikan adanya dugaan keterlibatan orang luar yang membantu pelarian empat napi asing itu. “Kami belum tahu,” katanya.

Sementara Polda Jawa Timur akan mengawasi setiap pintu masuk Pulau Jawa dari Bali untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana asing yang kabur dari Lapas Kerobokan, Denpasar ke wilayah Jawa Timur.

Kami akan menjadikan ini (napi kabur) atensi,” kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Frans mengatakan, polisi akan disebar untuk memburu empat napi asing tersebut. “Transportasi kami awasi terutama darat, baik kereta api dan bus,” kata dia.

Polisi akan memeriksa, penumpang dan barang bawaan di kendararaan-kendaraan itu. Wilayah yang menjadi perhatian Polda Jawa Timur adalah Banyuwangi, yang menjadi akses pintu masuk Pulau Jawa menuju Pulau Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana yang kabur tersebut.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...