Nelayan Senggarang Demo, Minta Pengadilan Eksekusi Aset PT TPD

Foto Net : Nelayan Senggarang demo meminta Pengadilan melakukan eksekusi keputusan MA

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Aksi massa kembali terjadi di Tanjung Pinang, setelah kemarin aksi dilakukan oleh masyarakat Pulau Dompak meminta Gubernur membatalkan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT. TPD, siang ini, Selasa (24/5), giliran nelayan di Kelurahan Senggarang menuntut Pengadilan Negeri Tanjungpinang mengeksekusi aset milik PT Cahaya Bintan Abadi.

Sekitar 50 orang nelayan dari dua kampung, yakni, Kampung Melayu dan Kampung Bauyan daerah Senggarang menggelar demo di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. “Kami melakukan aksi ini karena sampai sekarang PT CBA tidak melaksanakan kewajibannya kepada nelayan,” kata Azwardi, koordinator aksi.

Dia mengatakan Mahkamah Agung sudah memutuskan PN Tanjungpinang untuk mengeksekusi aset milik PT CBA senilai Rp10 miliar, sebagaimana tuntutan nelayan yang tergabung dalam Persatuan Nelayan Pesisir Senggarang. “Demi hukum dan keadilan, putusan MA harus dilaksanakan,” katanya.

Azwardi mengatakan gugatan yang dilakukan nelayan terkait pencemaran di perairan Senggarang yang dilakukan PT CBA tahun 2009. Kolam pencucian bauksit milik perusahaan itu jebol sehingga limbah mencemari perairan Senggarang.

“Kami sudah berusaha mengajak pihak perusahaan duduk bersama, bertanggung jawab terhadap permasalahan yang merugikan nelayan, tetapi tidak berhasil. Makanya kami minta keadilan hukum,” katanya.

Tahun 2010 PN Tanjungpinang mengabulkan gugatan nelayan. Kemudian perusahaan itu mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Riau, dan hasilnya nelayan menang.

“Ujung-ujungnya sampai ke Mahkamah Agung (MA). Lagi-lagi tetap nelayan yang menang,” katanya.

Meski sudah diputuskan MA, perusahaan milik Haryadi alias Acok itu tidak membayarkan kompensasi kepada nelayan. Padahal jika tidak dilaksanakan, perusahaan itu dikenakan denda sebesar Rp10 juta/hari. “Perkara ini sudah cukup lama, tetapi tidak direalisasikan,” katanya.

Beberapa saat berlangsung aksi, pihak PN Tanjungpinang menemui para nelayan untuk berdialog. Hasilnya, nelayan diminta mengajukan surat untuk pelaksanaan eksekusi ke pengadilan.

Setelah itu PN berjanji akan membahas secara administratif untuk diputuskan, apakah aset PT CBA akan dilelang melalui sidang tertutup.

Mendengar solusi dari pengadilan, puluhan nelayan perlahan-lahan membubarkan diri dan menunggu perkembangan selanjutnya mendatang. (mb/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kapal Bawa Puluhan Penumpang Tenggelam di Danau Toba

Metrobatam.com, Medan - Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut 70 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018). Lokasi kejadian dilaporkan terletak...

Osaka Jepang Diguncang Gempa 6,1 SR

Metrobatam.com, Osaka - Badan Meteorologi Jepang mengatakan getaran berkekuatan 6.1 Skala Richter itu melanda sebalah utara Osaka, kota terbesar kedua di negara itu, pada...

Polisi Pastikan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan

Metrobatam.com, Jakarta - Kepolisian Indonesia memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan...

Parkir di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Semrawut

Metrobatam.com, Batam - Parkir kendaraan di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau, terlihat semrawut pada H+2 Idul Fitri 1439 Hijriah, Minggu. Parkir di...

Hasil Lengkap dan Klasemen Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Piala Dunia 2018 telah berlangsung selama empat hari dan sebanyak enam dari delapan grup telah memainkan pertandingan pertama, sejak dibuka pada...

Libur Lebaran, Warga Karimun Padati Pantai Pelawan

Metrobatam.com, Karimun - Pantai Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dipadati pengunjung yang menghabiskan masa liburan pada hari ketiga Idul Fitri...

Pada H+2, Jalur Mudik Sumbar – Riau Macet Total

Metrobatam.com, Payakumbuh - Ratusan Ribu kendaraan pribadi terjebak macet di sepanjang jalur mudik Sumatera Barat - Riau tepatnya jalan yang menghubungkan Bukittinggi hingga Payakumbuh...

Polisi Tembak Mati Pembunuh dan Perampok Supir Taksi Online

Metrobatam.com, Palembang - Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring (Online) Grab...

Kroasia Kalahkan Nigeria 2-0 di Piala Dunia 2018

Metrobtam.com, Rusia - Pertandingan kedua di Grup D Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Nigeria berlangsung di Stadion Kaliningrad, Minggu (17/6) dini hari WIB. Nigeria dan Kroasia...

Rusuh, Papua Nugini Berlakukan Status Keadaan Darurat

Metrobatam.com, Sydney - Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan ke dataran tinggi berbatu untuk memulihkan ketertiban setelah perusuh terus...

Cara Cek Ban Mobil Layak Pakai atau Tidak

Metrobatam.com, (MB) - Memasuki musim mudik Lebaran, segala persiapan harus dilakukan. Terlebih, bagi yang membawa mobil pribadi. Salah satu yang harus diperhatikan adalah kondisi...

Waspada, Usai Ramadhan Penyakit Ini Sering Datang

Metrobatam.com, ( MB) - Puasa memang memberikan banyak manfaat terhadap tubuh, baik dari segi kesehatan fisik maupun mental. Tapi setelah puasa selesai kadang kita...
BAGIKAN