Ngeri! 22 Gerbong Kereta di India Tiba-tiba Mundur Sejauh 12 Km

909

New Delhi – Insiden mengerikan terjadi di India saat 22 gerbong kereta tiba-tiba terlepas dari lokomotif dan bergerak mundur. Rangkaian gerbong yang membawa sekitar 1.000 penumpang itu melaju sejauh 12 kilometer tanpa mesin.

Beruntung, insiden yang jauh lebih menakutkan berhasil dihindarkan setelah rangkaian gerbong itu dihentikan oleh bebatuan yang sengaja diletakkan di tengah rel oleh para petugas.

Seperti dilansir AFP, Senin (9/4), insiden ini terjadi di Odisha pada Sabtu (7/4) malam waktu setempat. Juru bicara Kementerian Perkeretaapian India, JP Mishra, menyebut tidak ada satupun dari 1.000 penumpang yang mengalami luka-luka dalam insiden ini.

Penyebab insiden ini diyakini karena rem pada gerbong yang seharusnya diaktifkan saat gerbong dipisahkan atau dipasang pada lokomotif, telah digunakan secara tidak tepat atau diabaikan. Rangkaian 22 gerbong itu terlepas dari lokomotif saat kereta tengah melaju dari Gujarat ke Odisha.

Ditambahkan Mishra, sedikitnya tujuh petugas kementerian perkeretaapian setempat yang dianggap tidak mematuhi prosedur dengan benar, telah dinonaktifkan. Penyelidikan atas insiden ini masih berlangsung.

“Sesuatu yang menakutkan bisa saja terjadi dan berhasil dihindari oleh staf yang waspada. Keselamatan tidak bisa menjadi kompromi,” ucap Mishra kepada AFP. “Semua orang di (kementerian) perkeretaapian terperanjat dan terkejut,” imbuhnya.

Rekaman video amatir yang diposting ke media sosial menunjukkan rangkaian gerbong tanpa lokomotif tetap melaju melewati stasiun lokal. Orang-orang yang ada di peron berteriak ke arah penumpang kereta untuk meminta mereka menarik rem darurat di dalam gerbong.

Insiden yang melibatkan kereta semacam ini tergolong umum terjadi di India, termasuk sejak era kolonial. Diketahui bahwa lebih dari 22 juta penumpang menggunakan 9 ribu rangkaian kereta di India setiap harinya.

Sebelumnya pada 13 November 2107, 13 gerbong kereta ekspres anjlok di India bagian utara dan menewaskan 3 orang serta melukai 9 orang lainnya. Setahun sebelum itu, sedikitnya 146 orang tewas dalam insiden kereta anjlok di India. Laporan pemerintah India tahun 2012 menyebut nyaris 15 ribu orang tewas setiap tahunnya dalam berbagai kecelakaan kereta api dan menyebut insiden hilangnya nyawa seperti ini sebagai ‘pembantaian’. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wali Kota Tegal Divonis 5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan vonis lima tahun penjara, kepada Wali Kota nonaktif Tegal, Siti Masitha. Dia...

Dikawal 4 Pesawat Tempur, Panglima TNI ke Natuna Tinjau Pangkalan Militer

Metrobatam, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung ke Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau. Saat terbang ke sana, Hadi mendapat pengawalan ekstra ketat. Empat...

PKS Luruskan Hoax Kader Komentar ‘Kartini Pemuas Seks Belanda’

Metrobatam, Jakarta - Komentar seseorang bernama Ahmada Al Fatih yang menghina Kartini dikait-kaitkan dengan PKS. Foto seseorang berjas PKS digabungkan dengan komentar itu. Bagaimana...

Menkumham Setuju Hukuman Cambuk Dilakukan di Area Lapas

Metrobatam, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly setuju eksekusi hukuman cambuk bagi pelanggar syariat di Aceh dila‎ksanakan di...

Dokter RS Premier Ngaku Tak Pernah Beri Rekam Medis Setnov ke Fredrich Yunadi

Metrobatam, Jakarta - Dokter RS Premier Glen S Dunda mengaku, tidak pernah memberi rekam medis terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) kepada pengacara...

Bos First Travel Akui Gaji Rp 1 M dan Beli Restoran di London

Metrobatam, Depok - Hakim menanyai bos First Travel, Andika Surachman soal nilai gajinya yang mencapai Rp 1 miliar tiap bulan. Menurut Andika, gaji sebesar...

Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Dimakamkan secara Militer di Kampung Halamannya

Metrobatam, Medan – Wakapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kompol Andi Chandra, yang tewas setelah kapal yang ditumpanginya bersama 6 pejabat utama Polres Labuhanbatu tenggelam di...

Ketua DPRD Kepri Minta KPID Tangkal Penyebaran Hoax Melalui Siaran

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi provinsi Kepri Jumaga Nadeak, meminta agar Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) setempat berperan aktif menangkal penyebaran hoax melalui...

Ditpolairud Polda Kepri MoU dengan DPC INSA Batam Serta Luncurkan Aplikasi Sipopeye Kepri

Metrobatam.com, Batam - Dirpolairud Polda Kepri meluncurkan aplikasi SIPOPEYE KEPRI dan lakukan Penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU bersama DPC INSA Batam, Jumat (20/4/2018) pagi di...

Tiga Penari Erotis di Batam Hanya Pekerja Lepas

Metrobatam, Batam - Tiga penari erotis di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu, 14 April 2018 lalu diketahui hanya...

‘Sentilan’ SBY dan Polemik Kasus Century

Metrobatam, Jakarta - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, membuat pernyataan mengejutkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @SBYudhoyono, pada Selasa (17/4). SBY menyampaikan...

Asyik Pesta Narkoba, 5 Pelajar Ditangkap di Rumah Kosong

Metrobatam, Pekanbaru - Bukannya mengisi waktu dengan hal positif, sekelompok remaja ini malah melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Para remaja yang semua masih...
BAGIKAN