Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Bertanggung Jawab Atas Korupsi e-KTP

478

Metrobatam, Jakarta – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin, terkait dengan kasus tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP elektronok berbasis NIK secara nasional.

Usai sembilan jam pemeriksaan, dia mengatakan semoga proses pengusutan kasus korupsi itu terus berjalan dan kerugian negara dapat dikembalikan. “Yang penting proses penyidikan e-KTP ini prosesnya jalan dan semoga kerugian negara bisa balik, itu saja tujuannya,” kata Nazar di Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/9).

Saat ditanyakan siapa yang paling bertanggung jawab atas kasus yang diduga merugikan uang negara sampai triliunan rupiah itu, ia menyatakan bahwa Menteri Dalam Negeri yang menjabat saat itu.

“Sekarang yang pasti kasus ini sudah ditangani sama KPK. Kita harus percaya sama KPK dan yang pasti, Mendagrinya harus tersangka,” papar mantan anggota DPR RI itu.

Ketika ditegaskan kembali siapa menteri yang dimaksud, Nazaruddin memberitahukan bahwa KPK sudah mengantongi data terkait dengan orang yang dimaksudkannya. “KPK sudah punya datanya semua, Gamawan terima uang berapa,” tambahnya.

Hingga saat ini, lembaga antikorupsi baru menetapkan satu tersangka dalam kasus tersebut yakni Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto.

Sebagaimana diketahui bahwa Sugiharto dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 subsidair Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), Sugiharto diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara atas pengadaan proyek tersebut.

Dalam kasus e-KTP, KPK sudah sekira dua tahun lebih menyidik kasus dugaan korupsi tersebut. Saat ini KPK terus melakukan pendalaman aliran dana kasus tersebut.

Kasus korupsi ini sendiri, nilai proyek pengadaan e-KTP tahun 2011-2012 itu mencapai Rp6 triliun dengan kerugian negara mencapai Rp1,12 triliun. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN