Metrobatam, Jakarta – Ombudsman RI berencana memberi rekomendasi kepada pemerintah terkait persoalan tarif tiket pesawat terbang yang mahal dan tidak sesuai kajian yang tepat.

Anggota Ombudsman RI Dadan S Suharmawijaya mengatakan ada celah bagi Ombudsman untuk mengkaji masalah tiket pesawat mahal kalau memang keputusan yang dibuat tidak berdasarkan kajian seimbang.

“Tentu kami akan memberi rekomendasi kepada pemerintah, bahwa ini ada kebijakan yang dibuat tidak sesuai dengan pola-pola umum atau dengan kajian. Bukti komparatif itu, dengan maskapai lain tidak terikat regulasi ini,” kata dia seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/2).

Dari sisi bisnis, pihaknya akan mengkaji komponen apa saja yang mempengaruhi tingginya tarif tiket pesawat. Hal itu bisa jadi disebabkan oleh komponen biaya penerbangan atau faktor lain.

“Seperti apa sih yang menguntungkan bagi mereka dan menguntungkan bagi publik? Jangan sampai penentuan besaran tarif atau bagasi berbayar ini adalah buah dari monopoli bisnis karena pebisnis di sektor itu terbatas. Hingga akhirnya mereka bikin kesepakatan atau regulasi sendiri yang ditetapkan untuk publik,” kata Dadan.

Tak hanya itu, Ombudsman juga mendorong Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turun tangan memberikan masukan atau jalan keluar terkait mahalnya tarif pesawat terbang.

“Itu bisa jadi bahan untuk lembaga lain seperti KPPU untuk bisa turun tangan apakah ini hasil dari kebijakan kartel karena pemain tertentu atau mekanisme pasar yang ada,” kata Dadan.

Dadan mengatakan jika memang ada indikasi monopoli di dalam persaingan usaha maskapai penerbangan di Tanah Air, KPPU bisa bertindak menyelesaikan masalah tiket pesawat mahal ini.

“Tentu ini harus ada pengaduan masyarakat,” kata dia.

Dia juga menilai harus ada pembanding terkait harga tiket maskapai di Indonesia dengan maskapai lain, seperti maskapai di luar negeri.

“Kalau pakai maskapai luar dari Aceh ke Jakarta lebih murah padahal dengan komponen, perawatan, biaya penerbangan, keselamatan yang semuanya sama yakni memakai standar internasional. Itu harus jadi referensi kita dalam menentukan harga,” kata dia.

Ia mengatakan maskapai di Indonesia harus berpihak kepada publik terkait penentuan harga tiketnya jangan hanya memikirkan keuntungan semata.

Tarif Batas Atas Bagasi Dikaji 2 Minggu

Kementerian Perhubungan saat ini sedang menyelesaikan kajian untuk membuat aturan tarif bagasi pesawat. Nantinya tarif bagasi bakal diatur guna memberikan kepastian kepada masyarakat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kajian tersebut masih berlangsung. Kira-kira itu akan selesai dalam 2 minggu ke depan. “Ya sedang dikaji. (Waktunya) mungkin 2 minggu lagi ya,” kata Budi Karya di kantornya, Rabu (13/2).

Budi Karya menjelaskan, skema pengaturan tarif bagasi tersebut akan serupa dengan skema tarif batas atas dan tarif batas bawah.

“Skemanya hampir sama dengan batas atas dan batas bawah,” jelasnya.

Namun dia belum bisa memastikan secara lebih rinci skema pengaturannya. Yang jelas nanti akan dilihat struktur biaya yang ditanggung oleh pihak maskapai.

“Kan ada cost structure-nya mereka, kan ada benchmarking juga. Kalau di negara negara maju sudah biasa itu, seperti itu sudah biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Budi Karya mengatakan masih membahas hal tersebut bersama para pihak terkait lainnya.

“Formulasinya seperti apa nanti akan kita tentukan. Harus harmonisasi termasuk dengan pelaku-pelaku juga. Esensinya demikian (ada batasan tarif atas),” jelas dia usai Forum Bisnis Perikanan Tangkap di KPP, Jakarta, Kamis (31/1/2019). (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemko Batam dapat Hibah Lahan untuk Bangun BLK

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan Citramas Group akan menghibahkan lahan ke Pemerintah Kota Batam untuk pembangunan balai latihan kerja (BLK). Lahan yang disiapkan seluas 5...

Luhut: Saya Hanya Bilang Jangan Ribut di Arena Debat Capres

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan buka suara terkait keriuhan di sela-sela debat capres kedua pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Luhut...

Tim Prabowo Sempat Mau Boikot Debat Capres Kedua

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sempat menyarankan kepada calon presiden Prabowo Subianto memboikot debat capres kedua. Hal ini menyusul keributan para...

PDIP Seret Nama Amien Rais Terkait Isu Lahan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - PDIP menyeret nama Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait polemik isu lahan milik capres Prabowo Subianto yang bergulir sejak debat...

Prabowo Sebut Kasus Ahmad Dhani Dendam Politik, Kejari: Murni Hukum

Metrobatam, Jakarta - Capres Prabowo Subianto menyebut kasus yang melibatkan Ahmad Dhani sebagai bentuk dendam politik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan mengatakan kasus tersebut...

Polisi Dalami Dugaan Joko Driyono Terlibat Kasus Lain

Metrobatam, Jakarta - Polisi menyatakan masih mendalami dugaan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono terlibat kasus lain selain dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor....

Gugat Prabowo, ‘Harjo’ Ingin Bongkar Hoaks Selang Cuci Darah

Metrobatam, Jakarta - Advokat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan Harimau Jokowi (Harjo) menggugat perdata calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Pengadilan Negeri...

Ajudan Kapolres Nyaris Tewas Dikeroyok Warga, 3 Pelaku Ditangkap 2 Kabur

Metrobatam, Jayapura - Ajudan Kapolres Jayawijaya, Briptu Agus Dalyono nyaris tewas setelah dikeroyok warga. Peristiwa itu terjadi di di ruangan laboratorium RSUD Wamena, Senin...

Disoal Dahnil, Mendes Tegaskan Jalan Desa 191 Ribu Km Bukan ‘Simsalabim’

Metrobatam, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan klaim Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pembangunan jalan...

‘Pengkhianatan’ Facebook pada WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp dibeli Facebook tepat 5 tahun lampau. Kala itu, Jan Koum dan Brian Acton selaku pendirinya ikut bergabung dengan perusahaan milik...

Jokowi Menyerang Prabowo, JK Buka Fakta

Metrobatam, Jakarta - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyerang Prabowo Subianto dengan besarnya lahan Hak Guna Usaha (HGU) sang rival. Wapres Jusuf Kalla (JK)...

Hashim Jenguk Ahmad Dhani: Dia Mendapat Tekanan yang Berat

Metrobatam, Surabaya - Adik Kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo membesuk terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani di Rutan Klas 1...