Nurdin Inginkan Daerah di Kepri Miliki Sektor Unggulan dan Lingga sebagai Lumbung Beras

682
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. (Foto Istimewa net)

Metrobatam.com, Lingga –  Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menginginkan setiap daerah di Kepulauan Riau memiliki sektor unggulan masing-masing untuk dikembangkan. Salah satunya Kabupaten Lingga sudah tepat dijadikan pusat pertanian sawah, dengan misi menjadikan Lingga sebagai lumbung beras tahun 2020.

Hal inilah yang ditekankan Gubernur dalam pidatonya saat melakukan panen padi perdana dilanjutkan dengan peresmian pengoperasian pabrik penggilingan padi di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Selasa (12/7/2016). Kegiatan ini juga dijadikan ajang silaturahmi atau halal bihalal Gubernur dengan Pemerintah serta masyarakat Kabupaten Lingga.

“Di zaman Presiden Jokowi ini, kita dituntut untuk kerja, kerja, kerja. Dan itu bukan sebuah pencitraan, namun itu realita. Pak Bupati saya lihat sudah melakukan itu, dan saya harap jangan surut semangat pak. Meskipun ada yang memandang miring atas apa yang dibuat, selama tujuan utama adalah untuk kesejahteraan masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi, maka maju terus jangan pernah lelah. Yakinlah, tidak ada persoalan yang tidak bisa kita selesaikan,” kata Nurdin.

Nurdin juga menginginkan agar kedepan Lingga mampu memproduksi hasil dari potensi sumber daya alam yang ada di daerahnya. Karena akan berdampak luas, seperti pembangunan daerah yang meningkat, dan kesejahteraan masyarakat juga akan bertambah.

Pada kesempatan ini Gubernur juga meminta agar Dinas terkait di Pemerintah Provinsi Kepri mengakomodir apa-apa yang dibutuhkan Pemkab Lingga untuk mengembangkan persawahannya tersebut. Salah satunya, masalah pembangunan irigasi untuk pengairan sawah yang disampaikan Bupati Lingga Alias Wello mengalami beberapa kendala. Atas hal tersebut Gubernur meminta kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera mencarikan solusi, mengingat masalah pengairan adalah hal yang terpenting untuk menunjang produktivitas sawah.

“Kepada Bapak Bupati saya berpesan agar irigasi ini harus dipelajari Betul, jangan sampai masuk air laut yang akan merusak hasil panen, dan harus dimanfaatkan juga, seperti tabur lele, Mujair dan nila. Jadi banyak hasil yang didapat,” pesan Nurdin.

Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello mengatakan, bahwa penembangan sawah yang dia lakukan tersebut sama sekali tidak menggunakan dana pemerintah, baik APBN maupun APBD. Dan wello yakin apa yang dia lakukan tersebut akan berdampak positif bagi masyarakat Lingga, seperti terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah sudah banyak ibu-ibu yang berhenti menganggur karena tenaganya dimanfaatkan di sini. Dan kita juga akan membuka lahan untuk tanam ubi seluas sekitar 30 hektar untuk diolah jadi tepung tapioka dan bio ethanol. Jika ini berjalan, tentu ini juga akan membuka lapangan bekerjaan. Pada intinya mari kita bekerja bersama-sama secara semangat, keras dan pantang menyerah,” ajak Wello kepada masyarakatnya.

Mb/kepriprov

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN