Ombudsman Ungkap 11 Kantor Polisi di Jakarta Sarat Pungli

Metrobatam, Jakarta – Lembaga pengawas pelayanan publik Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendapati temuan pungutan liar (pungli), dalam pelayanan Surat Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK) di 11 kantor polisi di Jakarta. Praktik itu ditemukan di Polres, Polsek, dan Polsubsektor.

Kesebelas kantor polisi yang diketahui terjadi pungli adalah Polsek Menteng, Polsubesktor Manggarai, Polsek Setiabudi, Polsek Tebet, Polsek Mampang Prapatan, Polsek Palmerah, Polsek Baru, Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Penjaringan, dan Polsek Duren Sawit.

Hal itu ditemukan Ombudsman RI saat melakukan kajian mengenai pelayanan publik dalam pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala menyebut praktik pungli terjadi ketika warga menanyakan biaya pengurusan selepas membuat SKTLK. Polisi yang berjaga tidak menegaskan layanan itu gratis, tetapi justru malah menjawab, “terserah, seikhlasnya”.

“Banyak anggota yang melakukan kegiatan yang tidak klir, tidak minta uang tapi tidak tegas kalau tidak minta uang,” kata Adrianus di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Jumat (13/4).

Ketidakjelasan itu, menurut Adrianus, membuat masyarakat terpancing memberikan sejumlah uang sebagai rasa terima kasih. Setelah uang itu diterima, polisi dinilai melakukan pungli secara tidak langsung.

Selain itu, Adrianus menyebut kendala lain adalah belum diterapkannya standar layanan publik di setiap SPKT di wilayah Polda Metro Jaya. Sebagian besar SPKT yang menjadi objek kajian tidak mengimplementasikan pedoman standar pelayanan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik.

Selain itu Adrianus mengatakan tidak terdapat standar pelayanan punlik yang tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat juga berdampak dalam proses pelayanan di SPKT.

“Terdapat kelengkapan layanan yang rendah ternyata belum banyak implementasi pedoman standar pelayanan publik yang belum dipenuhi, misalnya mengenai biaya penyelesaian proses dan sebagainya itu belum dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarul Zaman mengatakan berterima kasih kepada Ombudsman atas laporan itu.

Hasil investigasi tersebut, kata Komarul, akan menjadi bahan rujukan buat berbenah dalam pelayanan publik ke depannya. Pihaknya juga akan melakukan peninjauan ke wilayah yang disebutkan oleh Ombudsman RI.

“Ini jadi bahan untuk kami segera berbenah untuk memberi palyanan terbaik pada masyarakat secara maksimal. Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan. Jajaran kami akan memberikan layanan yang terbaik,” kata dia.

Ia menegaskan pihaknya akan menindak petugas dan masyarakat yang menerima dan uang. Pihaknya juga akan terus memberi sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

“Pelayanan SPKT tidak dipungut biaya sebenarnya. Kalau memberi itu terkena pasal dan yang menerima terkena pasal. Apa sanksi untuk polisi tentunya ada mekanisme di kami, ada pelanggaran disiplin bahkan bisa kena kode etik,” kata dia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-54. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan tentang berpolitik yang...

Hasil Inter Vs AC Milan: Dramatis! Gol Injury Time Menangkan Nerazzurri

Milan - Inter Milan berhasil memenangi laga dramatis kontra AC Milan dengan skor 1-0. Gol semata wayang dibuat Mauro Icardi di masa injury time...

Kerugian dan Kerusakan Gempa di Sulteng Capai Rp13,82 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap bahwa dampak kerugian dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan...

KKB Sandera 16 Guru dan Tenaga Medis di Mapenduma Papua

Metrobatam, Jayapura - 16 orang Guru dan Tenaga medis yang bertugas di Mapenduma, kabupaten Nduga, Papua disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Selama...

Sandiaga Diminta Bicara Data dan Kurangi Politik Bohong

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno...

Kevin/Marcus Rebut Gelar Juara Denmark Terbuka!

Odense - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menyabet gelar juara Denmark Terbuka 2018. Di final, Kevin/Marcus menumpas ganda Jepang. Bermain di Odense Sports Park,...

Bos Sawit Dirampok di Riau, Uang-Emas Senilai Rp 500 Juta Raib

Metrobatam, Pekanbaru - Aksi perampokan terjadi di Desa Sumber Jaya, Kuansing, Riau. Korbannya ialah pengusaha sawit yang mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta. "Korban selama...

Cari Kapolres Muba, Seorang Pria Serang Petugas Jaga Mapolres

Metrobatam, Palembang - Seorang pria menyerang petugas jaga Polres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (21/10). Pria bernama Arison itu diduga mengalami gangguan Jiwa. Kejadian bermula...

Bima Arya Sambut Baik Rencana Jokowi Kucurkan Dana Kelurahan

Metrobatam, Bogor - Presiden Jokowi berencana mencairkan dana kelurahan pada 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, menyambut baik rencana tersebut karena penting untuk...

Mayoritas Pengusaha HIPMI dan KADIN Diklaim Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menyebut mayoritas pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)...

Disebut Sudah Nikah dengan Rossa, Afgan Banjir Ucapan Selamat

Metrobatam, Jakarta - Afgan disebut sudah menikah dengan Rossa. Hal itu diungkapkan oleh sahabat mereka, Bubah Alfian, saat ia melakukan Instagram live. Karena hal itu,...

Soal Gempa Sulteng, BNPB: 2.113 Orang Tewas, 1.309 Hilang

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban jiwa akibat gempa di Sulawesi Tengah yang ditemukan mencapai 2.113 orang. 22 hari...
SHARE