Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun akan memanggil perwakilan pengusaha dan masyarakat Kota Batam yang menolak penerapan biaya sewa lahan atau uang wajib tahunan otorita (UWTO).

“Kami akan panggil pengusaha dan masyarakat. Karena ini bukan hanya persoalan pengusaha dan masyarakat, tapi persoalan bersama,” kata Gubernur Nurdin Basirun seusai rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kepri di Batam, Selasa.

Penolakan terhadap UWTO bermula dari kebijakan pemerintah pusat dan Badan Pengusahaan Kawasan Batam yang menaikkan tarif UWTO.

Masyarakat dan pengusaha kemudian tidak hanya menolak kenaikan, melainkan menolak seutuhnya kebijakan UWTO yang sudah berlangsung puluhan tahun di pulau utama, dan pulau penyangga yang masuk dalam Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam.

Gubernur memastikan Pemprov Kepri dan Pemkot Batam hadir di tengah masyarakat dalam menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi.

Selain memanggil perwakilan masyarakat dan pengusaha, Pemprov juga akan menyampaikan penolakan masyarakat itu ke pemerintah pusat.

“Surat akan dilayangkan untuk menjelaskan keadaan kondisi yang terjadi. Juga meminta pengarahan dari pemerintah pusat langkah apa yang harus dilakukan di provinsi dan Kota Batam,” kata Gubernur Nurdin.

Di tempat yang sama, Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan siap mendukung semua kebijakan pemerintah dalam membantu menyelesaikan problem yang dihadapi masyarakat.

“Seluruh FKPD, TNI dan Polri mendukung kebijakan Gubernur untuk membantu penyelesaian warga, kami bersama ingin menjembatani persoalan yang sedang dihadapi masyarakat,” kata dia.

Ia menegaskan FKPD tidak dalam posisi menolak atau menerima kebijakan terbaru, melainkan melihat persoalan yang terjadi.

Rapat FKPD yang digelar Selasa sengaja membahas masalah pengamanan setelah masyarakat menyatakan menolak UWTO dan memasang ratusan spanduk penolakan di penjuru kota.

Kapolda mengatakan Gubernur menerima semua masukan dari Kabinda, Ketua DPRD dan Polri untuk mengambil langkah tegas, agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

Sementara itu, ratusan orang berunjuk rasa menolak kenaikan UWTO yang sudah berlaku di Batam, mulai 18 Oktober sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 148/PMK.05/2016 tanggal 30 September 2016.

Aksi tersebut sempat memanas setelah massa ingin masuk dan menemui Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro dengan cara mendorong pagar kantor.

Petugas dari Kepolisian yang sudah berjaga-jaga sejak pagi langsung membentuk barikade untuk menghalang-halangi massa masuk ke halaman BP Batam.

Massa bertahan di depan Kantor BP Batam. Di antara massa nampak juga sejumlah anak punk turut berunjuk rasa. Beberapa  di antara mereka menjahit mulut mereka dengan benang.

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Survei LSI-ICW: KPK dan Presiden Lembaga Paling Dipercaya

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lembaga negara yang paling dipercaya oleh masyarakat daripada lembaga negara lainnya seperti Polri hingga DPR. Berada...

Jokowi: Anggaran Jangan Dihabiskan untuk Rapat hingga Dinas!

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh menteri, pimpinan lembaga, dan gubernur di Indonesia agar membelanjakan anggaran sesuai fokus rencana kerja. Jokowi...

Lemhanas: Kita Belum Siap Rekonsiliasi di Kasus HAM Berat

Metrobatam, Jakarta - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Agus Widjojo mengatakan Indonesia belum siap menuntaskan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat lewat jalur...

Dapat Dukungan dari NU Tangsel, Ma’ruf Janji Tak Akan Jual ‘Busa’

Metrobatam, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, hari ini menerima kedatangan kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) Tangerang Selatan di...

Hebat! Anak Buruh Tani Raih Emas Kompetisi Elektronika di Abu Dhabi

Metrobatam, Semarang - Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) bernama A Nur Fatkhul Cholbi berhasil menjadi juara di kompetetisi Elektronika internasional di Abu Dhabi....

Beda Sikap Elite PAN Soal DPW Kalsel Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Selatan mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Sikap...

Rektor Dipolisikan karena Disertasi, Antara Etika Vs Pidana

Metrobatam, Pekanbaru - Mahasiswa S3 Universitas Riau, Komala Sari, mempolisikan dosen pengujinya, Dr Mubarak. Gara-garanya, Komala tak diterima dilempar draf disertasi. Saksi mata menyangkal. Jauh...

Banjir Bandang Terjang Probolinggo, 1 Warga Tewas dan 1 Hilang

Metrobatam, Probolinggo - Banjir bandang menerjang perkampungan penduduk di Kabupaten Probolinggo. Kawasan yang diterjang banjir bandang yakni Dusun Kedaton dan Dusun Banjar Baru Desa...

Pihak Habib Bahar Bilang ‘Jokowi Banci’ Kiasan, Polisi Pakai Ahli Bahasa

Metrobatam, Jakarta - Penyidik Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap 4 saksi ahli untuk membuktikan ada-tidaknya pidana dalam ceramah 'Jokowi Banci' Habib Bahar bin Smith....

Pengurusan Izin, Wawako Tanjungpinang Mengingatkan Pengusaha Agar Diurus Langsung Tak Melalui Calo

Metrobatam. Com,  Batam - Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S. Ip mengingatkan pengusaha agar mengurus langsung izinnya, tidak melalui calo, sehingga tidak menimbulkan masalah...

Sri Mulyani Beberkan Jurus Bangun Infrastruktur Tanpa Utang

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan cara pemerintah membangun infrastruktur tanpa utang. Hal itu juga sesuai janji Prabowo-Sandiaga yang jika terpilih...

Goyang Kandang Banteng, PDIP Kerahkan ‘Pasukan’ Khusus Lawan Prabowo-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan pihaknya telah siap tempur untuk memenangkan dan menjaga basis suara partainya dan pasangan...