Nurdin Basirun Ajak Birokrat Pemerintahan Berantas Pungli

463
Ilustrasi

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengajak seluruh birokrat pemerintahan di wilayah itu memberantas pungutan liar.

“Mari bersama-sama bahu-membahu ikut membantu memberantas pungutan liar yang ada di Kepri,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar Kepri, di Rupatama Kantor Pemprov Kepri, di Tanjungpinang, Kamis.

Nurdin mengatakan pemberantasan pungutan liar akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan memberantas pungli maka pelayanan untuk masyarakat dapat berjalan lebih baik dan cepat,” ucapnya.

Pungutan liar, kata dia saat ini menjadi topik hangat yang meresahkan bagi masyarakat.

Permasalahan pungutan liar ini juga sudah dibahas dalam rapat koordinasi seluruh kepala daerah di Istana Negara.

Dalam rapat itu, kata Nurdin, Presiden Joko Widodo menegaskan pungutan liar menghambat pertumbuhan ekonomi, bahkan mengganggu aktivitas pelayanan aparat pemerintahan kepada masyarakat.

“Saya berharap masukkan dan ide dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan SKPD yang memang diikutsertakan dalam pembentukan tim satgas agar fungsi dan keguanaan dari satgas bisa lebih bagus dan kuat lagi,” ujarnya.

Sekda Kepri TS Arif Fadillah mengatakan pembentukan Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar perlu digesa agar dapat bekerja memberantas pungutan liar di wilayah itu.

“Kami tahu bahwa arahan dari Presiden baik kepada gubernur dan Polda juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah untuk segera membentuk Satgas, kita juga sudah sepakat agar segera seluruh SKPD, FKPD agar memberikan nama-nama yang bisa bergabung bersama kita dalam Satgas ini,” kata Arif.

Irwasda Polda Kepri sekaligus Ketua Pelaksana Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar, Komisaris Besar Polisi, Samuel Balelang mengatakan pemberantasan pungutan liar sendiri sudah memiliki landasan hukum yang jelas, yakni Perpres Nomor 87/2016.

Selain itu, pemberantasan pungutan liar berdasarkan Surat Edaran Menpan Nomor 5/2016 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3936/SJ tentang pengawasan pungutan liar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Tugas satgas yakni melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana baik dari tingkat provinsi maupun sampai kabupaten dan kota.

Dia mengatakan dari pihak Polda Kepri sudah menyiapkan struktur organisasi satgas, dan tinggal ditindaklanjuti untuk disahkan.

“Satgas ini mengedepankan pencegahan, jangan sampai terjadi pungutan liar tersebut. Struktur sudah kami bentuk dan tinggal mengisi personel nya , kami harap agar penyusunan dan pengesahan tim satgas dapat selesai dalam bulan ini juga,” harap Samuel.

 

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN