Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Bertanggung Jawab Atas Korupsi e-KTP

475

Metrobatam, Jakarta – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin, terkait dengan kasus tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP elektronok berbasis NIK secara nasional.

Usai sembilan jam pemeriksaan, dia mengatakan semoga proses pengusutan kasus korupsi itu terus berjalan dan kerugian negara dapat dikembalikan. “Yang penting proses penyidikan e-KTP ini prosesnya jalan dan semoga kerugian negara bisa balik, itu saja tujuannya,” kata Nazar di Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/9).

Saat ditanyakan siapa yang paling bertanggung jawab atas kasus yang diduga merugikan uang negara sampai triliunan rupiah itu, ia menyatakan bahwa Menteri Dalam Negeri yang menjabat saat itu.

“Sekarang yang pasti kasus ini sudah ditangani sama KPK. Kita harus percaya sama KPK dan yang pasti, Mendagrinya harus tersangka,” papar mantan anggota DPR RI itu.

Ketika ditegaskan kembali siapa menteri yang dimaksud, Nazaruddin memberitahukan bahwa KPK sudah mengantongi data terkait dengan orang yang dimaksudkannya. “KPK sudah punya datanya semua, Gamawan terima uang berapa,” tambahnya.

Hingga saat ini, lembaga antikorupsi baru menetapkan satu tersangka dalam kasus tersebut yakni Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto.

Sebagaimana diketahui bahwa Sugiharto dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 subsidair Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), Sugiharto diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara atas pengadaan proyek tersebut.

Dalam kasus e-KTP, KPK sudah sekira dua tahun lebih menyidik kasus dugaan korupsi tersebut. Saat ini KPK terus melakukan pendalaman aliran dana kasus tersebut.

Kasus korupsi ini sendiri, nilai proyek pengadaan e-KTP tahun 2011-2012 itu mencapai Rp6 triliun dengan kerugian negara mencapai Rp1,12 triliun. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

‘Golkar Gali Kuburan Sendiri Jika Pilih Titiek Soeharto’

Metrobatam, Jakarta - Saat Partai Golkar ingin memperbaiki citra akibat terjeratnya Setya Novanto, sang ketua umum, menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP, Siti Hediyati Hariyadi...

60 Kader Golkar Galang Tanda Tangan Tolak Azis Jadi Ketua DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah anggota Fraksi Golkar menggalang dukungan menolak penunjukan Azis Syamsuddin sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat menggantikan Setya Novanto. Hal itu dilakukan...

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023, Timnas Butuh Pemain Naturalisasi

Metrobatam, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Fictor Gideon Roring, gembira dengan kepastian Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023. Dia melemparkan wacana untuk...

Dipasang Garis Polisi, Istri Terduga Teroris dan Anaknya Mengurung Diri di Dalam Rumah

Metrobatam, Banyuasin - Tempat tinggal terduga teroris, AH di perumahan Griya Elok Permai, Kecamatan Kenten, Banyuasin, dipasang police line atau garis polisi dan dijaga...

Masyarakat Kota Batam Sambut Hangat Kedatangan KRI Bima Suci

Metrobatam.com, Batam - Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci menarik perhatian masyarakat Batam. Kegiatan open ship yang berlangsung Kamis-Sabtu (7-9/12) dipadati warga. Bahkan...

Tahun 2018 Batam akan Gelar 60 Event Pariwisata

Metrobatam.com, Batam - Event merupakan salah satu pilar yang tak kalah penting dalam pengembangan pariwisata. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota...

Masjid Asy Syuhadaa Tering Raya Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Metrobatam.com, Batam - Sebagai ummatnya sudah seharusnya kita senantiasa mencontoh dan mengikuti baginda Rasulullah SAW. Terlebih sebagai insan pilihan, pada Rasulluah memang ada contoh...

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sumsel Bertambah Jadi 5 Orang

Metrobatam, Palembang – Selain menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, yaitu Abdul Qodir alias Yaziz dan M Suriadi, Detasemen Khusus...

Istri Mantan Sekretaris MA Jadi Staf Ahli MenPAN-RB, KPK Tak Dilibatkan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak diminta tanggapannya soal pengangkatan Tin Zuraida sebagai Staf Ahli MenPAN-RB. Padahal, KPK biasanya dilibatkan untuk...

Ditemukan Jutaan Pil Zenith di Sampit, Mabes Polri Turun Tangan

Metrobatam, Sampit - Markas Besar (Mabes) Polri turun tangan membantu pengembangan penyelidikan temuan 3,7 juta butir carnophen atau zenith di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin...

IKLA Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang

Metrobatam.com, Batam - Warga Luak Agam Kota Batam diajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bersikap di kehidupan sehari-hari. Itu karena sikap Rasulullah...

Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun LRT Palembang Siap Digunakan

Metrobatam, Palembang - Progres pembangunan Light Rain Transit (LRT) Palembang telah memcapai 76 persen dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan...
BAGIKAN