Metrobatam, Jakarta – Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin membandingkan Amien Rais dengan TGH Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB). Seperti ini perbandingan yang disampaikan Ngabalin soal Ketua Dewan Kehormatan PAN dan Gubernur NTB itu.

Perbandingan itu berawal dari Ngabalin yang menanggapi pernyataan Amien Rais soal tokoh yang pindah posisi. Pernyataan Amien itu dikeluarkan tak lama setelah TGB menyatakan mendukung Joko Widodo menjadi presiden dua periode.

   

TGB pada Pilpres 2014 merupakan tim pemenangan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di NTB. Pada Pilpres 2014, PAN juga mendukung Prabowo, lawan dari Jokowi. Pernyataan Amien soal tokoh pindah posisi tersebut lalu dikait-kaitkan dengan TGB.

Menurut Ngabalin, langkah TGB masuk akal sebab tokoh NTB itu sudah merasakan posisi menjadi kepala daerah. NTB pun dinilai semakin baik setelah Jokowi menjadi presiden, sehingga TGB memutuskan mengalihkan dukungan.

Ngabalin lalu membandingkan Amien yang tak pernah menjadi kepala daerah. Wakil Ketua MPR itu dinilai tak mengerti bagaimana permasalahan di daerah, berbeda dengan TGB yang sudah dua periode menjabat sebagai Gubernur TGB.

“Kalau Pak Amien itu kan tidak pernah jadi gubernur. Pak Amien itu bukan seorang teknokrat yang memimpin di daerah. Kalau TGB itu kan 10 tahun memimpin, mengerti hati nurani rakyat, mengerti situasi yang ada di lapangan. Kalau Pak Amien itu kan dari 10 kata, ya terserah antum deh ambil berapa kata yang benar,” kata Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/7).

Dalam pernyatannya, Amien menyebut tokoh itu pindah dari posisi keluar dari hidayah Allah. Ngabalin membandingkan Amien dengan TGB yang memiliki latar belakang akademis agama dan keturunan ulama besar.

TGB merupakan lulusan Universitas Al Azhar Kairo. Politikus Partai Demokrat itu juga merupakan cucu dari pendiri organisasi Islam terbesar di NTB, Nahdlatul Wathan (NW), yakni TGH M Zainuddin Abdul Madjid yang terkenal dengan sebutan Tuan Guru Pancor.

“Bagaimana mungkin, TGB itu adalah hafizul Quran, Khiriz min Al Azhar, alumni terbaik, pemimpin pondok, datuk-datuk, kakek-kakeknya pemimpin umat. Jangan pernah Pak Amien melakukan pilihan-pilihan kata yang mencederai orang. Apalagi itu kan generasi muda,” sebut Ngabalin.

“Pak Amien harus meninggalkan legesi terbaik sebagai tokoh reformasi, sebagai mantan Ketum Muhammadiyah, sebagai mantan Ketua MPR, guru besar. Yang sekolah agama itu Pak TGB, saya nggak tahu Pak Amien,” imbuhnya.

Dia pun menilai Amien telah mencederai TGB. Ngabalin lalu meminta agar Amien untuk berisighfar. Istighfar sendiri adalah tindakan meminta maaf atau ampunan kepada Allah SWT.

“Jadi saya minta supaya Pak Amien beristighfar lah ya,” kata Ngabalin.

Sebelumnya, Amien Rais berbicara lewat akun Instagram-nya, @amienraisofficial, soal tokoh yang pindah posisi. Pernyataan Amien itu muncul tak lama setelah TGB menyatakan dukungan ke Jokowi.

“Saudara-saudaraku, akhir-akhir ini, kita melihat sebagian umat, bahkan sebagian tokoh, membingungkan kita karena berpindah posisi, dari posisi yang kita anggap sudah benar, sesuai dengan hidayah Allah, tiba-tiba pindah ke posisi lain yang membuat kita agak bertanya-tanya,” ucap Amien dalam video itu.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi memperkirakan tokoh yang dimaksud Amien adalah TGB.

“Soal siapa itu, mungkin saja yang dimaksud Pak Amien Rais adalah sikap TGB. Atau bisa juga tokoh lain,” kata Viva Yoga, Senin (9/7). (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemeliharaan Jaringan Listrik, Ini Wilayah yang Dilakukan Pemadaman di Tanjungpinang dan Bintan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wilayah cabang Kota Tanjungpinang berencana melakukan pemadaman di seluruh wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Pemandaman ini tertuang bertujuan...

Kominfo Humas Lingga Apresiasi Program KSP Diskominfo Kepri

Metrobatam.com, Lingga - Laju arus globalisasi dewasa ini semakin tak terbendung, hampir di semua lini kehidupan sudah terintegrasi dengan teknologi tak terkecuali di sektor...

Jangan Kaget, Daik Lingga Tak Ada Warnet

Metrobatam.com, Lingga - Tidak seperti kota lainnya, ibukota Daik Lingga memang terlihat nyaman dan tenteram. Dikategorikan sebagai daerah yang jauh dari hiruk pikuk layaknya kota-kota...

Besok, AJI Tanjungpinang Gelar Aksi Tolak Remisi Pembunuh Wartawan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang akan menggelar aksi menolak pemberian remisi pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, I...

#WelcomeBackBTP Merangsek Jadi Topik Terpopuler di Dunia

Metrobatam, Jakarta - Hastag atau tanda pagar (tagar) #WelcomeBackBTP sempat merangsek jadi topik yang hangat dibicarakan di media sosial skala dunia. Ya, hal ini...

Salam 3 Jari Ahok saat Bebas dari Penjara

Metrobatam, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah resmi bebas dari penjara. Dia melakukan salam tiga jari saat proses administrasi di Rutan Mako Brimob. Dilihat...

Ini 5 Fakta Mengerikan Pemerkosaan dan Pembakaran Inah di Palembang

Metrobatam, Jakarta - Malang nian nasib Inah Antimurti (20). Perempuan janda satu anak ini diperkosa lalu dibakar mayatnya gegara utang piutang. Mayat Inah awalnya ditemukan...

Polisi Tunggu Dewan Pers soal Tabloid Indonesia Barokah

Metrobatam, Jakarta - Polisi menyerahkan kasus beredarnya tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers lebih dahulu untuk sebelum melakukan penilaian. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas...

Soal Pembebasan Ba’asyir, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Perkeruh Suasana

Metrobatam, Jakarta - PP Pemuda Muhammadiyah meminta pemerintah menjelaskan secara jelas soal rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir, apalagi rencana pembebasan itu sudah diumumkan ke...

Kiai Sepuh NU Isyaratkan All Out Menangkan Jokowi-Ma’ruf

Metrobatam, Surabaya - Kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) bersilaturahmi dengan cawapres Ma'ruf Amin di Surabaya. Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar mengatakan kiai Ma'ruf...

KPK OTT Bupati Mesuji, Total 8 Orang Diamankan dan 1 Dus Uang

Metrobatam, Jakarta - Dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung, total ada delapan orang dan satu dus barang bukti berupa uang diamankan KPK. Salah...

Menhan Tegaskan Ba’asyir Harus Berikrar Setia NKRI

Metrobatam, Jakarta - Pembebasan bersyarat terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir belum diputuskan karena ketentuan yang belum terpenuhi, yakni ikrar setia kepada NKRI. Menteri Pertahanan...