Napi Kabur Lewat Lubang, Petugas Heran Tak Ada Sisa Galian

1887

Metrobatam, Jakarta – Petugas Lapas Klas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali tak menemukan sisa galian tanah bekas terowongan yang digali untuk jalan kabur narapidana asing kemarin. Karena itu ada dugaan terowongan digali dari arah luar.

Seharusnya ada sisa tanah 10 meter kubik, kalau misalnya digali dengan panjang 15 meter dan lebar 1 meter,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Tony Nainggolan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Ini adalah kasus pertama napi di LP Kerobokan yang kabur lewat terowongan. Namun meski selama ini belum pernah ada kasus, hal itu tetap diwaspadai.

Pernah satu saaat petugas menemukan gundukan tanah yang dicurigai digali untuk jalan kabur napi. “Gundukan tanah itu lokasinya tak jauh dengan lubang yang kemarin digunakan empat napi asing kabur,” kata Tony.

Saat itu petugas langsung mengecek narapidana namun tidak ada napi yang kabur. “Itu dulu. Setiap ada gundukan tanah tentunya kami curigai,” katanya.

Kemarin, empat narapidana asing yakni, Shaun Edward Davidson (33), warga negara Australia, Dimitar Nikolov (43), warga Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31), warga negara India, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50), warga negara Malaysia dinyatakan kabur dari Lapas.

Mereka dinyatakan kabur pertama kali karena tidak ada di barisan saat apel pagi. Petugas lapas lalu mencari-cari keempat napi tersebut. Upaya petugas berujung nihil.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Hukum dan HAM Bali, Surung Pasaribu mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya untuk mengejar empat narapidana asing yang kabur itu. “Sedang kami upayakan,” kata dia.

Surung juga belum memastikan adanya dugaan keterlibatan orang luar yang membantu pelarian empat napi asing itu. “Kami belum tahu,” katanya.

Sementara Polda Jawa Timur akan mengawasi setiap pintu masuk Pulau Jawa dari Bali untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana asing yang kabur dari Lapas Kerobokan, Denpasar ke wilayah Jawa Timur.

Kami akan menjadikan ini (napi kabur) atensi,” kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Frans mengatakan, polisi akan disebar untuk memburu empat napi asing tersebut. “Transportasi kami awasi terutama darat, baik kereta api dan bus,” kata dia.

Polisi akan memeriksa, penumpang dan barang bawaan di kendararaan-kendaraan itu. Wilayah yang menjadi perhatian Polda Jawa Timur adalah Banyuwangi, yang menjadi akses pintu masuk Pulau Jawa menuju Pulau Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana yang kabur tersebut.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...

Golkar Bakal Cabut Dukungan Bagi Kader yang Terlibat Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Golkar menggelar rapat konsultasi dengan seluruh pengurus Golkar, termasuk mereka yang menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah....

Sebut KPU Ketakutan PBB Jadi Partai Radikal, Yusril akan Pidanakan Komisioner

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra menduga Komisi Pemilihan Umum (KPU) takut untuk meloloskan partainya ke Pemilu 2019...

KPK Tahan Bupati Kebumen

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad usai diperiksa selaku tersangka suap. Yahya diduga menerima jatah dari...

Abu Vulkanik Sinabung Meluas ke Aceh, Warga Diimbau Waspada

Metrobatam, Lhokseumawe - Semburan abu vulkanik berasal dari letusan Gunung Sinabung, Sumut, terus meluas ke sejumlah daerah di Aceh. Abu vulkanik meluas ke Aceh...

ManCity Tersingkir, Guardiola Ribut dengan Manajer Wigan

Metrobatam, Jakarta - Laga Manchester City menghadapi Wigan Athletic menyisakan kegetiran bagi sang manajer, Pep Guardiola. The Citizens tersingkir di babak keempat Piala FA...

Di Gowa Seorang Remaja ‘Bertelur’, Ini Penjelasannya

Metrobatam, Jakarta, Viralnya Akmal, remaja lelaki asal Gowa, Sulawesi Selatan yang kembali 'bertelur' meninggalkan banyak tanda tanya pada netizen. Bagaimana mungkin manusia yang merupakan...

Tiang Girder Tol Becakayu Ambruk, Polisi Selidiki Penyebabnya

Metrobatam, Jakarta - Polisi masih menyelidiki penyebab ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu di Kebon Nanas, Jaktim. Kejadian itu membuat 7 pekerja mengalami luka...

Marak Peredaran Narkoba, BNN Harus Segera Dibentuk di Perbatasan Sambas-Malaysia

Metrobatam, Sambas – Seringnya pengungkapan upaya penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Kalimantan Barat membuat semua pihak geram. Seperti baru-baru ini terungkap di perbatasan Dusun...

Produksi Ekstasi dari Bedak Gatal, Pasutri di Medan Diciduk Polisi

Metrobatam, Medan - Pasangan suami-istri, HP dan DN, bersama 7 rekannya dibekuk polisi lantaran memproduksi narkotika jenis ekstasi. Mereka membuat ekstasi tersebut menggunakan bahan...

Tipu dan Peras Korban, Penyidik KPK Gadungan Buat Sprindik Palsu

Metrobatam, Jakarta - Subdit Jatanras Ditrkimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan penipu yang mengaku sebagai penyidik KPK. Untuk meyakinkan korban bernama Endria Putra (42),...

Kasus Ujaran Kebencian, Jonru Dituntut 2 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting dituntut hukuman pidana 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Jaksa menilai Jonru telah...
BAGIKAN