Ngeri-ngeri Sedap Setelah Konflik Natuna, China Bujuk Indonesia Pererat Hubungan

490
Menteri Pertahanan China, Chang Wanquan, berharapa agar China dan Indonesia dapat memperdalam kerja sama pragmatis dan mempromosikan hubungan militer. (Reuters/Sergei Karpukhin)

Metrobatam.com, Laos – Kementerian Pertahanan China menginginkan terciptanya hubungan militer yang lebih erat, serta kerja sama terkait berbagai isu bilateral dan multilateral dengan Indonesia. Pernyataan ini dilontarkan usai berakhirnya ketegangan kedua negara lantaran penangkapan kapal China di perairan Natuna pada Maret lalu.

Pada pertemuan sela dalam rapat sejumlah menteri pertahanan regional di ibu kota Vientiane, Laos, Menteri Pertahanan China, Chang Wanquan, memaparkan harapannya agar China dan Indonesia dapat “memperdalam kerja sama pragmatis” dan mempromosikan hubungan militer.

“Sebagai dua negara berkembang yang besar di Asia, China dan Indonesia telah menyelaraskan strategi pengembangan dan prospek luas untuk kerja sama,” kata Chang kepada Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu, dikutip dari kantor berita Xinhua pada Jumat (27/5).

Dalam kesempatan itu, Chang juga menekankan bahwa “sikap China akan tetap konsisten” terkait sejumlah sengketa di Laut China Selatan. LaporanXinhua tidak membahas lebih lanjut soal pernyataan Chang tersebut.

Indonesia tidak terlibat klaim yang tumpang tindih antara China dengan Filipina, Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Brunei di Laut China Selatan, perairan yang diduga kaya minyak. Sebaliknya, Indonesia beberapa kali menunjukkan perannya sebagai “penengah” dalam kisruh sengketa wilayah tersebut.

Hubungan China dan RI sempat menegang pada pertengahan Maret lalu ketika Kapal KM Kway Fey 10078 yang berbendera China diduga melakukan tindak pencurian ikan di wilayah perairan Natuna. Awak kapal Patroli Hiu 11 TNI Angkatan Laut pun mencoba menangkap KM Kway Fey 10078 itu.

Namun, setelah Patroli Hiu 11 TNI AL berhasil mengamankan sedikitnya delapan ABK KM Kway Fey 10078 dan menggiring kapal tersebut ke wilayah Indonesia, muncul kapal penjaga perbatasan atau coast guard China yang melakukan intervensi dan menabrak kapal tangkapan.

Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri RI sempat menyampaikan nota protes kepada China. Konflik itu berakhir dengan penyelesaian damai dan kedua negara sepakat untuk saling menghormati satu sama lain dan tidak melibatkan pihak di luar kawasan dalam penyelesaian konflik.

China dilaporkan terus meningkatkan aktivitas militer, dengan menempatkan rudal, membangun menara pengawas dan landasan pacu di kawasan Laut China Selatan. Perairan ini merupakan jalur perdangan tersibuk dunia, dengan nilai mencapai US$5 triliun per tahun.

Sementara Amerika Serikat menerapkan kebijakan patroli kebebasan navigasi di kawasan itu dan memperluas aliansi militer dengan negara yang mengklaim kawasan Laut China Selatan, seperti Filipina. (mb/cnn)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rossa “The Journey Of 21 Dazzling Years” di Esplanade Singapore

Metrobatam.com, Jakarta - Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat special bagi Rossa. Pasalnya, tahun ini merupakan 21 tahun Rossa berkarir dan berkarya di kancah...

Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan LGBT Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan logo PBNU yang dicatut di iklan kondom untuk LGBT adalah...

Soal Gol Kontroversial Barca, Pelatih Malaga: Sudah Jelas Sekali

Barcelona - Pelatih Malaga Michel Gonzalez merasa tak perlu lagi mengomentari gol kontroversial Barcelona karena menurutnya apa yang terjadi di lapangan sudah sedemikian jelas. Gol...

KPK Lelang Resort Milik M Sanusi di Bogor Senilai Rp 4,9 Miliar

Metrobatam,Jakarta - KPK kembali melelang tanah dan bangunan yang dirampas dari terpidana kasus korupsi. Kali ini giliran aset milik mantan anggota DPRD DKI Jakarta...

MU Akhirnya Tumbang di Markas Tim Promosi Huddersfield Town

Huddersfield - Rentetan tidak terkalahkan Manchester United akhirnya putus. Bertandang ke markas tim promosi Huddersfield Town, MU dipaksa menyerah dengan skor akhir 1-2. Pada pertandingan...

2 WNI yang Tewas Tertimpa Longsor di Malaysia, Ini Identitasnya

Metrobatam, Jakarta - Dua warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa tanah longsor di Penang, Malaysia. Keduanya merupakan pekerja bangunan. "KJRI Penang tangani 2 WNI korban...

Barcelona Tundukkan Malaga 2-0

Barcelona - Barcelona kembali ke jalur kemenangan. Angka penuh diraih Barca setelah mengalahkan tim tamu, Malaga, dengan skor akhir 2-0. Usai berimbang dengan Atletico Madrid...

Gilas Burnley 3-0, City Nyaman di Puncak Klasemen

Manchester - Manchester City belum terbendung di Premier League. Mengandaskan Burnley 3-0, City nyaman memimpin klasemen dan jadi satu-satunya yang belum terkalahkan. Menjamu Burnley di...

PBNU Imbau Materi Perppu Ormas Tidak Multi Tafsir

Metrobatam, Jakarta - Pembahasan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas akan diputuskan di DPR dalam waktu dekat. Namun, masih ada partai politik dan...

Bangkit dari Ketertinggalan, Chelsea Tundukkan Watford 4-2

London - Chelsea harus bersusah payah untuk meraih kemenangan saat menjamu Watford. Sempat tertinggal 1-2, Chelsea akhirnya menang 4-2 atas tamunya itu. Dalam pertandingan Premier...

Masuki Babak Baru, Pemerintah Spanyol akan Ambil Alih Catalonia

Spanyol - Ketegangan antara pemerintah Spanyol dengan pemerintah otonom Catalonia meningkat. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memutuskan untuk memecat para pimpinan Catalonia. "Perdana Menteri Rajoy...

Trump Izinkan Arsip Rahasia Pembunuhan John F Kennedy Dibuka

Amerika Serikat - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengizinkan arsip rahasia terkait pembunuhan John F Kennedy (JFK) dibuka untuk publik untuk...
BAGIKAN