Nurdin Minta Pemerintah Jokowi Bangun Sekolah Pelayaran Bertaraf Internasional di Kepri

Metrobatam.com, Batam – Melalui Ketua Komisi V DPR RI dan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meminta agar Presiden Joko Widodo merealisasikan permohonan pembangunan Sekolah Maritim atau Sekolah Pelayaran di Provinsi Kepri. Alasan Nurdin, kebutuhan tenaga pelayaran yang berkompeten di bidang kelautan dan bertaraf Internasional sangat mendesak seiring dengan keinginan Presiden Jokowi untuk mengembangkan Industri Maritim di Kepulauan Riau.

“Terus terang saya sampaikan, saya minta dukungan politis dari Komisi V DPR RI dan juga Dirjen Perhubungan Laut untuk menyampaikan ke Presiden Joko Widodo untuk membangun sekolah pelayaran di Kepri. Kebutuhan SDM yang berkompeten di bidang Kelautan ini sangat mendesak. Karena kami tidak punya daratan untuk diolah. Kami hanya punya laut. Jadi saya minta tolong sekali agar sekolah ini bisa terealisasi sehingga program Presiden dalam bidang maritim juga berjalan,” pinta Nurdin Basirun dihadapan Ketua Komisi V DPR RI dan anggota Panitia Kerja (Panja) serta Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, dalam acara Kunjungan Kerja Panja Konektivitas Transportasi Laut, Jumat (2/9) di Gedung Graha Kepri, Batam.

Kunjungan Komisi V atau Panja Konektivitas Transportasi Laut ke Kepulauan Riau dalam rangka meminta tanggapan, klarisifikasi, dan saran terhadap rencana pemerintah pusat membangun Tol Laut, sistem transportasi laut nasional, dan kesiapan pelabuhan di Kepri. Pertemuan tersebut juga dihadiri seluruh instansi pemerintah yang berhubungan dengan transportasi laut.

Nurdin berharap rencana pembangunan sekolah pelayan tersebut bisa direalisasikan Tahun 2017 nanti. “Kami butuh bantuan pemerintah pusat untuk bangunan fisiknya. Untuk lahan, kami sudah siapkan di Tanjung Uban dengan lokasi strategis yang dekat dengan pelabuban. Tenaga pengajar yang berkualitas banyak di sini. Saya pun mau turun langsung untuk mengajar,” tegas Nurdin.

Selain permintaan sekolah pelayaran, berbagai masalah terkait pembangunan kelautan di Kepri, juga diungkapkan Irwansyah, Anggota Komisi III DPRD Kepri. Diantaranya adalah realisasi Pengembangan Pembangunan Pelabuhan Batu Ampar menjadi pelabuhan kontainer dan transit kapal bertaraf internasional selalu gagal. Padahal pemerintah Kepri dan BP Kawasan (dulu Otorita Batam) sudah sejak 5 tahun lalu mengusahakan berbagai hal untuk pelabuhan itu.

“Posisi strategis, lahan ok, listrik Ok , semua fasilitas sudah bagus. Tetapi realisasinya tidak ada juga sampai saat ini. Pelabuhan Batu Ampar juga sudah beberapa kali dikunjungi, disepakati, tapi ujung-ujungnya gagal. Kami mohon kepada pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan pelabuhan ini. Kalau pelabuhan ini selesai tentu membawa perubahan besar kepada transportasi laut,” jelas Irwansyah.

Tidak itu saja, Irwansyah juga menyampaikan persoalan parkir kapal atau labuh jangkar, yakni 0 – 12 mile. Selama ini pendapatan dari sektor tersebut diambil pemerintah pusat seluruhnya. Ada sekitar 18 lokasi labuh jangkar yang tersebar di seluruh Kepri. Jika satu titik, potensi penerimaannya bisa mencapai Rp42 miliar, tentu untuk 18 titik lebih besar lagi.

“Kami mohon sama Komisi V membantu Kepri menyelesaikan ini. Padahal menurut UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, jelas disebutkan kalau itu hak daerah. Tetapi Kementerian Perhubungan menggunakan UU Kelautan, jadi tidak pernah bertemu kesepakatan. Kondisi defisit keuangan sepeti sekarang membuat Kepri sulit untuk membangun. Tambah lagi Natuna . Sebagai penghasil migas, saat ini Kepri hanya dapat dana bagi hasil Rp.11 M, dari sebelumnya Rp.800 M,” ungkapnya.

Irwasnyah menambahkan jika pemerintah pusat menyerahkan pengelolaannya ke Kepri, ia optomis defisit anggaran yang terjadi bisa dibantu lewat sektor labuh jangkar.

Menanggapi beberapa permintaan Pemerintah Provinsi Kepri, Ketua Komisi V, Michael Wattimena, yang juga Ketua Tim Panja Konektivitas laut berjanji akan menyampaikan ke pemerintah pusat dan sekaligus menjadi mediator.

“Berbagai persoalan yang disampaikan ini, akan kami sampaikan ke Pemerintah Pusat. Kami akan minta keterangan dari instansi terkait,” janji Michael.

Hal yang sama juga disampaikan Dirjend Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Tonny Budiono. ” Saya akan sampaikan berbagai keluhan dan permintaan Kepri itu ke bapak Menteri. Semoga segera ada kebijakan,” katanya.

Mb/kepriprov

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Alfin Dukung Penuh Dua Atlet Kepri yang Bertanding di Asian Games

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Provinsi Kepulauan Riau, Alfin mendukung dua Atlet asal Kepri yang ikut...

HUT Kemerdekaan ke-73 RI, 937 Warga Binaan Lapas Batam Terima Remisi

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 937 narapidana warga binaan Lapas Batam, LPP Batam, LPKA Batam dan Rutan Batam mendapatkan remisi umum Hari Kemerdekaan ke-73 Republik...

Bergerak Menuju Arafah Hari Ini, Jemaah Haji Indonesia Dibagi 3 Fase

Mertrobatam.com, Mekah - Jemaah haji Indonesia akan bergerak dari Mekah ke Arafah pada hari Minggu (19/2) ini. Pemberangkatan akan dilakukan dalam tiga fase atau gelombang. "Ada tiga...

Di Asian Games 2018, Wushu Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia

Metrobatam.com, Jakarta - Indonesia berhasil meraih medali pertama di Asian Games 2018. Xavier Edgar Marvelo menggondol perak dari wushu di nomor changquan.  Dalam final changquan di...

Ini Cara Mengemudi Mobil Matic dengan Benar dan Cepat Lancar

Metrobatam.com, (MB) - Bagaimana si cara mengemudi mobil matic atau mobil yang langsung transmisi secara otomatis, cara yang benar dan aman untuk para pengemudi agar...

Anak Krakatau Berada pada Status Waspada, Setelah Erupsi

Metrobatam.com, Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada Sabtu pukul 18.09 WIB. Menurut BMKG, bersumber...

Meriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Kecamatan Bintan Timur Gelar Permainan Rakyat dan Pentas Seni

Metrobatam.com, Bintan - Kecamatan Bintan Timur menjadi salah satu Kecamatan yang menggelar berbagai permainan rakyat untuk memeriahkan HUT RI ke 73. Puncak kegiatan dilangsungkan...

Musim Haji 1438 H, Embarkasi Hang Nadim Batam Berangkatkan 11.852 JCH

Metrobatam.com, Batam - Embarkasi Hang Nadim Batam memberangkatkan 11.852 jemaah calon haji (JCH) ke tanah suci pada musim haji 1438 H/2018 M ini. Jemaah...

Harga Minyak Dunia Mulai Memanas

Metrobatam.com, New York - Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), namun jatuh untuk periode minggu ini, karena kekhawatiran bahwa...

Kenalkan Kapal Perang, TNI AL Gelar NBOD di Tanjung Uban

Metrobatam.com, Bintan - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-73, TNI AL dalam hal ini Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Mentigi bersama Satuan Kapal...

BNN Tangkap Sindikat Narkoba Internasional di Riau, 2 Kg Sabu Disita

Metrobatam.com, Riau - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap lima anggota sindikat narkotika internasional dari halaman parkir dua hotel di Pekanbaru, Riau. Dari tangan para...

HUT ke-73 Kemerdekaan RI, 1.685 Warga Binaan Kepri Dapat Remisi

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 1.685 warga binaan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau menerima remisi pada peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Pemberian remisi atau pemotongan...
BAGIKAN