Nasi Liwet Siap Ganti Kepopuleran Ketupat Saat Lebaran

1830

Metrobatam, Jakarta – Selama Ramadan dan Lebaran, memang sulit untuk menghindari bersantap dengan makanan berat yang berisiko tinggi kolesterol atau asam urat atau membuat berat badan naik.

Dan, menurut Chef Marinka, suka atau tidak, hidangan seperti itu memang hanya ada pada saat Ramadan dan Lebaran. Jadi, itu tidak dapat dihindari.

Terutama makanan khas Lebaran. Sama juga dengan makanan khas hari raya lainnya seperti Natal misalnya, ketupat, rendang, opor dan lodeh itu memang ada hanya pada saat Lebaran!” ungkap Chef Ririn saat ditemui CNNIndonesia di acara peresmian sebuah food court di Senayan City, Jakarta.

Ia bahkan memiliki punya satu hidangan favorit yang selalu membuat ia tidak bisa berhenti menyantapnya saat lebaran.

Saya paling suka sambel goreng printil dan krecek. Dua itu bisa saya makan dengan opor, lodeh atau rendang. Dan, itu biasa saya makan dengan mencampur semuanya.”

Nasi Liwet Siap Ganti Kepopuleran Rendang Saat LebaranFoto: CNN Indonesia/Syanne Susita

Mantan juri Masterchef Indonesia ini justru akan merasa aneh jika saat Lebaran, sajian hidangan berubah. Apalagi, menyuguhkan makanan bertema lain saat mengadakan open house saat Lebaran.

Tak perlulah sok ganti dengan masakan modern. Kalau menurut saya sih, jangan diubah lagi. Ketupat, rendang, lodeh dan opor itu makanan yang ditunggu-tunggu dan khas Lebaran. Hanya satu tahun sekali. Membuatnya juga harus benar-benar niat karena kadang butuh waktu panjang, lebih dari sehari.”

Kalau pun ingin mencari alternatif lain, Chef Marinka menyarankan untuk mencari jenis masakan Indonesia lainnya seperti, yang sekarang sedang populer, nasi liwet.

Saya suka dan bangga dengan masakan Indonesia. Saya malah ingin memperkenalkan makanan Indonesia seperti apa ke dunia internasional. Sekarang ini kan, liwetan sedang ngetren. Banyak orang berbuka puasa ramai-ramai dengan liwetan. Jadi, itu bisa jadi option hidangan lebaran juga. ”

Selain itu, kemudahan teknologi jaman sekarang juga, menurutnya, bisa jadi jalan keluar bagi mereka yang malas memasak atau mempersiapkan hidangan Lebaran yang memang berjenis slow food ini.

Kalau malas masak, sekarang banyak jasa pembuat rendang atau katering makanan lebaran. Jadi, bisa pesan di situ jauh-jauh hari. Dan, sekarang juga ada aplikasi seperti gojek yang bisa juga antar pesanan.”

Chef 37 tahun ini juga tidak merekomendasi orang untuk terlalu ketat menerapan pola makan sehat selama puasa atau saat merayakan Hari Raya.

Di bulan besar seperti itu, ya tidak cuma untuk umat Muslim di bulan puasa dan Lebaran saja, tapi juga seperti pada perayaan Natal atau saat liburan panjang, kita kan sudah tahu makanan pasti akan banyak dan susah dikontrol, ya sudah jangan ditahan-tahan. Saya juga menjalankan pola makan sehat tapi saya tidak mau menahan atau ketat menjaga makanan saat di Hari Raya. Yang penting, tahu diri dan perhatikan porsi makanannya saja sih!” (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Gagasan dari Urban Nexus ke 7 untuk Pemko Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berakhir sudah kegiatan Regional Workshop Ke 7 Urban nexus yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama 3 hari. Oleh Deutsche Gesellschaft...

Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam Tangkap Kapal Penyeludup Ribuaan Burung Kacer...

Metrobatam.com, Batam - Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam gagalkan penyeludupan ribuaan Burung Kacer dari Malaysia di Pelabuhan Tikus, Tiban Mentarau, Sekupang...

Wako Tanjungpinang Lis Darmansyah Tunggu Keputusan Menpan RB Terkait Kurangnya Tenaga Pengajar

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini masih kekurangan 465 guru SD maupun SMP. "Setelah kita evaluasi secara total,...

‘Presidential Threshold’ Untungkan Parpol Rugikan Capres 2019

Metrobatam, Jakarta - Undang-undang yang bakal mengatur Penyelenggaraan Pemilu akhirnya disahkan, Jumat (21/7) dini hari WIB. Namun, pengesahan UU Pemilu itu tak terjadi dengan lancar....

Ada Lagi Ormas Terindikasi Anti-Pancasila, Siapa Dia?

Metrobatam, Jakarta - Pasca-pembubaran HTI, Polri menemukan ada indikasi ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu sedang diawasi. Siapa mereka? Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul...

Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Bek Sriwijaya FC Ditahan

Metrobatam, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Marco Sandy Meraudje, ditahan Kepolisian Resor Kota Palembang setelah diduga menganiaya dan memperkosa anak di bawah umur, Kamis...

Sita 1.161 Ton Beras, Kapolri: Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah

Metrobatam, Bekasi - Sebanyak 1.161 ton beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Kabupaten Bekasi disita Satgas Pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian...

Penundaan Gaji PNS ke-13 jadi Biang Kerok Pelemahan Daya Beli

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pelemahan daya beli masyarakat selama Juni 2017. Inilah yang menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan...

Gunung Sinabung Terus Bergejolak, Pemerintah Daerah Tunggu Arahan BNPB

Metrobatam, Medan - Sudah hampir 1 bulan terakhir Gunung Api Sinabung kembali bergejolak. Bahkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Sinabung setiap...

Trump Mengklaim ISIS Jatuh Sangat Cepat

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mulai runtuh. Klaim ini disampaikan...

BNN Bersama GANN Kota Batam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

Metrobatam.com, Batam - GANN adalah singkatan dari Generasi Anti Narkotika Nasional, yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis massa yang lahir dan berangkat dari keprihatinan...

41 Rumah Terbakar di Medan, BPBD Dirikan Posko Pengungsian di Masjid

Metrobatam, Medan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko untuk ratusan korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/7/2017) malam hingga Jumat...