Napi Kabur Lewat Lubang, Petugas Heran Tak Ada Sisa Galian

1884

Metrobatam, Jakarta – Petugas Lapas Klas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali tak menemukan sisa galian tanah bekas terowongan yang digali untuk jalan kabur narapidana asing kemarin. Karena itu ada dugaan terowongan digali dari arah luar.

Seharusnya ada sisa tanah 10 meter kubik, kalau misalnya digali dengan panjang 15 meter dan lebar 1 meter,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Tony Nainggolan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Ini adalah kasus pertama napi di LP Kerobokan yang kabur lewat terowongan. Namun meski selama ini belum pernah ada kasus, hal itu tetap diwaspadai.

Pernah satu saaat petugas menemukan gundukan tanah yang dicurigai digali untuk jalan kabur napi. “Gundukan tanah itu lokasinya tak jauh dengan lubang yang kemarin digunakan empat napi asing kabur,” kata Tony.

Saat itu petugas langsung mengecek narapidana namun tidak ada napi yang kabur. “Itu dulu. Setiap ada gundukan tanah tentunya kami curigai,” katanya.

Kemarin, empat narapidana asing yakni, Shaun Edward Davidson (33), warga negara Australia, Dimitar Nikolov (43), warga Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31), warga negara India, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50), warga negara Malaysia dinyatakan kabur dari Lapas.

Mereka dinyatakan kabur pertama kali karena tidak ada di barisan saat apel pagi. Petugas lapas lalu mencari-cari keempat napi tersebut. Upaya petugas berujung nihil.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Hukum dan HAM Bali, Surung Pasaribu mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya untuk mengejar empat narapidana asing yang kabur itu. “Sedang kami upayakan,” kata dia.

Surung juga belum memastikan adanya dugaan keterlibatan orang luar yang membantu pelarian empat napi asing itu. “Kami belum tahu,” katanya.

Sementara Polda Jawa Timur akan mengawasi setiap pintu masuk Pulau Jawa dari Bali untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana asing yang kabur dari Lapas Kerobokan, Denpasar ke wilayah Jawa Timur.

Kami akan menjadikan ini (napi kabur) atensi,” kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Frans mengatakan, polisi akan disebar untuk memburu empat napi asing tersebut. “Transportasi kami awasi terutama darat, baik kereta api dan bus,” kata dia.

Polisi akan memeriksa, penumpang dan barang bawaan di kendararaan-kendaraan itu. Wilayah yang menjadi perhatian Polda Jawa Timur adalah Banyuwangi, yang menjadi akses pintu masuk Pulau Jawa menuju Pulau Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana yang kabur tersebut.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini 9 Poin Rumusan Revisi Permenhub Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Taksi Online

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Indonesia telah membuat rumusan rancangan Peraturan Menteri mengenai taksi online yang tertuang dalam Revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun...

MTF Gelar MTF Autofiesta 2017 di Batam dengan Target Pembiayaan Rp10 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan pembiayaan terkemuka, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menghadirkan pameran otomotif bergengsi di kota Batam yaitu MTF Autofiesta 2017. Acara ini...

Ini Minta Menko Darmin Kepada Kepala BP Batam yang Baru Beserta Jajarannya

Metrobatam.com, Jakarta - Pesona Batam sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) telah memudar. Hal itu dikatakan Menko Perekonomian Darmin Nasution, saat melantik pengurus...

Ditjen Imigrasi Berikan Penyuluhan Izin Tinggal Bagi TKA, Masyarakat Kawin Campur dan Pelajar Asing...

Metrobatam.com, Batam - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Ditjen Imigrasi dan Imigrasi Batam melakukan Penyuluhan Izin Tinggal Keimigrasian bagi Tenaga...

Dewan Kawasan PBPB Melantik Pengurus BP Batam yang Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Menindaklanjuti rapat koordinasi Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Batam (PBPB) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pada hari...

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...
BAGIKAN