Nasi Liwet Siap Ganti Kepopuleran Ketupat Saat Lebaran

1911

Metrobatam, Jakarta – Selama Ramadan dan Lebaran, memang sulit untuk menghindari bersantap dengan makanan berat yang berisiko tinggi kolesterol atau asam urat atau membuat berat badan naik.

Dan, menurut Chef Marinka, suka atau tidak, hidangan seperti itu memang hanya ada pada saat Ramadan dan Lebaran. Jadi, itu tidak dapat dihindari.

Terutama makanan khas Lebaran. Sama juga dengan makanan khas hari raya lainnya seperti Natal misalnya, ketupat, rendang, opor dan lodeh itu memang ada hanya pada saat Lebaran!” ungkap Chef Ririn saat ditemui CNNIndonesia di acara peresmian sebuah food court di Senayan City, Jakarta.

Ia bahkan memiliki punya satu hidangan favorit yang selalu membuat ia tidak bisa berhenti menyantapnya saat lebaran.

Saya paling suka sambel goreng printil dan krecek. Dua itu bisa saya makan dengan opor, lodeh atau rendang. Dan, itu biasa saya makan dengan mencampur semuanya.”

Nasi Liwet Siap Ganti Kepopuleran Rendang Saat LebaranFoto: CNN Indonesia/Syanne Susita

Mantan juri Masterchef Indonesia ini justru akan merasa aneh jika saat Lebaran, sajian hidangan berubah. Apalagi, menyuguhkan makanan bertema lain saat mengadakan open house saat Lebaran.

Tak perlulah sok ganti dengan masakan modern. Kalau menurut saya sih, jangan diubah lagi. Ketupat, rendang, lodeh dan opor itu makanan yang ditunggu-tunggu dan khas Lebaran. Hanya satu tahun sekali. Membuatnya juga harus benar-benar niat karena kadang butuh waktu panjang, lebih dari sehari.”

Kalau pun ingin mencari alternatif lain, Chef Marinka menyarankan untuk mencari jenis masakan Indonesia lainnya seperti, yang sekarang sedang populer, nasi liwet.

Saya suka dan bangga dengan masakan Indonesia. Saya malah ingin memperkenalkan makanan Indonesia seperti apa ke dunia internasional. Sekarang ini kan, liwetan sedang ngetren. Banyak orang berbuka puasa ramai-ramai dengan liwetan. Jadi, itu bisa jadi option hidangan lebaran juga. ”

Selain itu, kemudahan teknologi jaman sekarang juga, menurutnya, bisa jadi jalan keluar bagi mereka yang malas memasak atau mempersiapkan hidangan Lebaran yang memang berjenis slow food ini.

Kalau malas masak, sekarang banyak jasa pembuat rendang atau katering makanan lebaran. Jadi, bisa pesan di situ jauh-jauh hari. Dan, sekarang juga ada aplikasi seperti gojek yang bisa juga antar pesanan.”

Chef 37 tahun ini juga tidak merekomendasi orang untuk terlalu ketat menerapan pola makan sehat selama puasa atau saat merayakan Hari Raya.

Di bulan besar seperti itu, ya tidak cuma untuk umat Muslim di bulan puasa dan Lebaran saja, tapi juga seperti pada perayaan Natal atau saat liburan panjang, kita kan sudah tahu makanan pasti akan banyak dan susah dikontrol, ya sudah jangan ditahan-tahan. Saya juga menjalankan pola makan sehat tapi saya tidak mau menahan atau ketat menjaga makanan saat di Hari Raya. Yang penting, tahu diri dan perhatikan porsi makanannya saja sih!” (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN