Napi Kabur Lewat Lubang, Petugas Heran Tak Ada Sisa Galian

1885

Metrobatam, Jakarta – Petugas Lapas Klas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali tak menemukan sisa galian tanah bekas terowongan yang digali untuk jalan kabur narapidana asing kemarin. Karena itu ada dugaan terowongan digali dari arah luar.

Seharusnya ada sisa tanah 10 meter kubik, kalau misalnya digali dengan panjang 15 meter dan lebar 1 meter,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Tony Nainggolan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Ini adalah kasus pertama napi di LP Kerobokan yang kabur lewat terowongan. Namun meski selama ini belum pernah ada kasus, hal itu tetap diwaspadai.

Pernah satu saaat petugas menemukan gundukan tanah yang dicurigai digali untuk jalan kabur napi. “Gundukan tanah itu lokasinya tak jauh dengan lubang yang kemarin digunakan empat napi asing kabur,” kata Tony.

Saat itu petugas langsung mengecek narapidana namun tidak ada napi yang kabur. “Itu dulu. Setiap ada gundukan tanah tentunya kami curigai,” katanya.

Kemarin, empat narapidana asing yakni, Shaun Edward Davidson (33), warga negara Australia, Dimitar Nikolov (43), warga Bulgaria, Sayed Mohammed Said (31), warga negara India, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50), warga negara Malaysia dinyatakan kabur dari Lapas.

Mereka dinyatakan kabur pertama kali karena tidak ada di barisan saat apel pagi. Petugas lapas lalu mencari-cari keempat napi tersebut. Upaya petugas berujung nihil.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Hukum dan HAM Bali, Surung Pasaribu mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya untuk mengejar empat narapidana asing yang kabur itu. “Sedang kami upayakan,” kata dia.

Surung juga belum memastikan adanya dugaan keterlibatan orang luar yang membantu pelarian empat napi asing itu. “Kami belum tahu,” katanya.

Sementara Polda Jawa Timur akan mengawasi setiap pintu masuk Pulau Jawa dari Bali untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana asing yang kabur dari Lapas Kerobokan, Denpasar ke wilayah Jawa Timur.

Kami akan menjadikan ini (napi kabur) atensi,” kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/6).

Frans mengatakan, polisi akan disebar untuk memburu empat napi asing tersebut. “Transportasi kami awasi terutama darat, baik kereta api dan bus,” kata dia.

Polisi akan memeriksa, penumpang dan barang bawaan di kendararaan-kendaraan itu. Wilayah yang menjadi perhatian Polda Jawa Timur adalah Banyuwangi, yang menjadi akses pintu masuk Pulau Jawa menuju Pulau Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya empat narapidana yang kabur tersebut.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...

Sidang Perdana Setnov Dimuali, Ketua KPK Ingin Praperadilan Gugur Otomatis

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap sidang perdana perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto digelar...

Presiden: Birokrasi Tidak Boleh Lagi Bikin Susah Dunia Usaha

Metrobatam, Jakarta - Indonesia mendapat peringkat layak investasi dari 3 lembaga rating yaitu Fitch Rating, Moody's, Standard and Poor's. Mengacu pada capaian itu, Presiden...

Densus 88 Tangkap Puluhan Terduga Teroris Jelang Natal & 2018

Metrobatam, Jakarta - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan serangkaian penangkapan terduga teroris pada pekan lalu. Puluhan terduga teroris terjaring dalam operasi penangkapan...
BAGIKAN